Home BUMN Kita Sambungkan Indonesia-Malaysia, ASDP Jajaki Buka Rute Penyeberangan Dumai-Malaka!
BUMN Kita

Sambungkan Indonesia-Malaysia, ASDP Jajaki Buka Rute Penyeberangan Dumai-Malaka!

Share
Share

JAKARTA, danantaranews.id – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan konektivitas maritim antarnegara. Kali ini, BUMN penyeberangan tersebut resmi menjajaki pembukaan lintasan penyeberangan internasional yang menghubungkan Dumai (Indonesia) dan Malaka (Malaysia).

Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara ASDP dan pihak Parameswara Ferry Terminal di Kantor Pusat ASDP, Jakarta.

“Penjajakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas peluang konektivitas penyeberangan internasional melalui pendekatan yang terencana dan berbasis kajian,” kata Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Acara penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Malaysia H.E. Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, Atase Perhubungan RI Kuala Lumpur Sindu Rahayu, Pengarah Eksekutif Parameswara Ferry Terminal Datuk Shahrull Allam Shah bin Abdul Halim, serta japoran direksi ASDP lainnya.

Fokus Studi Pasar dan Kelayakan Operasional Penyeberangan

Penandatanganan MoU ini menjadi landasan utama bagi kedua belah pihak untuk melakukan studi kelayakan bisnis (feasibility study) secara menyeluruh dan terukur.

Kajian komprehensif ini meliputi berbagai variabel penting:

  • Proyeksi permintaan pasar dan lalu lintas penumpang antarnegara.
  • Evaluasi kesiapan teknis, operasional, dan infrastruktur pelabuhan di Dumai maupun Malaka.
  • Kepatuhan terhadap regulasi hukum, perizinan lintas batas, serta skema model bisnis.
  • Analisis kelayakan finansial mencakup kebutuhan investasi dan estimasi pendapatan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap peluang pengembangan konektivitas didukung oleh kajian yang objektif, mulai dari potensi pasar, kesiapan operasional, hingga kelayakan bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di kedua negara,” tegas Rio.

Langkah Awal Menuju Penguatan Ekonomi Regional

ASDP menekankan bahwa kesepakatan MoU ini masih berada dalam kerangka studi evaluasi awal dan belum menjadi komitmen final untuk langsung merealisasikan pembukaan rute atau investasi modal.

Meski demikian, sinergi dengan otoritas penyeberangan Malaysia ini diharapkan memberikan rekomendasi yang presisi guna mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan sektor pariwisata, serta penguatan hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Malaysia secara berkelanjutan.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Pemkot Baubau Buka 750 Lowongan Kerja di Job Fair 2026, Ada Peluang ke Jepang

BAUBAU, danantaranews.id – Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menghadirkan 750 lowongan kerja melalui gelaran Job Fair 2026. Bursa kerja ini menjadi salah satu...

BGN Tegaskan Pendaftaran Mitra SPPG Gratis, Waspada Modus Penipuan!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap dugaan penipuan berkedok pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur...

Related Articles

Gubernur Bali Terapkan Aturan Ganjil-Genap Pertalite, Ini Respon Pertamina

JAKARTA, danantaranews.id – PT Pertamina Patra Niaga menyatakan dukungan penuh terhadap arahan...

Antrean BBM di Bali Jadi Perhatian, Pertamina Kerahkan 108 Mobil Tangki Siaga 24 Jam

JAKARTA, danantaranews.id – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi bahan bakar minyak...

Suroso Isnandar Resmi Jabat Dirut PLN, Gantikan Darmawan Prasodjo

JAKARTA, danantaranews.id – PT PLN (Persero) resmi memiliki direktur utama baru setelah...

KAI Logistik Angkut 4,27 Juta Ton Batu Bara, Rute Baru Bidik Tambahan 2,2 Juta Ton

JAKARTA, danantaranews.id – KAI Logistik mencatat peningkatan kinerja bongkar muat batu bara...