Home Pasar Ancaman Tarif Trump Tak Bikin Gentar, IHSG dan Bursa Asia Berakhir Positif
Pasar

Ancaman Tarif Trump Tak Bikin Gentar, IHSG dan Bursa Asia Berakhir Positif

Share
IHSG Tembus 7.382! Saham Teknologi dan Infrastruktur Jadi Motor Kenaikan
Ilustrasi IHSG (Pixabay)
Share

Jakarta, danantaranews.id – IHSG akhirnya rebound meski hanya mencatat kenaikan tipis pada penutupan perdagangan Selasa (8/7/2025). Indeks naik 3 poin atau 0,05% ke level 6.904.

Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp11,16 triliun dengan volume perdagangan sebesar 163,62 juta lot. Saham-saham yang masuk daftar top gainers antara lain ASPR, MTFN, PSAT, NICE, ARTA, TAXI, dan INET. Adapun saham teraktif adalah ASPR, BBCA, LABA, BRPT, BBRI, IOTF, dan INET.

Dari sisi sektoral, sektor keuangan tertekan dan turun 0,71%, sedangkan sektor infrastruktur menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,14%.

Bursa Asia Tangguh Hadapi Isu Tarif

Pasar saham Asia hari ini terpantau bergerak positif meskipun bayang-bayang kenaikan tarif perdagangan dari Presiden AS Donald Trump masih membayangi.

Seperti dilansir NAB Podcast, Tapas Strickland, Head of Market Economics National Australia Bank, menilai investor mulai terbiasa dengan langkah-langkah cepat Trump yang kerap mencabut kebijakan tarif tak lama setelah diberlakukan.

“Akan ada volatilitas tinggi saat berita utama terus bermunculan menjelang tenggat 1 Agustus,” ujar Strickland.

Trump sebelumnya menetapkan tarif timbal balik sebesar 10% hingga 9 Juli guna memberi ruang negosiasi dengan mitra dagang. Namun hingga kini, hanya Inggris dan Vietnam yang berhasil mencapai kesepakatan. Sementara itu, Washington dan Beijing sudah menyepakati kerangka kerja baru yang mencakup tarif, menghidupkan kembali gencatan senjata rapuh dalam perang dagang mereka.

Jepang dan Korea Selatan berpotensi terdampak kebijakan terbaru dengan tarif melonjak hingga 25% mulai 1 Agustus. Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menyebut langkah ini “sangat disesalkan” dan berjanji melanjutkan perundingan.

Menteri Keuangan Thailand, Pichai Chunhavajira, juga mengonfirmasi bahwa pemerintahnya telah menyiapkan rencana cadangan guna mengantisipasi tarif 36% yang mengancam ekspor negara tersebut.

Sementara itu, Uni Eropa menegaskan tak akan menerima surat tarif tambahan dari AS. Namun, masih ada peluang kesepakatan setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan komunikasi yang “cukup baik” dengan Trump, menurut keterangan juru bicara Komisi Eropa.

Pergerakan Indeks Asia

Berikut kinerja indeks saham utama di Asia hingga penutupan perdagangan:

  • Nikkei 225 (Jepang) naik 0,26% ke 39.688
  • Topix (Jepang) menguat 0,17% ke 2.816
  • Shanghai Composite (China) naik 0,70% ke 3.497
  • Shenzhen Component (China) menguat 1,47% ke 10.588
  • CSI300 (China) menguat 0,84% ke 3.998
  • Hang Seng (Hong Kong) naik 1,09% ke 24.148
  • Kospi (Korsel) melonjak 1,81% ke 3.114
  • Taiex (Taiwan) melemah 0,30% ke 22.362
  • ASX200 (Australia) nyaris flat di 8.590, naik 0,02%

Rupiah Melemah, Minyak Tekan Harga

Di pasar mata uang, Yen Jepang melemah tipis ke 146,14 per dolar AS. Sementara Rupiah ditutup melemah 0,21% ke posisi Rp16.205 per dolar AS.

Di sisi komoditas, harga minyak mentah global turun tertekan isu tarif dan proyeksi kenaikan produksi OPEC+. Harga Brent turun 0,3% ke US$69,36 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) turun 0,4% ke US$67,66 per barel. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Bursa Efek Indonesia Diujung Tanduk! Skandal Transparansi Picu IHSG Longsor 8 Persen

Jakarta, danantaranews.id – Badai besar tengah menerjang pasar modal tanah air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga 8 persen pada penutupan...

Trump Mengamuk! Ancam Kenakan Tarif Impor Tambahan bagi Negara yang Tolak Pencaplokan Greenland

Jakarta, danantaranews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengguncang panggung perdagangan global dengan ancaman yang sangat berani! Dalam pernyataan terbarunya, sang petahana...

Related Articles

Jadwal RUPS Emiten 11-15 Mei 2026: WIKA, Garuda hingga Chandra Asri Bersiap Ambil Keputusan Strategis

Jakarta, Danantaranews.id – Sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap...

Skema Bagi Hasil Minerba Dikritik API-IMA, Industri Tambang RI Dinilai Bisa Kehilangan Daya Saing

Jakarta, Danantaranews.id – Wacana Kementerian ESDM untuk menerapkan skema bagi hasil di...

Harga CPO Masih Tertahan, Trader Global Bersiap Sambut Data Stok Sawit Malaysia

Jakarta, Danantaranews.id – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)...

Saham Properti Masih Berdarah, Laba Developer Turun Meski Penjualan Rumah Premium Tetap Laris

Jakarta, Danantaranews.id – Kinerja sektor properti pada kuartal I-2026 masih menghadapi tekanan....