Home News Terungkap Hasil Uji Coba Biodiesel B50, Ini Faktanya
News

Terungkap Hasil Uji Coba Biodiesel B50, Ini Faktanya

Share
Bahan Bakar B50
Share

JAKARTA, danantaranews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan penerapan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) aman untuk berbagai jenis kendaraan bermotor. Kepastian ini diperoleh setelah rangkaian uji jalan komprehensif menempuh jarak hingga belasan ribu kilometer tanpa kendala fatal pada mesin.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menegaskan bahwa kualitas campuran bahan bakar nabati tersebut sudah memenuhi standar kelayakan sebelum nantinya diterapkan secara resmi sebagai mandatori nasional.

“Pengujiannya sampai 50 ribu kilometer. Ini membuktikan bahwa memang bahan kami untuk B50 itu bagus,” ujar Eniya Listiani Dewi dalam keterangannya di Jakarta.

Dari Mobil Pribadi Hingga Alat Berat 

Proses pengujian dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kementerian ESDM tidak hanya menguji B50 pada kendaraan penumpang pribadi atau angkutan umum, tetapi juga menyasar mesin alat berat di sektor pertambangan hingga mesin pembangkit listrik.

Menariknya, pengujian ini juga melibatkan kendaraan dengan spesifikasi produksi lama untuk melihat sejauh mana performa B50 terhadap komponen mesin senior.

“Kita melakukan hingga 50 ribu kilometer dan beberapa mobil itu dengan spesifikasi yang tidak terlalu baru mencapai 37 ribu kilometer baru diganti filter, yang biasanya ganti 10 ribu kilometer,” jelas Eniya.

Meski hasil pengujian internal menunjukkan hasil positif, Kementerian ESDM tetap membuka ruang bagi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo) dan asosiasi terkait untuk melakukan pengujian independen jangka panjang.

  • Pengujian Lanjutan: Gaikindo saat ini tengah menjalankan uji coba jalan hingga jarak tempuh 100 ribu kilometer.

  • Transparansi Data: Kementerian ESDM dan asosiasi otomotif akan berbagi data hasil uji lapangan secara terbuka.

“Saat ini sedang berlangsung. Jadi kami juga akan meminta hasilnya bisa dikomunikasikan bersama, sehingga kita bisa akses data tersebut,” tambah Eniya.

Langkah pengujian ketat ini sekaligus menjadi respons atas aspirasi Anggota Komisi XII DPR RI yang sempat menyoroti isu kualitas B50. Beberapa pengguna sebelumnya melaporkan kekhawatiran terkait penggantian filter bahan bakar yang lebih cepat serta perlunya penambahan zat aditif khusus untuk menjaga performa optimal mesin.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

JAKARTA, danantaranews.id – Perkembangan harga logam mulia di Pegadaian mencatatkan penurunan tipis pada perdagangan hari ini. Berdasarkan pantauan resmi dari laman Pegadaian pada...

Buruan Daftar! Job Fair Jakarta Barat 2026 Hadirkan Ribuan Lowongan Kerja, Cek Jadwal & Lokasinya

JAKARTA, danantaranews.id – Bagi Anda yang sedang berburu pekerjaan, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudinakertransgi) Jakarta Barat resmi menggelar ajang bursa...

Related Articles

APBN 2027, DPR Pangkas Subsidi BBM dan LPG 3 Kg Rp11,44 triliun

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah bersama DPR RI resmi menyepakati besaran alokasi anggaran...

Bukan Cuma Viral, Ini 3 Langkah BAZNAS Bangun Kepercayaan Donatur di Era Digital

JAKARTA, danantaranews.id – Di tengah gempuran informasi dan perubahan perilaku masyarakat modern,...

Merasa Tidak Nyaman di LRT Jabodebek? Jangan Ragu Lapor, Petugas Bersiaga 24 Jam!

JAKARTA, danantaranews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui manajemen LRT Jabodebek terus...

Kementerian PU Tutup Akses Padang-Solok Pasca-Banjir Bandang

SOLOK, danantaranews.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memutuskan untuk menutup sementara jalan...