Tangerang, danantaranews.id – Pemerintah Kota Tangerang, Banten, terus memperkuat upaya penanganan stunting dengan melibatkan peran aktif dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Kolaborasi ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai langkah strategis mencegah stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat luas.
“Permasalahan stunting tidak hanya terkait pola asuh, tetapi juga faktor ekonomi. Jika pola asuh bisa diedukasi, maka kendala ekonomi perlu dukungan dari pihak lain,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak yang mengalami stunting tidak cukup hanya diberikan makanan tambahan. Mereka juga membutuhkan asupan gizi yang berkelanjutan agar proses tumbuh kembang dapat berjalan optimal.
Saat ini, Pemkot Tangerang telah menyediakan sistem rujukan ke rumah sakit bagi anak-anak yang memerlukan penanganan medis lanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari intervensi komprehensif dalam penanganan stunting.
Ke depan, kolaborasi lintas sektor akan terus diperluas untuk memastikan program penanganan stunting berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang kita mencegah kasus baru,” jelasnya.
Pemkot Tangerang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi, dan pelaku usaha untuk bersama-sama mewujudkan generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), prevalensi stunting di Kota Tangerang hingga Mei 2026 tercatat sebesar 5,3 persen. Angka ini menunjukkan tren positif yang terus dijaga melalui berbagai program promotif dan preventif.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, diharapkan angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas kesehatan anak-anak di Kota Tangerang semakin meningkat.
Leave a comment