JAKARTA, danantaranews.id – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan mengoperasikan armada mobil tangki dan terminal selama 24 jam.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan BBM sekaligus membantu mengurai antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Perusahaan juga menambah dukungan personel dan mengoptimalkan pasokan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM.
Berbagai upaya tersebut ditujukan agar penyaluran bahan bakar dari terminal ke SPBU berlangsung lebih cepat dan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan terus meningkatkan kesiapan operasional untuk memperlancar distribusi BBM di Pulau Dewata.
“Kami terus mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, penambahan personel, optimalisasi operasional terminal selama 24 jam serta kedatangan kapal pengangkut BBM,” kata Kitty dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, penguatan operasional tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk mempercepat pasokan ke SPBU dan mengurangi antrean yang masih terjadi di sejumlah wilayah Bali.
Pertamina Siagakan 108 Mobil Tangki dan 465 Awak
Untuk memperkuat distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki. Armada tersebut terdiri atas 99 unit mobil tangki standby dan sembilan unit mobil tangki spot charter.
Kesiapan armada juga didukung 465 awak mobil tangki (AMT). Dari jumlah tersebut, sebanyak 365 personel berstatus standby, sedangkan 100 personel lainnya merupakan tenaga perbantuan dari lintas daerah.
Penambahan armada dan tenaga operasional diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah antrean pengisian bahan bakar.
“Penambahan armada dan personel ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU,” jelas Kitty.
Selain memperkuat armada, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis selama 24 jam. Operasional tanpa henti ini ditujukan untuk menjaga kelancaran penerimaan dan penyaluran BBM sesuai kebutuhan di lapangan.
Perusahaan juga mengoptimalkan pasokan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM yang telah bersandar. Dengan dukungan tersebut, proses penerimaan stok dan distribusi ke SPBU dapat terus ditingkatkan.
“Seluruh upaya ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, membantu mengurai antrean, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan BBM,” ujar Kitty.
66 SPBU di Denpasar dan Badung Buka 24 Jam
Untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan bakar, Pertamina Patra Niaga turut mengoperasikan 66 SPBU di wilayah Denpasar dan Badung selama 24 jam.
Kebijakan ini memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat untuk mengisi BBM. Pengoperasian SPBU sepanjang hari juga diharapkan mendukung pemulihan layanan dan membantu mengurangi kepadatan antrean pada waktu-waktu tertentu.
Masyarakat dapat memanfaatkan informasi mengenai SPBU yang dapat dikunjungi melalui akun Instagram resmi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, yakni @pertaminabali.
Pertamina menyarankan masyarakat memeriksa informasi tersebut sebelum berangkat ke SPBU. Dengan begitu, pengendara dapat merencanakan perjalanan dan memilih lokasi pengisian berdasarkan informasi yang tersedia.
Keselamatan Awak Mobil Tangki Diutamakan
Di tengah peningkatan operasional untuk mempercepat distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga tetap menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas.
Setiap awak mobil tangki wajib menjalani pemeriksaan kesiapan kerja atau fit to work sebelum bertugas. Perusahaan juga menerapkan pengaturan rotasi kerja untuk menjaga stamina personel dan mencegah kelelahan selama menjalankan tugas.
Langkah tersebut diperlukan agar peningkatan intensitas distribusi tidak mengabaikan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.
Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan seluruh rantai distribusi BBM guna mendukung pemulihan layanan di Bali.
“Melalui berbagai langkah ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan distribusi BBM agar kebutuhan energi masyarakat serta aktivitas perekonomian di Pulau Dewata tetap terjaga,” sebut Kitty.
Melalui penambahan armada, dukungan personel, operasional terminal selama 24 jam, serta pengoperasian puluhan SPBU tanpa henti, Pertamina Patra Niaga berharap distribusi BBM di Bali semakin lancar dan akses masyarakat terhadap bahan bakar dapat meningkat.
Leave a comment