Home News Puskepi Apresiasi Pertamina Gandeng Polisi Usut Viral Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi di Kalbar
News

Puskepi Apresiasi Pertamina Gandeng Polisi Usut Viral Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi di Kalbar

Share
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Kasus dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalimantan Barat kini menjadi sorotan publik. Sorotan ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan aksi pemindahan BBM dari mobil tangki mendadak viral di media sosial. Merespons kejadian tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan langsung menggandeng aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

Video viral tersebut merekam dugaan pemindahan BBM subsidi dari mobil tangki milik PT Elnusa Petrofin ke mobil tangki industri milik PT Putera Petro Borneo. Aksi ini terjadi di kawasan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan informasi awal, pasokan BBM tersebut seharusnya mengarah ke salah satu SPBU di Kabupaten Ketapang.

Pertamina Tempuh Jalur Hukum dan Pastikan Investigasi Berjalan

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa pihaknya sedang menjalankan investigasi mendalam bersama pihak-pihak terkait. Pertamina juga sudah melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum demi mendukung proses hukum yang berlaku.

“Kami memastikan setiap dugaan penyimpangan akan diproses secara serius. Distribusi BBM merupakan layanan publik yang harus dijalankan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan sesuai peruntukannya,” ujar Edi, Minggu (24/5/2026).

Pengamat Dukung Langkah Tegas Lapor ke Polda

Langkah cepat Pertamina Patra Niaga melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian mendapat apresiasi dari pengamat kebijakan energi sekaligus Direktur Pusat Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria. Ia menilai tindakan tersebut membuktikan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga amanah penyaluran bahan bakar bersubsidi.

“Pelaporan kasus ini ke Polda oleh Pertamina Patra Niaga adalah sikap dan keputusan yang luar biasa yang menunjukkan bahwa Pertamina Patra Niaga sangat tidak mentolerir penyelewengan BBM bersubsidi,” kata Sofyano, Selasa (26/5/2026).

Tuntutan Sanksi Keras Bagi Perusahaan Pengangkut

Selain mendukung proses hukum di Polda, Sofyano juga mendesak Pertamina untuk menjatuhkan sanksi yang berat kepada semua pihak yang terbukti terlibat dalam aksi ilegal tersebut, termasuk pihak korporasi yang mengelola transportasi logistiknya.

“Sangat mendorong memberikan sanksi keras tanpa kecuali terhadap oknum atau pejabat yang berwenang pada perusahaan yang ditunjuk mengangkut BBM tersebut,” ucapnya tegas. (*)

Deskripsi Meta (SEO):

Pertamina menggandeng polisi untuk mengusut dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi di Kalbar setelah video pemindahan mobil tangki viral.

Tag:

BBM subsidi, Pertamina Patra Niaga, Kalimantan Barat, video viral, penyelewengan BBM, Polda Kalbar, Elnusa Petrofin, Putera Petro Borneo

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Beras Premium Jadi Sorotan, Konsumen Diminta Jangan Tertipu Tampilan

Beras Premium Jangan Cuma Dilihat dari Penampilan Jakarta, danantaranews.id – Label beras premium kini menjadi perhatian karena konsumen dinilai tidak boleh hanya mengandalkan...

Related Articles

Bongkar Jaringan Ekspor Emas Ilegal Rp846 Miliar! Kementerian ESDM dan Bea Cukai Sisir Pemodal Utama

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah Republik Indonesia mengambil sikap tanpa kompromi untuk menindak...

Gairahkan Indonesia Emas, Kampung Merah Putih O Sili Pancasila Resmi Dibuka di Papua

Semangat Gotong Royong Warga Jayawijaya Sambut HUT RI ke-81 Jakarta, danantaranews.id –...

Gibran Segera Berkantor di IKN, Istana Wapres Tinggal Tunggu Furnitur

Nusantara, danantaranews.id – Rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di...

IKN Tak Disebut Prabowo di Prioritas Nasional, Basuki Ungkap Nasib Anggaran Rp48,8 Triliun

Nusantara, danantaranews.id – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap masuk agenda pemerintah...