Home Ekonomi Bukan Cuma Label, BPJPH: Sertifikat Halal Senjata UMKM Tembus Pasar Global
Ekonomi

Bukan Cuma Label, BPJPH: Sertifikat Halal Senjata UMKM Tembus Pasar Global

Share
Share

SURABAYA, danantaranews.id – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian daerah sekaligus pendorong pertumbuhan usaha masyarakat.

“Sertifikasi halal dapat menjadi pengungkit utama ekonomi daerah. Ketika kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin kuat, pertumbuhan ekonomi lokal akan terdorong, yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, dalam keterangannya di Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan Aqil saat menjadi pembicara dalam Talkshow Penguatan Produk Halal pada rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa di Grand City Surabaya.

Ajang FESyar sendiri menjadi wadah sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah, pelaku usaha, lembaga pemeriksa halal, perbankan, hingga akademisi—guna memperkuat rantai nilai halal nasional.

Instrumen Daya Saing

Aqil menekankan bahwa pengembangan ekosistem halal harus dipandang dari perspektif ekonomi yang lebih luas. Sertifikat halal tidak boleh lagi dilihat sebatas pemenuhan kewajiban administratif atau simbol keagamaan belaka.

“Sertifikat halal merupakan instrumen ekonomi yang memberikan nilai tambah (added value), diferensiasi produk, serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif,” tegasnya.

Mengingat dampaknya yang signifikan, BPJPH mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk mengintegrasikan pengembangan ekosistem halal ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, seperti:

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

  • Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

  • Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD)

Integrasi ini juga perlu didukung oleh indikator kinerja serta pengukuran dampak program yang terstandarisasi lintas sektor.

Pemda diharapkan menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi, membina, dan mengawasi implementasi produk halal di wilayahnya masing-masing.

Kuasai Pasar Domestik hingga Negara OKI

Lebih lanjut, Aqil menyoroti besarnya potensi pasar domestik Indonesia yang didominasi oleh populasi Muslim. Jaminan halal menjadi benteng utama agar konsumen lokal tetap percaya dan tidak beralih ke produk-produk impor.

Tak hanya di dalam negeri, peluang ekspor produk halal Indonesia ke mancanegara juga terbuka sangat lebar, khususnya ke negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Terdapat potensi pasar global yang sangat besar di 57 negara anggota OKI. Peningkatan kapasitas produksi halal menjadi peluang emas bagi pelaku usaha Indonesia untuk merambah dan bertumbuh di pasar internasional,” pungkas Aqil.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

JAKARTA, danantaranews.id – Perkembangan harga logam mulia di Pegadaian mencatatkan penurunan tipis pada perdagangan hari ini. Berdasarkan pantauan resmi dari laman Pegadaian pada...

Buruan Daftar! Job Fair Jakarta Barat 2026 Hadirkan Ribuan Lowongan Kerja, Cek Jadwal & Lokasinya

JAKARTA, danantaranews.id – Bagi Anda yang sedang berburu pekerjaan, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudinakertransgi) Jakarta Barat resmi menggelar ajang bursa...

Related Articles

Kurangi Subsidi, Kuota LPG 3 Kg Dipangkas di 2027, Peneliti CORE Ungkap Risikonya

JAKARTA, danantaranews.id – Rencana pemerintah untuk mengurangi kuota LPG 3 kilogram bersubsidi...

Aturan Baru Kepmen ESDM 365/2026: Perusahaan Tambang Wajib Prioritaskan Pengusaha Lokal

JAKARTA, danantaranews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menerbitkan...

Transaksi Makin Luas, Bank Indonesia Bidik Penguatan Trust dan Sistem Anti-Fraud Digital!

JAKARTA, danantaranews.id – Seiring pesatnya adopsi transaksi digital di Tanah Air, Bank Indonesia...

Harga Pakan Bikin Resah Peternak, Kementan dan Satgas Pangan Polri Pantau Stok Jagung Nasional

JAKARTA, danantaranews. IdPemerintah bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga pakan ternak yang mengancam...