Strategi tata kelola berbasis prinsip TARIF mengantarkan Hutama Karya meraih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026.
Jakarta, danantaranews.id – PT Hutama Karya (Persero) kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola perusahaan dengan meraih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi Research and Consulting.
Hutama Karya menerima penghargaan pada kategori Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Service Quality Improvement and Competitive Infrastructure Development (Infrastructure Services Industry). Penghargaan itu diserahkan pada Selasa, 30 Juni 2026, di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.
Ajang Apresiasi bagi Perusahaan dengan Tata Kelola Terbaik
Tahun ini, ajang penghargaan mengusung tema Building Trust Through Future-Ready Governance. Tema tersebut menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan tantangan dunia usaha.
Penyelenggara memberikan apresiasi kepada perusahaan dari berbagai sektor industri yang dinilai berhasil menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Penilaian juga mempertimbangkan kesiapan perusahaan menghadapi dinamika bisnis yang terus berkembang.
Berdasarkan keterangan resmi penyelenggara, proses evaluasi melibatkan 260 perusahaan dari lebih dari 10 sektor industri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 202 perusahaan dinilai memenuhi kriteria sesuai karakteristik serta tantangan masing-masing sektor.
Penghargaan Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola
Bagi Hutama Karya, penghargaan ini menjadi pencapaian di bidang Good Corporate Governance pada Triwulan II Tahun 2026. Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan.
Perusahaan menilai tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang sehat. Selain itu, penerapan GCG juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, integritas, serta kepercayaan para pemangku kepentingan.
Prinsip TARIF Jadi Fondasi Seluruh Proses Bisnis
Hutama Karya mengintegrasikan penerapan Good Corporate Governance ke dalam seluruh proses bisnis perusahaan. Implementasi tersebut mengacu pada lima prinsip utama yang dikenal dengan TARIF.
Kelima prinsip tersebut meliputi Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Kewajaran. Seluruh prinsip diterapkan secara konsisten mulai dari tahap perencanaan strategis hingga evaluasi kinerja perusahaan.
Perusahaan juga mengimplementasikan tata kelola melalui penguatan sistem pengendalian internal. Selain itu, Hutama Karya terus membangun budaya integritas dan menyempurnakan berbagai kebijakan agar selaras dengan perkembangan regulasi maupun praktik tata kelola yang baik.
Dukung Layanan dan Pengambilan Keputusan
Penerapan tata kelola yang konsisten memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan perusahaan. Langkah tersebut juga membantu menciptakan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif.
Di sisi lain, implementasi GCG memperkuat kepercayaan pelanggan, mitra kerja, pemerintah, investor, hingga masyarakat terhadap perusahaan. Hutama Karya menilai kepercayaan tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan proyek-proyek infrastruktur.
Perusahaan juga terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap sistem tata kelola. Langkah itu bertujuan menjaga relevansi sistem agar mampu mendukung pelaksanaan proyek infrastruktur secara profesional, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Komitmen Perkuat Budaya Integritas
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas penerapan Good Corporate Governance di seluruh lini organisasi.
“Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas penerapan Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini organisasi dan terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan. Di tengah perkembangan regulasi dan dinamika industri, Hutama Karya akan terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan efektivitas manajemen risiko dan pengendalian internal, serta memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” ujar Hamdani.
Ia menambahkan bahwa perusahaan ingin terus menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan melalui penguatan tata kelola. Menurutnya, langkah tersebut juga mendukung terwujudnya visi Hutama Karya sebagai Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer. (*)
Leave a comment