Home BUMN Kita Jelang Libur Maulid Nabi 2026, 38.266 Penumpang Padati Stasiun di Daop 6 Yogyakarta
BUMN Kita

Jelang Libur Maulid Nabi 2026, 38.266 Penumpang Padati Stasiun di Daop 6 Yogyakarta

Share
Kereta Api
Share

YOGYAKARTA, danantaranews.id – Aktivitas perjalanan menggunakan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta meningkat menjelang libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 38.266 penumpang melakukan perjalanan melalui sejumlah stasiun di wilayah operasional tersebut pada Senin.

Dari total tersebut, sebanyak 22.985 penumpang tercatat berangkat, sementara 15.241 penumpang tiba di berbagai stasiun yang berada di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi mengalami peningkatan mengingat penjualan tiket perjalanan kereta api masih berlangsung.

“Jumlah ini diproyeksikan masih terus bertambah seiring transaksi penjualan tiket yang masih terus berlangsung,” kata Feni di Yogyakarta, Senin.

Mengantisipasi peningkatan mobilitas selama momentum libur keagamaan, KAI Daop 6 Yogyakarta terus melakukan pemantauan terhadap volume penumpang.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pelayanan, sehingga perjalanan pelanggan dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat.

KAI juga menyiagakan petugas di sejumlah stasiun untuk mengantisipasi kepadatan penumpang.

Petugas disiapkan untuk memberikan informasi kepada pelanggan, membantu proses keberangkatan dan kedatangan, sekaligus mengurai kepadatan apabila terjadi antrean di area stasiun.

“Kami juga menyiagakan jajaran petugas stasiun guna mengoptimalkan layanan informasi, mendampingi proses keberangkatan dan kedatangan, serta mengurai titik kepadatan penumpang,” ujar Feni.

Stasiun Yogyakarta Jadi Titik Mobilitas

Di antara sejumlah stasiun yang berada di wilayah Daop 6, Stasiun Yogyakarta menjadi pusat mobilitas penumpang tertinggi selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2026.

Untuk keberangkatan, Stasiun Yogyakarta mencatat 12.991 penumpang.

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan stasiun lainnya, disusul:

  • Stasiun Lempuyangan: 5.392 penumpang
  • Stasiun Solo Balapan: 2.332 penumpang
  • Stasiun Klaten: 809 penumpang
  • Stasiun Purwosari: 462 penumpang
  • Stasiun Solojebres: 322 penumpang

Tingginya volume keberangkatan menunjukkan Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu simpul utama perjalanan masyarakat selama periode libur nasional tersebut.

Kedatangan Terbanyak Juga di Stasiun Yogyakarta

Untuk arus kedatangan, Stasiun Yogyakarta kembali mencatat volume penumpang paling tinggi dengan 8.466 penumpang.

Posisi berikutnya ditempati sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 6, yakni:

  • Stasiun Lempuyangan: 3.481 penumpang
  • Stasiun Solo Balapan: 1.642 penumpang
  • Stasiun Purwosari: 525 penumpang
  • Stasiun Klaten: 528 penumpang
  • Stasiun Wates: 277 penumpang

Data tersebut menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat menuju dan dari kawasan Yogyakarta serta sejumlah kota di sekitarnya selama periode libur Maulid Nabi.

KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, KAI mengimbau calon pengguna kereta api untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin.

Penumpang juga disarankan memastikan tiket telah diperoleh melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi penjualan tiket KAI.

Selain itu, calon penumpang diminta datang ke stasiun lebih awal. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi antrean maupun kepadatan ketika proses pemeriksaan dan boarding berlangsung.

“ KAI mengimbau para pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mengamankan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi, serta tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta saat proses verifikasi berkas (boarding),” kata Feni.

Dengan persiapan perjalanan yang lebih baik dan kedatangan tepat waktu di stasiun, KAI berharap mobilitas masyarakat selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Menyikapi Dugaan Penistaan Agama via Miras…

Oleh: Tulus Abadi, pegiat perlindungan konsumen, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI).   Aksi mempromosikan produk miras dengan salah satu surat Qur’an, memang...

Sofyano Zakaria Desak Danantara Bangun Depo Peti Kemas, Begini Alasannya!

Jakarta, danantaranews.id – Persoalan tarif depo peti kemas kembali menjadi sorotan karena dampaknya dinilai jauh lebih besar daripada sekadar mahal atau murahnya layanan...

Related Articles

Harga BBM Pertamina Naik Mulai 1 September 2026, Ini Daftar Harganya

JAKARTA, danantaranews.id – Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi PT Pertamina...

Jasa Marga Raup Laba Rp1,9 Triliun, Transaksi Tol Tembus 647 Juta Kendaraan

Jakarta, danantaranews.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kinerja positif sepanjang...

Streamline BUMN PDSI ke Elnusa Berpotensi Mengikis Kedaulatan Energi Nasional, Ini Alasannya

Jakarta, danantaranews.id – Rencana penggabungan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) ke...

LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Awal Dipatok Rp5.000

JAKARTA, danantaranews.id – Masyarakat yang menantikan operasional penuh LRT Jakarta rute Kelapa...