Home News Gempa Nagekeo NTT, Baznas RI Terjunkan Tim BTB dan Bangun Dapur Umum!
News

Gempa Nagekeo NTT, Baznas RI Terjunkan Tim BTB dan Bangun Dapur Umum!

Share
Gempa NTT
Share

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat merespons musibah gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Baznas secara resmi memberangkatkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dari pusat untuk membantu proses evakuasi serta penyaluran bantuan darurat bagi para penyintas.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa tim gabungan dari Jakarta telah diberangkatkan sejak Minggu (16/8) untuk bergabung dengan tim lokal di NTT. Fokus utama pada masa awal tanggap darurat ini adalah pencarian dan pertolongan warga yang diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

“Setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, prioritas yang harus dilakukan saat ini yakni melakukan pencarian terhadap warga yang masih tertimbun reruntuhan dan disinyalir masih ada warga yang terjebak di beberapa bangunan,” ujar Sodik Mudjahid dalam keterangannya di Jakarta.

Dirikan Dapur Umum dan Sediakan Layanan Kesehatan

Selain berfokus pada pencarian korban, Tim BTB menyiagakan berbagai kebutuhan dasar bagi para pengungsi di lapangan. Langkah cepat ini diambil guna memastikan hak-hak dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa krisis.

Berikut fokus penanganan darurat yang dihadirkan Baznas RI di lokasi pengungsian:

  • Fasilitas Pengungsian: Mendirikan tenda-tenda darurat serta mendistribusikan terpal dan alas tidur.

  • Pemenuhan Pangan: Membangun dapur umum untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak.

  • Kebutuhan Sanitasi: Membagikan paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit).

  • Layanan Kesehatan: Menyiagakan tim medis dan posko kesehatan darurat di titik kumpul pengungsi.

Terkendala Sinyal

Meskipun akses komunikasi dan sinyal di sekitar lokasi bencana Nagekeo masih belum stabil, Baznas RI memastikan komunikasi intensif terus dilakukan bersama Baznas daerah serta pemerintah setempat.

“Meskipun kondisi sinyal yang belum stabil, koordinasi lanjutan juga akan terus dilakukan untuk memetakan kebutuhan yang diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan,” jelas Sodik.

Sodik juga menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Timur. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal proses penanganan dampak bencana ini secara bertahap hingga kondisi ekonomi dan sosial warga kembali pulih.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

PSEL Legok Nangka Gaspol! PLN Siap Serap Listrik Sampah hingga 20 Tahun

PLN Kunci Komitmen Beli Listrik PSEL Bandung, danantaranews.id – PLN siap menyerap listrik dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok...

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Related Articles

Bongkar Jaringan Ekspor Emas Ilegal Rp846 Miliar! Kementerian ESDM dan Bea Cukai Sisir Pemodal Utama

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah Republik Indonesia mengambil sikap tanpa kompromi untuk menindak...

Gairahkan Indonesia Emas, Kampung Merah Putih O Sili Pancasila Resmi Dibuka di Papua

Semangat Gotong Royong Warga Jayawijaya Sambut HUT RI ke-81 Jakarta, danantaranews.id –...

Gibran Segera Berkantor di IKN, Istana Wapres Tinggal Tunggu Furnitur

Nusantara, danantaranews.id – Rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di...

IKN Tak Disebut Prabowo di Prioritas Nasional, Basuki Ungkap Nasib Anggaran Rp48,8 Triliun

Nusantara, danantaranews.id – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap masuk agenda pemerintah...