Home BUMN Kita PLN EPI Perkuat Peran Strategis di Sektor Energi, Pendapatan Tembus Rp41,91 Triliun Sepanjang 2024
BUMN Kita

PLN EPI Perkuat Peran Strategis di Sektor Energi, Pendapatan Tembus Rp41,91 Triliun Sepanjang 2024

Share
PLN EPI Perkuat Peran Strategis di Sektor Energi, Pendapatan Tembus Rp41,91 Triliun Sepanjang 2024
PLN EPI sukses bukukan pendapatan Rp41,91 triliun berkat strategi diversifikasi dan efisiensi. Simak peran strategisnya di sektor energi nasional
Share

Jakarta, danantaranews.id – Transformasi model bisnis menjadi kunci keberhasilan PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dalam mempertahankan kinerja keuangan positif di tengah dinamika sektor energi nasional. Tak hanya fokus pada penyediaan energi primer seperti gas dan batu bara, subholding milik PLN ini kini agresif mengembangkan lini usaha beyond kWh yang terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap total pendapatan perusahaan.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan 2024, PLN EPI berhasil membukukan pendapatan Rp41,91 triliun, meningkat 107 persen dibanding tahun sebelumnya. Strategi diversifikasi pendapatan serta efisiensi biaya operasional dinilai berhasil memperkuat posisi perusahaan sebagai garda depan ketahanan energi nasional.

Diversifikasi Jadi Pilar Pertumbuhan

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan tidak hanya bersumber dari peningkatan volume penjualan gas, tetapi juga dari sektor bisnis yang selama ini berada di luar lini utama. Transportasi dan perdagangan batu bara, misalnya, menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan beyond kWh yang mencapai Rp6,11 triliun, atau tumbuh 20 persen dari tahun 2023.

“Strategi kami tidak hanya fokus pada volume, tapi juga pada penciptaan nilai. Bisnis beyond kWh adalah bentuk adaptasi terhadap kebutuhan energi masa depan,” ujar Rakhmad.

Langkah ini juga dinilai sebagai respons atas meningkatnya tuntutan terhadap diversifikasi energi dan optimalisasi sumber daya dalam negeri. Dengan memanfaatkan infrastruktur dan jaringan logistik yang dimiliki, PLN EPI mampu menciptakan nilai tambah dari proses distribusi hingga jasa energi lainnya.

EBITDA dan Laba Bersih Naik Tajam

Kinerja keuangan PLN EPI tahun 2024 juga ditandai dengan lonjakan EBITDA yang menyentuh angka Rp3,64 triliun, naik hampir tiga kali lipat dibanding 2022. Sementara laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp2,24 triliun, meningkat 54 persen dari tahun sebelumnya.

Rakhmad menyebut bahwa salah satu faktor utama keberhasilan ini adalah efisiensi menyeluruh di sektor logistik energi. “Kami berhasil menekan biaya tanpa mengganggu keandalan pasokan. Ini membuktikan bahwa efisiensi dan ketahanan energi bisa berjalan beriringan,” tambahnya.

Komitmen Dukung Transisi Energi Nasional

Di tengah tren global menuju energi bersih, PLN EPI tak tinggal diam. Perusahaan kini aktif mengembangkan program pasokan biomassa, LNG, dan integrasi pasokan untuk pembangkit EBT. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi menuju bauran energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kami tak hanya bicara soal angka, tapi juga kontribusi nyata terhadap ketahanan dan keberlanjutan energi Indonesia. Dengan portofolio yang terus berkembang, kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan sektor energi nasional,” tegas Rakhmad.

Tantangan dan Arah Strategis 2025

Ke depan, PLN EPI menghadapi tantangan besar: menjaga stabilitas pasokan energi primer di tengah dinamika harga global dan dorongan untuk mempercepat transisi energi bersih. Namun, dengan landasan bisnis yang semakin kuat, perusahaan optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan.

“Fokus kami tetap pada efisiensi, inovasi, dan peningkatan layanan. Kami percaya, ketahanan energi bukan hanya soal kuantitas, tapi juga kemampuan untuk beradaptasi,” tutup Rakhmad. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Beras Premium Jadi Sorotan, Konsumen Diminta Jangan Tertipu Tampilan

Beras Premium Jangan Cuma Dilihat dari Penampilan Jakarta, danantaranews.id – Label beras premium kini menjadi perhatian karena konsumen dinilai tidak boleh hanya mengandalkan...

Related Articles

Libur HUT Ke-81 RI, Penumpang Kereta Api Daop 6 Jogja Melesat 67 Persen!

YOGYAKARTA, danantaranews.id – Momen libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Garap Proyek Waste to Energy, Sucofindo Siap Ubah Sampah Jadi Listrik

JAKARTA, danantaranews.id – Masalah penumpukan sampah perkotaan di Indonesia siap diurai lewat...

Dibidik Tuntas Desember 2027, Pembangunan Kawasan Gedung DPR di IKN Terus Dikejot

JAKARTA, danantaranews.id – Pembangunan infrastruktur pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan...

Rujie Gandeng Telkom, Jaringan AI Jadi Senjata Baru Transformasi Digital

Jakarta, danantaranews.id – Rujie Networks menggandeng Telkom Indonesia  untuk mempercepat pengembangan solusi...