Surabaya, Danantaranews.id – PT PAL Indonesia terus membuktikan taringnya di kancah maritim global. Tidak hanya fokus pada penyelesaian produk, badan usaha milik negara ini berkomitmen kuat untuk selalu melibatkan industri dan ratusan mitra lokal dalam setiap proyek penggarapan kapal, baik untuk pesanan dalam negeri maupun luar negeri.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi besar untuk membangun ekosistem industri maritim nasional yang mandiri.
“Kami memiliki komitmen untuk membangun ekosistem industri maritim. Melalui proyek apa pun, kami terus melakukan peningkatan guna menumbuhkan dan melahirkan industri dalam negeri yang bisa langsung berkontribusi,” ujar Kaharuddin di Surabaya.
Produksi Kapal Perang Filipina LD-603
Salah satu bukti konkret dari kolaborasi ini terlihat pada proyek pembuatan kapal perang Future Landing Dock (LD)-603 pesanan Angkatan Laut Filipina. Dalam proyek ini, ratusan mitra lokal dikerahkan untuk memproduksi berbagai komponen penting yang dibutuhkan selama proses manufaktur.
Langkah strategis ini sengaja diambil guna mendongkrak nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada setiap armada yang lahir dari galangan PT PAL.
“Kami sangat terbantu karena mitra lokal ternyata mampu memproduksi komponen-komponen berkualitas tinggi yang dibutuhkan. Kami akan terus melakukan peningkatan ini sampai tingkat TKDN kita menjadi sangat tinggi,” tambah Kaharuddin.
Rekam Jejak Prestasi PT PAL di Pasar Ekspor
Proyek LD-603 sendiri mencatatkan prestasi gemilang dengan selesai hanya dalam kurun waktu enam bulan. Namun, kerja sama PT PAL dengan Filipina tidak berhenti di sini.
Berikut adalah portofolio sukses PT PAL dalam memperkuat pertahanan maritim Filipina:
- 2 Unit Strategic Sealift Vessel (SSV) – Telah berhasil dibangun dan diserahkan.
- Landing Craft Utility (LCU) – Sejumlah unit untuk mendukung operasional taktis.
- MRO BRP Tarlac-601 – Sukses menyelesaikan proyek Maintenance, Repair, and Overhaul.
- Unit Kedua Kapal Perang Baru – Siap dibangun sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan.
“LD-603 adalah unit pertama dari dua kapal yang sedang kami bangun untuk Angkatan Laut Filipina. Kami berkomitmen penuh menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi,” tegas Kaharuddin.
Apresiasi Angkatan Laut Filipina
Kualitas pengerjaan PT PAL Indonesia mendapat acungan jempol langsung dari pihak pemesan. Flag Officer in Command Philippine Navy, Vice Admiral Jose Ma Ambrosio Q. Ezpeleta, menyatakan bahwa kapal buatan Indonesia ini memberikan dampak signifikan bagi mobilitas militer mereka.
Kapal tangguh ini dirancang untuk membantu Angkatan Laut Filipina dalam mengangkut personel, peralatan, hingga logistik ke seluruh wilayah kepulauan. Lebih dari itu, armada ini memberikan fleksibilitas besar untuk:
- Mendukung operasi amfibi.
- Meningkatkan keamanan wilayah maritim.
- Menjalankan misi bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana (HADR).
“Tonggak penting ini tidak akan terwujud tanpa dukungan mitra kami, PT PAL Indonesia. Mereka telah menunjukkan keahlian luar biasa dan komitmen tinggi terhadap kualitas dalam mewujudkan proyek ini,” pungkas Ezpeleta.
Leave a comment