Home BUMN Kita Pelindo Buka Pos Pantau di Tanjung Perak, 200 Truk Bisa Bikin Macet!
BUMN Kita

Pelindo Buka Pos Pantau di Tanjung Perak, 200 Truk Bisa Bikin Macet!

Share
Pelindo mengoperasikan pos pantau di Tanjung Perak untuk mengatur arus logistik, mengantisipasi kepadatan 200 truk, dan meningkatkan keamanan.
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya - ANTARA -
Share

Pos pantau di Jalan Perak Barat Surabaya ini mengandalkan personel gabungan dan buffer area untuk menata arus kendaraan logistik saat aktivitas kapal padat.

Surabaya, danantaranews.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa mulai mengoperasikan Pos Pantau Lalu Lintas di Jalan Perak Barat, Surabaya, tepatnya di eks depan area BJTI. Fasilitas ini menjadi langkah Pelindo untuk mengurai kepadatan kendaraan, meningkatkan keamanan, dan menjaga kelancaran arus logistik di Pelabuhan Tanjung Perak.

Langkah tersebut menjadi penting karena aktivitas kapal dan kendaraan di pelabuhan berlangsung dengan ritme tinggi. Ketika dua kapal roll-on/roll-off (ro-ro) melakukan bongkar muat secara bersamaan, pergerakan kendaraan bisa mencapai 200 unit truk menuju area gerbang pelabuhan.

Sub Regional Head Jawa Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan kondisi tersebut membutuhkan pengaturan lalu lintas yang terpadu. Karena itu, pos pantau hadir untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan kendaraan logistik.

“Keberadaan Pos Pantau Lalu Lintas ini merupakan komitmen konkret Pelindo dalam menghadirkan lingkungan kepelabuhanan yang tertib, aman, dan lancar,” ujar Purwanto, Rabu (7/8/2026).

Dua Kapal Ro-Ro Beroperasi Bersamaan, 200 Truk Bergerak

Aktivitas bongkar muat kapal menjadi salah satu faktor yang menentukan kepadatan lalu lintas di kawasan Tanjung Perak. Saat dua kapal ro-ro beroperasi secara bersamaan, hingga 200 truk dapat bergerak menuju area gate sehingga petugas perlu mengatur arus kendaraan agar tidak menumpuk.

Situasi tersebut menuntut koordinasi antara pengelola pelabuhan dan aparat keamanan. Tanpa pengaturan yang memadai, perubahan jadwal kapal maupun kedatangan kendaraan yang bersamaan dapat menambah tantangan dalam menjaga kelancaran akses menuju dermaga.

Melalui pos pantau, Pelindo berupaya memperkuat pengawasan terhadap pergerakan kendaraan dan merespons kondisi lapangan secara lebih terkoordinasi. Upaya ini sekaligus mendukung kelancaran kegiatan logistik yang menjadi bagian penting dari operasional Pelabuhan Tanjung Perak.

Personel Polisi dan Port Security Siaga Bergantian

Untuk menjalankan fungsi pengawasan, Pelindo melibatkan personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan tim Port Security Pelindo. Kedua unsur tersebut bertugas secara berkala untuk menjaga ketertiban lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan.

Pengawasan gabungan ini diharapkan membantu petugas menangani dinamika operasional, termasuk penumpukan kendaraan akibat perubahan jadwal sandar kapal. Selain itu, koordinasi lapangan juga dapat membantu mengatasi kendala administratif, seperti persoalan tiket kendaraan yang menghambat proses masuk ke area pelabuhan.

Purwanto menegaskan bahwa pos pantau tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengawasan, tetapi juga menjadi pusat koordinasi lintas instansi. Dengan dukungan berbagai pihak, Pelindo ingin membangun sistem pengaturan lalu lintas yang lebih efektif dan terintegrasi.

“Pos pantau ini menjadi pusat koordinasi tanggap lintas instansi. Kami optimistis penataan arus lalu lintas di Tanjung Perak akan semakin efektif dan terintegrasi,” kata Purwanto.

Pelindo Siapkan Buffer Area untuk Truk Logistik

Selain mengoperasikan pos pantau, Pelindo menyiapkan kawasan penataan terpadu yang mencakup area penyangga atau buffer area di eks Kantor BJTI. Area tersebut berfungsi sebagai tempat transit bagi kendaraan sebelum memasuki dermaga atau naik ke kapal.

Melalui fasilitas ini, pengemudi truk dapat menunggu dengan tertib apabila jadwal masuk kapal atau gate-in belum tiba. Dengan demikian, kendaraan tidak perlu langsung berkumpul di akses masuk dermaga ketika belum waktunya memasuki area operasional.

Keberadaan buffer area menjadi bagian dari upaya mengelola arus kendaraan secara lebih teratur. Fasilitas ini juga mendukung pengaturan waktu kedatangan truk agar aktivitas bongkar muat kapal tidak menambah kepadatan di jalur lalu lintas sekitar pelabuhan.

Ada Kantin dan Toilet untuk Pengemudi Truk

Pelindo turut memperhatikan kebutuhan pengemudi yang harus menunggu sebelum memasuki area kapal. Di dekat buffer area, perusahaan menyediakan Kantin Lastari yang dilengkapi toilet dan sentra kuliner kaki lima.

Fasilitas tersebut memberi pilihan tempat beristirahat bagi pengemudi truk logistik selama menunggu jadwal masuk kapal. Kehadiran kantin dan toilet juga melengkapi penataan kawasan agar tidak hanya berfokus pada kelancaran kendaraan, tetapi turut memperhatikan kenyamanan pengguna jasa.

Dengan dukungan fasilitas penunjang tersebut, Pelindo berharap pengemudi dapat menjalani waktu tunggu secara lebih nyaman dan tertib. Pada saat yang sama, pengelola pelabuhan dapat mengoptimalkan pengaturan kendaraan yang hendak menuju dermaga.

Pelindo Gandeng Pemangku Kepentingan Maritim

Pengoperasian pos pantau ini melibatkan dukungan sejumlah pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak. Purwanto menyampaikan apresiasi kepada KSOP Utama, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Forum Komunitas Pengguna Ro-Ro (FKPR), serta seluruh pihak yang mendukung upaya tersebut.

Peresmian fasilitas pemantauan lalu lintas itu ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng. Sejumlah pemangku kepentingan maritim setempat turut menghadiri kegiatan tersebut, termasuk jajaran KSOP Utama Tanjung Perak, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Ketua FKPR, dan manajemen Pelindo Group.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pelindo memperkuat koordinasi dalam menghadapi tingginya aktivitas kendaraan dan kapal. Sinergi antarpihak diharapkan membantu petugas mengambil langkah yang tepat ketika terjadi perubahan jadwal maupun kepadatan di lapangan.

Arus Logistik Tanjung Perak Ditargetkan Lebih Efisien

Melalui pengoperasian pos pantau, buffer area, dan fasilitas pendukung, Pelindo optimistis pengelolaan lalu lintas di Pelabuhan Tanjung Perak dapat berjalan lebih baik. Penataan ini diharapkan meningkatkan efisiensi arus barang dan logistik sekaligus mendukung keamanan serta kenyamanan pengemudi, pengguna jasa, dan masyarakat sekitar.

Keberhasilan pengaturan tersebut akan bergantung pada koordinasi personel, kepatuhan pengemudi terhadap jadwal gate-in, dan kemampuan petugas merespons perubahan operasional kapal. Dengan pengawasan yang terintegrasi, Pelindo berupaya mengurangi potensi penumpukan kendaraan ketika aktivitas bongkar muat berlangsung padat.

Pos pantau ini menjadi salah satu langkah Pelindo dalam menata mobilitas kendaraan di kawasan pelabuhan yang memiliki aktivitas logistik tinggi. Perusahaan berharap pengaturan yang lebih terarah dapat menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan pengalaman yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna kawasan Tanjung Perak. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Redam Lonjakan Harga Daging Ayam, Bapanas Kucurkan Subsidi Biaya Angkut Distribusi!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi strategis untuk meredam fluktuasi harga daging ayam ras di tingkat konsumen. Bapanas resmi...

Pelindo Jayapura Meledak! Arus Barang Tembus 132.618 Ton

Jakarta, danantaranews.id – Arus barang nonpetikemas di Pelabuhan Jayapura mencatat lonjakan tajam sepanjang Januari hingga Agustus 2026. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4...

Related Articles

Bandara Soetta Pastikan Penerbangan Langsung ke Arab Saudi Aman Pasca-Insiden Riyadh

TANGERANG, danantaranews.id – Kabar mengenai meningkatnya ketegangan keamanan di Riyadh, Arab Saudi, sempat...

PLN Siaga Penuh di MotoGP Mandalika, Cadangan Listrik Lombok Tembus 112 MW!

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN turun langsung memantau kesiapan listrik di Sirkuit Mandalika...

Dukung Ajang MotoGP Mandalika 2026, Telkomsel Siagakan 296 BTS 4G/5G

JAKARTA, danantaranews.id – Guna mengantisipasi melonjaknya lalu lintas komunikasi dan internet selama...

Pertamina EP Rantau Tancap 5 Sumur Baru Usai Banjir, Produksi Minyak Tembus 2.000 Barel per Hari!

Pemulihan pascabencana Aceh Tamiang berlangsung hanya empat bulan. Produksi minyak kini stabil...