Home Ekonomi Zulhas Jamin, Kopdes Merah Putih Tak Matikan UMKM
Ekonomi

Zulhas Jamin, Kopdes Merah Putih Tak Matikan UMKM

Share
Menko Pangan Zulkifli Hasan (ist)
Share

JAKARTA, danantaranews.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan mematikan usaha warung maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di masyarakat.

Menurut Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, KDKMP memiliki fungsi yang berbeda dengan toko ritel atau supermarket, sehingga tidak akan menjadi pesaing langsung bagi usaha kecil.

“Koperasi desa ini bukan toko atau supermarket. Jadi tidak perlu khawatir, warung dan ritel kecil tetap bisa berjalan. Justru bisa saling melengkapi,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Fokus pada Penyaluran Subsidi dan Serapan Hasil Panen

Zulhas menjelaskan bahwa KDKMP dirancang sebagai infrastruktur pemerintah di tingkat desa dan kelurahan, khususnya dalam menyalurkan barang subsidi serta bantuan kepada masyarakat secara lebih tepat sasaran.

Selain itu, koperasi ini juga berperan sebagai offtaker atau pembeli hasil pertanian masyarakat, seperti gabah dan beras. Dengan peran ini, KDKMP diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi petani dari praktik tengkulak yang merugikan.

Sebagai contoh, jika harga gabah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram namun dibeli tengkulak hanya Rp5.000, maka KDKMP dapat hadir membeli sesuai harga acuan pemerintah, bekerja sama dengan Bulog.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat rantai distribusi pangan nasional.

Tidak hanya berhenti pada fungsi dasar, Zulhas menyebut KDKMP juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi motor penggerak ekonomi desa. Jika berjalan optimal, koperasi ini dapat mendorong lahirnya desa wisata, desa tematik, hingga berbagai usaha produktif berbasis potensi lokal.

“Yang utama memang sebagai penyalur subsidi dan offtaker. Tapi ke depan bisa berkembang lebih luas sesuai potensi desa masing-masing,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan sekitar 25 ribu Koperasi Desa Merah Putih mulai beroperasi pada Agustus hingga September 2026. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga mencapai 35.862 unit pada akhir tahun.

Untuk mendukung implementasi program, pemerintah juga tengah merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait tata kelola KDKMP. Regulasi ini diharapkan menjadi pedoman yang jelas bagi seluruh pihak dalam menjalankan program secara seragam di seluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan minggu ini tata kelolanya selesai, sehingga semua punya acuan yang sama,” kata Zulhas.

Dengan konsep kolaboratif dan berbasis kebutuhan masyarakat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa tanpa mengganggu keberlangsungan usaha kecil yang sudah ada.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

KPR Subsidi Tembus 62.710 Unit, Pemerintah Kejar Backlog Rumah 9,6 Juta

Jakarta, danantaranews.id – Pemerintah kembali menggenjot penyaluran rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebanyak 62.710 unit KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)...

Waspada! BMKG Prediksi El Nino Kuat Bertahan hingga Awal 2027, Ancaman Kemarau Kering di Depan Mata

JAKARTA, danantaranews.id – Kondisi cuaca di Indonesia kembali membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi memprakirakan...

Related Articles

Kriptografi Pasca-Kuantum: Langkah Telkom Bentengi Keamanan Digital Indonesia

Jakarta, danantaranews.id – Perkembangan teknologi komputasi kuantum bergerak sangat pesat dan membawa...

Investasi China Rp1,25 Triliun di IKN, Lebih 100 Apartemen Star Bright Sudah Dipesan

Nusantara, danantaranews.id – Investasi asing di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan...

Sofyano Zakaria Desak Danantara Bangun Depo Peti Kemas, Begini Alasannya!

Jakarta, danantaranews.id – Persoalan tarif depo peti kemas kembali menjadi sorotan karena...

AI Tak Bisa Gantikan Manusia, Bos Teknologi Ungkap Keunggulan Manusia

Jakarta, danantaranews.id – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin cepat...