Home Lifestyle 445 Pesepeda Sukses Taklukkan Bike to Work Challenge, B2W Indonesia Dorong Sepeda Jadi Transportasi Harian
Lifestyle

445 Pesepeda Sukses Taklukkan Bike to Work Challenge, B2W Indonesia Dorong Sepeda Jadi Transportasi Harian

Share
Sebanyak 445 pesepeda menyelesaikan Bike to Work, Not Just Once! Challenge sebagai upaya membangun budaya bersepeda untuk mobilitas harian.
Sebanyak 445 pesepeda menyelesaikan Bike to Work, Not Just Once! Challenge sebagai upaya membangun budaya bersepeda untuk mobilitas harian.
Share

445 Pesepeda Ikut Bike to Work Challenge Selama 23 Hari

Jakarta, danantaranews.id – B2W Indonesia bersama Polygon Bikes memberikan apresiasi kepada peserta Bike to Work, Not Just Once! Challenge yang berlangsung pada 20 Mei hingga 20 Juni 2026. Program tersebut diikuti oleh 445 pesepeda dari berbagai daerah dan latar belakang profesi sebagai bagian dari upaya membangun budaya bersepeda untuk transportasi sehari-hari.

Tantangan ini mengusung semangat agar masyarakat tidak hanya menggunakan sepeda pada momen tertentu. B2W Indonesia ingin menjadikan sepeda sebagai pilihan mobilitas yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

B2W Indonesia Ingin Bersepeda Menjadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Tren

Menurut B2W Indonesia, penggunaan sepeda seharusnya tidak meningkat hanya ketika terjadi krisis energi, kenaikan harga bahan bakar, maupun momentum sesaat.

Organisasi tersebut menilai kebiasaan bersepeda memberikan berbagai manfaat, mulai dari kesehatan, pelestarian lingkungan, efisiensi ekonomi, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Selama 23 hari pelaksanaan tantangan, seluruh peserta menunjukkan komitmen untuk menggunakan sepeda sebagai moda transportasi harian. Konsistensi tersebut menjadi pesan utama yang ingin dibangun melalui program ini.

Konsistensi Menjadi Tolok Ukur Keberhasilan

B2W Indonesia menegaskan bahwa keberhasilan peserta tidak semata-mata diukur dari jarak tempuh yang paling jauh. Organisasi ini lebih menekankan perubahan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan sepeda sebagai transportasi rutin.

Melalui tantangan tersebut, peserta membuktikan bahwa konsistensi memiliki nilai lebih besar dibandingkan pencapaian sesaat.

Enam Pesepeda Raih Penghargaan Khusus

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi peserta, B2W Indonesia memberikan penghargaan dalam sejumlah kategori berdasarkan konsistensi selama mengikuti tantangan.

Kategori The Most ASN Consistency Champion diraih oleh Kazful Mabruri. Aparatur Sipil Negara tersebut berhasil bersepeda selama 23 hari dengan total jarak mencapai 2.107 kilometer.

Penghargaan New Comers Cycling Champion diberikan kepada Teddy Syaefudin. Pesepeda baru tersebut mencatatkan perjalanan selama 23 hari dengan total jarak 1.116 kilometer.

Pada kategori New Comers Cycling Achiever, penghargaan diberikan kepada Noor Kay yang berhasil menempuh jarak 1.079 kilometer selama periode tantangan.

Pega Y menerima penghargaan New Comers Cycling Consistency Rider setelah menyelesaikan tantangan dengan total jarak 980,4 kilometer.

Boyke Jaguar memperoleh penghargaan New Comers Cycling Starter berkat capaian 23 hari bersepeda dengan total jarak 831,1 kilometer.

Sementara itu, kategori ASN New Comers Consistency Rider diraih oleh Rahman Septiadi yang menorehkan jarak 706,9 kilometer selama mengikuti tantangan.

Perubahan Budaya Transportasi Berawal dari Kebiasaan Kecil

Ketua Umum B2W Indonesia, Hendro Subroto, mengatakan keberhasilan tantangan tersebut tercermin dari semakin banyak masyarakat yang mulai menjadikan sepeda sebagai bagian dari rutinitas mobilitas.

Menurutnya, perubahan budaya transportasi tidak terjadi secara instan, melainkan dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara terus-menerus.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perubahan budaya transportasi dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Bersepeda ke tempat kerja bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi sebuah pilihan mobilitas yang lebih sehat, hemat, rendah emisi, sekaligus berkontribusi mengurangi kemacetan,” ujar Hendro Subroto.

Ia berharap seluruh peserta tetap melanjutkan kebiasaan bersepeda meskipun tantangan telah selesai.

“Harapan kami, para peserta akan terus bersepeda bukan karena hadiah atau kompetisi, melainkan karena telah merasakan manfaatnya,” lanjut Hendro.

Antusiasme Peserta Perlu Diimbangi Dukungan Pemerintah

B2W Indonesia menilai tingginya partisipasi peserta menunjukkan masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap penggunaan sepeda sebagai moda transportasi harian.

Namun, organisasi tersebut menekankan bahwa antusiasme masyarakat perlu mendapat dukungan melalui pembangunan infrastruktur sepeda yang aman, nyaman, saling terhubung, serta kebijakan yang melindungi pesepeda sebagai pengguna jalan yang setara.

Menurut B2W Indonesia, keberpihakan terhadap pesepeda akan mempercepat terbentuknya sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di kawasan perkotaan.

Polygon Bikes Apresiasi Meningkatnya Minat Bersepeda

Komitmen peserta dalam menjalani tantangan juga mendapat dukungan dari Polygon Indonesia. Perusahaan tersebut menjadi mitra yang mendukung penyelenggaraan Bike to Work, Not Just Once! Challenge.

Brand Marketing Polygon Bikes Indonesia, Erlina Dewi, menilai tingginya jumlah peserta menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat menggunakan sepeda sebagai transportasi sekaligus bagian dari aktivitas harian.

“Tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat untuk menjadikan sepeda sebagai transportasi sekaligus bagian dari aktivitas sehari-hari,” kata Erlina Dewi.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi bersama B2W Indonesia karena dinilai mampu menjaga sekaligus memperkuat ekosistem bersepeda di tengah masyarakat.

B2W Indonesia Ajak Masyarakat Terus Mengayuh Sepeda

Melalui kampanye Bike to Work. Not Just Once!. Every Day., B2W Indonesia mengajak masyarakat menjadikan sepeda sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya mobilitas masa depan.

Organisasi ini telah lebih dari dua dekade mengampanyekan penggunaan sepeda sebagai moda transportasi sehari-hari. Selain itu, B2W Indonesia juga aktif mengadvokasi keselamatan pesepeda, pembangunan infrastruktur ramah sepeda, serta kebijakan transportasi berkelanjutan untuk mewujudkan kota yang lebih sehat, aman, inklusif, dan berkelanjutan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

KPR Subsidi Tembus 62.710 Unit, Pemerintah Kejar Backlog Rumah 9,6 Juta

Jakarta, danantaranews.id – Pemerintah kembali menggenjot penyaluran rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebanyak 62.710 unit KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)...

Waspada! BMKG Prediksi El Nino Kuat Bertahan hingga Awal 2027, Ancaman Kemarau Kering di Depan Mata

JAKARTA, danantaranews.id – Kondisi cuaca di Indonesia kembali membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi memprakirakan...

Related Articles

IPK Tinggi Tak Cukup! Sendy Kamesvara Ungkap 4 Skill yang Dicari Perusahaan

Jakarta, danantaranews.id – Persaingan mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar semakin ketat. Senior...

Karier Usia 20-an: Mirtha Ungkap 3 Kunci Biar Tak Salah Pilih

Jakarta, danantaranews.id – Memasuki usia 20-an sering menjadi fase penuh pertanyaan bagi...

VinFast Evo, Feliz II, dan Viper Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga dan Spesifikasinya

JAKARTA, danantaranews.id – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, resmi memperluas bisnis kendaraan...

Geely Coolray Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Tembus Rp377 Juta

Geely Bawa SUV Baru ke Pasar Indonesia Tangerang, danantaranews.id – Geely Auto...