Jakarta, danantaranews.id – IHSG akhirnya rebound meski hanya mencatat kenaikan tipis pada penutupan perdagangan Selasa (8/7/2025). Indeks naik 3 poin atau 0,05% ke level 6.904.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp11,16 triliun dengan volume perdagangan sebesar 163,62 juta lot. Saham-saham yang masuk daftar top gainers antara lain ASPR, MTFN, PSAT, NICE, ARTA, TAXI, dan INET. Adapun saham teraktif adalah ASPR, BBCA, LABA, BRPT, BBRI, IOTF, dan INET.
Dari sisi sektoral, sektor keuangan tertekan dan turun 0,71%, sedangkan sektor infrastruktur menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,14%.
Bursa Asia Tangguh Hadapi Isu Tarif
Pasar saham Asia hari ini terpantau bergerak positif meskipun bayang-bayang kenaikan tarif perdagangan dari Presiden AS Donald Trump masih membayangi.
Seperti dilansir NAB Podcast, Tapas Strickland, Head of Market Economics National Australia Bank, menilai investor mulai terbiasa dengan langkah-langkah cepat Trump yang kerap mencabut kebijakan tarif tak lama setelah diberlakukan.
“Akan ada volatilitas tinggi saat berita utama terus bermunculan menjelang tenggat 1 Agustus,” ujar Strickland.
Trump sebelumnya menetapkan tarif timbal balik sebesar 10% hingga 9 Juli guna memberi ruang negosiasi dengan mitra dagang. Namun hingga kini, hanya Inggris dan Vietnam yang berhasil mencapai kesepakatan. Sementara itu, Washington dan Beijing sudah menyepakati kerangka kerja baru yang mencakup tarif, menghidupkan kembali gencatan senjata rapuh dalam perang dagang mereka.
Jepang dan Korea Selatan berpotensi terdampak kebijakan terbaru dengan tarif melonjak hingga 25% mulai 1 Agustus. Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menyebut langkah ini “sangat disesalkan” dan berjanji melanjutkan perundingan.
Menteri Keuangan Thailand, Pichai Chunhavajira, juga mengonfirmasi bahwa pemerintahnya telah menyiapkan rencana cadangan guna mengantisipasi tarif 36% yang mengancam ekspor negara tersebut.
Sementara itu, Uni Eropa menegaskan tak akan menerima surat tarif tambahan dari AS. Namun, masih ada peluang kesepakatan setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan komunikasi yang “cukup baik” dengan Trump, menurut keterangan juru bicara Komisi Eropa.
Pergerakan Indeks Asia
Berikut kinerja indeks saham utama di Asia hingga penutupan perdagangan:
- Nikkei 225 (Jepang) naik 0,26% ke 39.688
- Topix (Jepang) menguat 0,17% ke 2.816
- Shanghai Composite (China) naik 0,70% ke 3.497
- Shenzhen Component (China) menguat 1,47% ke 10.588
- CSI300 (China) menguat 0,84% ke 3.998
- Hang Seng (Hong Kong) naik 1,09% ke 24.148
- Kospi (Korsel) melonjak 1,81% ke 3.114
- Taiex (Taiwan) melemah 0,30% ke 22.362
- ASX200 (Australia) nyaris flat di 8.590, naik 0,02%
Rupiah Melemah, Minyak Tekan Harga
Di pasar mata uang, Yen Jepang melemah tipis ke 146,14 per dolar AS. Sementara Rupiah ditutup melemah 0,21% ke posisi Rp16.205 per dolar AS.
Di sisi komoditas, harga minyak mentah global turun tertekan isu tarif dan proyeksi kenaikan produksi OPEC+. Harga Brent turun 0,3% ke US$69,36 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun 0,4% ke US$67,66 per barel. (*)
Leave a comment