Home Ekonomi Indonesia Retail Summit & Expo 2026 Siap Digelar, HIPPINDO Bidik 4.000 Pengunjung dan Perkuat Masa Depan Ritel
Ekonomi

Indonesia Retail Summit & Expo 2026 Siap Digelar, HIPPINDO Bidik 4.000 Pengunjung dan Perkuat Masa Depan Ritel

Share
HIPPINDO menggelar Indonesia Retail Summit & Expo 2026 dengan target 4.000 pengunjung untuk memperkuat ekosistem dan masa depan ritel Indonesia.
HIPPINDO menggelar Indonesia Retail Summit & Expo 2026 dengan target 4.000 pengunjung untuk memperkuat ekosistem dan masa depan ritel Indonesia.
Share

IRSE 2026 Jadi Puncak Rangkaian Festival Belanja Nasional, Satukan Pelaku Usaha, Pemerintah, hingga Investor

Jakarta, danantaranews.id – Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) bersiap menggelar Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 pada 26-27 Agustus 2026. Forum ini akan menjadi ajang berkumpulnya seluruh pelaku ekosistem ritel untuk membahas arah baru industri perdagangan di Indonesia.

IRSE 2026 menjadi penutup rangkaian program ritel yang berlangsung sepanjang Agustus. Sebelumnya, HIPPINDO menghadirkan Program Belanja di Indonesia Aja (BINA), Indonesia Shopping Festival, serta Hari Ritel Modern Indonesia sebagai upaya mendorong konsumsi domestik.

HIPPINDO Ingin Ritel Indonesia Naik Kelas

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan Indonesia Retail Summit telah memasuki penyelenggaraan kelima. Menurutnya, forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membawa industri ritel nasional semakin kompetitif di tingkat internasional.

Ia berharap pelaku usaha ritel Indonesia tidak hanya menjadi pemain utama di pasar domestik, tetapi juga mampu menjadi acuan bagi industri ritel di kawasan Asia bahkan dunia.

“Supaya Indonesia retail bisnis industri bisa menjadi tuan rumah dan panutan terutama di Asia dan dunia. Kita menutup dengan Indonesia Retail Summit yang sudah berlangsung lima kali,” ujar Budihardjo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Seluruh Ekosistem Ritel Berkumpul

Budihardjo menjelaskan IRSE 2026 akan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan seluruh pemangku kepentingan di sektor ritel. Forum tersebut diharapkan menjadi ajang kolaborasi terbesar bagi industri perdagangan nasional.

Menurutnya, HIPPINDO juga berharap pembukaan kegiatan dapat dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Kehadiran pemerintah dinilai akan memperkuat sinergi antara regulator dan dunia usaha.

“Di situ akan berkumpul seluruh ekosistem daripada ritel dan menurut kami ini adalah ritel terbesar,” katanya.

Usung Tema Masa Depan Ritel

Ketua Panitia IRSE 2026 Haryanto Pratantara mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengangkat tema Rethinking Retail: The Future is Customer-Led. Tema tersebut mengajak pelaku usaha untuk terus menyesuaikan produk dan layanan dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah.

Menurut Haryanto, perubahan perilaku pelanggan membuat inovasi menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing. Karena itu, IRSE hadir sebagai ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi antarpelaku industri.

“Ini menjadi ruang kolaborasi yang sangat penting untuk memperkuat ekosistem perdagangan di Indonesia. Melalui pertukaran pengetahuan atau knowledge sharing di antara para peserta dan ekosistem yang ada di ritel,” ujarnya.

Target 4.000 Pengunjung

IRSE 2026 akan menghadirkan berbagai agenda yang melibatkan pelaku usaha dari beragam sektor. Selama dua hari pelaksanaan, panitia menyiapkan 31 sesi konferensi yang menghadirkan 55 pembicara serta 93 peserta pameran.

Penyelenggara menargetkan sekitar 4.000 pengunjung hadir selama acara berlangsung. Target tersebut mencerminkan tingginya antusiasme terhadap perkembangan industri ritel nasional.

Pemerintah Nilai IRSE Sangat Strategis

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Franciska Simanjuntak menilai IRSE menjadi wadah strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, akademisi, dan asosiasi dalam satu forum.

Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini sangat relevan karena sektor perdagangan terus menghadapi perubahan perilaku konsumen. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan perlu membangun strategi bersama.

“Forum ini sebagai suatu forum strategis mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, akademisi, asosiasi. Pastinya untuk bersama-sama membahas bagaimana masa depan sektor perdagangan dan ritel di Indonesia,” katanya.

Pemerintah Beri Dukungan Penuh

Asisten Deputi Perdagangan Dalam Negeri, Perlindungan Konsumen, dan Tertib Niaga Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ismariny menyampaikan apresiasi kepada HIPPINDO atas konsistensinya menggelar program yang mendorong konsumsi nasional.

Ia menegaskan pemerintah akan terus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim usaha yang sehat serta mendukung pertumbuhan sektor perdagangan.

Ismariny juga menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Indonesia Retail Summit & Expo 2026, Hari Ritel Modern Indonesia, dan program Belanja di Indonesia Aja. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkuat ekosistem ritel sekaligus meningkatkan konsumsi domestik.

Melalui IRSE 2026, HIPPINDO berharap tercipta ruang diskusi yang mampu menghasilkan inovasi baru bagi industri ritel Indonesia. Forum ini juga diharapkan menjadi momentum memperkuat daya saing perdagangan nasional di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin dinamis. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

PSEL Legok Nangka Gaspol! PLN Siap Serap Listrik Sampah hingga 20 Tahun

PLN Kunci Komitmen Beli Listrik PSEL Bandung, danantaranews.id – PLN siap menyerap listrik dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok...

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Related Articles

Kriptografi Pasca-Kuantum: Langkah Telkom Bentengi Keamanan Digital Indonesia

Jakarta, danantaranews.id – Perkembangan teknologi komputasi kuantum bergerak sangat pesat dan membawa...

Investasi China Rp1,25 Triliun di IKN, Lebih 100 Apartemen Star Bright Sudah Dipesan

Nusantara, danantaranews.id – Investasi asing di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan...

Sofyano Zakaria Desak Danantara Bangun Depo Peti Kemas, Begini Alasannya!

Jakarta, danantaranews.id – Persoalan tarif depo peti kemas kembali menjadi sorotan karena...

AI Tak Bisa Gantikan Manusia, Bos Teknologi Ungkap Keunggulan Manusia

Jakarta, danantaranews.id – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin cepat...