JAKARTA, danantaranews.id – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN resmi menggelar program pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia. Program ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia dan akan berlangsung hingga 7 Oktober 2026.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini dapat mendatangi berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) serta Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) yang telah terdaftar resmi di Kemendukbangga/BKKBN.
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan bahwa esensi dari program ini adalah pentingnya manajemen dan perencanaan keluarga yang matang.
“Kemendukbangga/BKKBN tidak ingin mematok anaknya berapa, tetapi yang paling penting adalah bisa melakukan perencanaan keluarga,” tegas Isyana Bagoes Oka saat meninjau pelayanan KB gratis di Kota Tangerang Selatan.
Ragam Layanan KB Gratis yang Disediakan
Dalam peninjauannya, Isyana memastikan alur pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) berjalan secara profesional dan higienis. Rangkaian proses pelayanan gratis ini mencakup:
-
Konseling Awal: Diskusi bersama petugas untuk menentukan jenis kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan fisik dan kondisi pasangan.
-
Skrining & Pemeriksaan Kesehatan: Memastikan calon akseptor berada dalam kondisi tubuh yang memenuhi syarat medis.
-
Tindakan Pemasangan: Pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang seperti IUD maupun Implan.
-
Konseling Pascatindakan: Pendampingan dan pemantauan kondisi pascapemasangan.
Pentingnya Menjaga Jarak Kehamilan & Mencegah ‘4 Terlalu’
Program KB gratis ini dirancang untuk mengedukasi Pasangan Usia Subur (PUS) agar dapat mengatur jarak kelahiran demi kesehatan ibu dan anak, sekaligus menghindari risiko komplikasi kehamilan yang dikenal dengan istilah 4 Terlalu:
-
Terlalu Muda: Hamil di bawah usia reproduksi sehat.
-
Terlalu Tua: Hamil di atas usia risiko tinggi.
-
Terlalu Dekat: Jarak antar-kelahiran yang terlampau singkat.
-
Terlalu Banyak: Jumlah anak yang melebihi batas kondisi ideal kesehatan ibu.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, turut mengapresiasi kolaborasi ini karena memberikan manfaat langsung dan nyata bagi tingkat kesejahteraan keluarga masyarakat di daerahnya.
Cara Mendapatkan Akses KB Gratis
Bagi masyarakat atau Pasangan Usia Subur yang ingin berkonsultasi dan mendapatkan layanan KB gratis ini, informasi lengkap serta rujukan faskes terdekat dapat diperoleh melalui Penyuluh Keluarga Berencana / Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) di Balai Penyuluhan KB wilayah masing-masing.
Leave a comment