PALU, danantaranews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan target akselerasi untuk menuntaskan rasio elektrifikasi rumah tangga di seluruh wilayah Indonesia hingga mencapai 100 persen pada tahun 2029.
Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, menyatakan bahwa pemerintah tengah menggenjot percepatan program Listrik Perdesaan (Lisdes) guna menjangkau pemukiman di kawasan pelosok dan terisolasi.
“Target kami cukup besar, desa berlistrik rasionya sampai 100 persen dalam waktu cepat, dan seluruh rumah tangga ditargetkan pada tahun 2029 sudah 100 persen,” ujar Ahmad Amiruddin dalam kegiatan sinkronisasi usulan program listrik pedesaan di Kota Palu, Kamis (24/9/2026).
Capaian Kinerja
Berdasarkan data Kementerian ESDM hingga triwulan II/2026, capaian infrastruktur ketenagalistrikan nasional mencatatkan perkembangan signifikan:
-
Rasio Elektrifikasi (RE) Nasional: Menjangkau 99,85 persen.
-
Cakupan Layanan Langsung PT PLN (Persero): Berada di angka 98,61 persen.
-
Rasio Elektrifikasi Sulawesi Tengah: Mencapai 99,27 persen dengan rasio desa berlistrik sebesar 96,579 persen.
Meskipun capaian nasional tergolong tinggi, pemerintah mengakui masih terdapat kesenjangan (gap) distribusi di sejumlah wilayah, seperti Sulawesi Tengah, akibat kendala geografis, perizinan kawasan, dan tantangan sosial.
Penetrasi Wilayah Pelosok
Guna mengejar sisa target hingga 2029, Kementerian ESDM menerapkan dua pola pendekatan teknis:
-
Perluasan Jaringan Distribusi (Grid Extension): Diaplikasikan pada wilayah pemukiman yang berdekatan dengan jaringan listrik eksisting.
-
Pembangunan Mini-Grid PLTS: Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal maupun individual untuk kawasan kepulauan dan pegunungan terpencil yang sulit dijangkau jalur darat.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga menyalurkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bersumber dari APBN.
Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu di area berlistrik yang belum memiliki akses finansial untuk biaya penyambungan awal.
Leave a comment