Home Ekonomi Jasa Keuangan Tunjukkan Taring! Ini Daftar Pemenang Innovative Future Finance & Top 25 CEO Future Finance 2025
Ekonomi

Jasa Keuangan Tunjukkan Taring! Ini Daftar Pemenang Innovative Future Finance & Top 25 CEO Future Finance 2025

Share
Jasa Keuangan Tunjukkan Taring! Ini Daftar Pemenang Innovative Future Finance & Top 25 CEO Future Finance 2025
Daftar lengkap penerima penghargaan Innovative Future Finance & Top 25 CEO Future Finance 2025. Bukti sektor keuangan makin digital dan inklusif
Share

Jakarta, danantaranews.id – Industri jasa keuangan Indonesia lagi unjuk gigi. Lewat ajang Innovative Future Finance Awards 2025 dan Top 25 CEO Future Finance 2025, sederet perusahaan dan pemimpin sektor finansial diganjar penghargaan atas kontribusi luar biasa mereka dalam transformasi layanan keuangan digital dan penguatan inklusi keuangan nasional.

Acara penghargaan ini digelar Plus Idea Komunika dan goodmoney.id pada Kamis (19/6/2025) di JW Marriott Hotel Jakarta, dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari industri finansial hingga pejabat pemerintah.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah bentuk apresiasi bagi perusahaan yang punya komitmen kuat mendorong layanan keuangan inklusif dan adaptif di era digital,” ujar Aviliani, Ekonom Senior INDEF yang juga menjadi dewan juri dalam ajang tersebut.

Optimisme Sektor Keuangan Masih Kuat

Menurut data OJK, sektor perbankan tetap optimis di 2025. Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) triwulan I/2025 tercatat di angka 66—masih di zona positif. Pertumbuhan kredit per Februari 2025 pun tembus dua digit: naik 10,30% secara tahunan (yoy) jadi Rp7.825 triliun.

Sementara, industri multifinance diprediksi tumbuh 7–8% tahun ini, menurut APPI. Segmen seperti Buy Now Pay Later (BNPL) dan pembiayaan perumahan jadi fokus utama. Di sisi lain, industri asuransi jiwa menunjukkan tren positif, dengan premi tumbuh 3,2% yoy menjadi Rp47,45 triliun (AAJI, Q1 2025). Namun, asuransi umum cenderung stagnan dengan kenaikan hanya 0,3%.

“Terjadi pergeseran besar dalam cara masyarakat akses layanan keuangan. Kantor cabang makin sepi, tapi transaksi digital dan QRIS justru melonjak, terutama di kalangan pelaku UMKM,” ungkap Arief Wibisono, Staf Ahli Menkeu Bidang Jasa Keuangan yang hadir sebagai keynote speaker.

Transformasi Digital dan Inklusi Jadi Kunci

Ajang penghargaan ini menilai perusahaan berdasarkan indikator strategis seperti kinerja keuangan, inisiatif digital, sinergi bisnis, hingga pemberdayaan ekonomi dan edukasi finansial. Tak hanya itu, kategori Top 25 CEO juga mengedepankan aspek integritas, inovasi, resiliensi organisasi, dan dampak sosial.

Beberapa pemenang yang mencuri perhatian di antaranya:

  • PNM meraih penghargaan untuk komitmennya dalam pemberdayaan sosial ekonomi melalui layanan keuangan inklusif.
  • Pegadaian diapresiasi karena memenuhi kebutuhan nasabah lewat diversifikasi produk keuangan.
  • BNI dan CIMB Niaga dinilai sukses tingkatkan aksesibilitas dan keberlanjutan bisnis melalui transformasi digital.
  • Di sektor fintech, Tokocrypto dan KrediOne diganjar penghargaan atas terobosannya dalam memperluas pengalaman dan jangkauan layanan digital.

Sementara itu, beberapa CEO yang masuk dalam daftar Top 25 CEO Future Finance 2025 antara lain:

  • Arief Mulyadi (PNM) atas pencapaian pendapatan dan pemberdayaan masyarakat.
  • Darmawan Junaidi (Bank Mandiri) atas inovasi layanan digital dan pertumbuhan signifikan.
  • Lanny Budiati (Blu by BCA) karena pengembangan ekosistem digital perbankan.
  • Hanindio W. Hadi (Perta Life Insurance) atas penerapan keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis.

Ekosistem Finansial Kian Inklusif dan Tangguh

Kinerja cemerlang sektor jasa keuangan ini tidak lepas dari dorongan kuat untuk membangun ekosistem yang lebih terbuka, digital, dan adaptif. Upaya ini juga selaras dengan target pemerintah dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan nasional, termasuk untuk UMKM dan masyarakat prasejahtera.

Melalui pelatihan, akses pembiayaan, hingga pembukaan rekening tabungan massal, perusahaan-perusahaan ini membuktikan bahwa transformasi digital bukan cuma jargon, tapi langkah nyata untuk membuat layanan keuangan makin terjangkau dan relevan.

Dengan capaian ini, sektor jasa keuangan nasional diyakini bakal tetap jadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di tengah disrupsi teknologi dan dinamika global yang terus berubah. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi UU! Terdiri 313 Pasal, Ini Poin Pentingnya

JAKARTA, danantaranews.id – DPR RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan untuk disahkan menjadi Undang-Undang (UU). Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat...

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Ini Link Resmi Kemnaker dan Cara Cek Status via NIK

JAKARTA, danantaranews.id – Kabar gembira untuk para pekerja! Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk kuartal IV 2026. Program BSU 2026 ini...

Related Articles

Said Iqbal Minta UMR 2027 Naik Hingga 9,5 Persen, Bongkar Mitos Upah Buat Pabrik Bangkrut!

JAKARTA, danantaranews.id – Diskusi mengenai arah pengupahan nasional kembali memanas menjelang penetapan...

PLN Rugi Rp3,92 Triliun, Formula TOP Disorot! Pemerintah Prabowo Diminta Bergerak

Beban usaha PLN tumbuh lebih cepat daripada pendapatan pada semester I 2026....

Inflasi September Tembus 3,28 Persen, Mendagri Tito Karnavian Wanti-wanti Pemda Soal Harga Pangan

JAKARTA, danantaranews.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mewanti-wanti seluruh...

Aprindo: Ritel Indonesia Siap Kuasai Asia Pasifik

TANGERANG, danantaranews.id – Industri ritel Indonesia terbukti tidak hanya menjadi penonton di...