Home News Stunting 5,3 Persen, Pemkot Tangerang Ajak Perusahaan Penuhi Gizi Anak
News

Stunting 5,3 Persen, Pemkot Tangerang Ajak Perusahaan Penuhi Gizi Anak

Share
Stunting (AI)
Share

Tangerang, danantaranews.id – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, terus memperkuat upaya penanganan stunting dengan melibatkan peran aktif dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Kolaborasi ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai langkah strategis mencegah stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat luas.

“Permasalahan stunting tidak hanya terkait pola asuh, tetapi juga faktor ekonomi. Jika pola asuh bisa diedukasi, maka kendala ekonomi perlu dukungan dari pihak lain,” ujarnya.

Menurutnya, anak-anak yang mengalami stunting tidak cukup hanya diberikan makanan tambahan. Mereka juga membutuhkan asupan gizi yang berkelanjutan agar proses tumbuh kembang dapat berjalan optimal.

Saat ini, Pemkot Tangerang telah menyediakan sistem rujukan ke rumah sakit bagi anak-anak yang memerlukan penanganan medis lanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari intervensi komprehensif dalam penanganan stunting.

Ke depan, kolaborasi lintas sektor akan terus diperluas untuk memastikan program penanganan stunting berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang kita mencegah kasus baru,” jelasnya.

Pemkot Tangerang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi, dan pelaku usaha untuk bersama-sama mewujudkan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), prevalensi stunting di Kota Tangerang hingga Mei 2026 tercatat sebesar 5,3 persen. Angka ini menunjukkan tren positif yang terus dijaga melalui berbagai program promotif dan preventif.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, diharapkan angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas kesehatan anak-anak di Kota Tangerang semakin meningkat.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

PSEL Legok Nangka Gaspol! PLN Siap Serap Listrik Sampah hingga 20 Tahun

PLN Kunci Komitmen Beli Listrik PSEL Bandung, danantaranews.id – PLN siap menyerap listrik dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok...

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Related Articles

Gempa Nagekeo NTT, Baznas RI Terjunkan Tim BTB dan Bangun Dapur Umum!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat merespons...

Bongkar Jaringan Ekspor Emas Ilegal Rp846 Miliar! Kementerian ESDM dan Bea Cukai Sisir Pemodal Utama

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah Republik Indonesia mengambil sikap tanpa kompromi untuk menindak...

Gairahkan Indonesia Emas, Kampung Merah Putih O Sili Pancasila Resmi Dibuka di Papua

Semangat Gotong Royong Warga Jayawijaya Sambut HUT RI ke-81 Jakarta, danantaranews.id –...

Gibran Segera Berkantor di IKN, Istana Wapres Tinggal Tunggu Furnitur

Nusantara, danantaranews.id – Rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di...