Home BUMN Kita Wadirut Pertamina Sidak Kilang Balongan, Amankan Jantung Produksi Demi Pasokan BBM Nasional!
BUMN Kita

Wadirut Pertamina Sidak Kilang Balongan, Amankan Jantung Produksi Demi Pasokan BBM Nasional!

Share
Wadirut Pertamina sidak Kilang Balongan! Pastikan Unit RCC pencetak cuan terbesar beroperasi aman dengan kapasitas 150 ribu barel per hari.
Wadirut Pertamina sidak Kilang Balongan! Pastikan Unit RCC pencetak cuan terbesar beroperasi aman dengan kapasitas 150 ribu barel per hari.
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Kabar penting datang dari lini bisnis energi nasional yang sedang bergerak agresif menjaga ketahanan pasokan BBM tanah air. Manajemen puncak holding energi pelat merah baru saja turun ke lapangan demi memastikan seluruh aset vital negara beroperasi tanpa kendala.

Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menggelar inspeksi mendadak ke Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Langkah taktis ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas kilang tetap andal dan beroperasi pada kapasitas optimal.

Sidak Unit RCC, Mesin Pencetak Cuan Terbesar Kilang Balongan

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Jumat (05/06/2026) tersebut, Wadirut memboyong rombongan manajemen untuk meninjau langsung Unit Residue Catalytic Cracking (RCC). Fasilitas ini bukan unit biasa, melainkan jantung utama operasional sekaligus mesin pencetak margin keuntungan terbesar bagi Kilang Balongan.

Unit canggih tersebut bertugas menyulap sisa residu minyak mentah yang bernilai rendah menjadi berbagai produk BBM berkualitas tinggi dengan nilai jual selangit. Lewat proses ini, kilang memproduksi komoditas andalan mulai dari produk petrokimia, LPG, hingga bahan bakar premium Pertamax Turbo.

Setelah meninjau fasilitas fisik, Oki Muraza langsung menggelar pertemuan intensif bersama jajaran manajemen Kilang Balongan. Diskusi strategis ini juga menghadiri tim kepemimpinan dari Pertamina EP Zona 5, Zona 7, serta wilayah kerja ONWJ.

Kobarkan Semangat One Pertamina, Sinergi Harga Mati Hadapi Tantangan

Dalam arahannya, Wadirut menekankan urgensi penguatan kolaborasi antar seluruh unit bisnis yang beroperasi di wilayah Indramayu. Integrasi ini menjadi fondasi utama untuk memperkokoh posisi korporasi di sektor hulu hingga hilir secara terpadu.

“Semangat One Pertamina perlu dijaga demi mempertahankan keberlangsungan bisnis Pertamina, sinergitas ini adalah kunci mengatasi masalah dan tantangan yang dihadapi,” tegas Oki.

Oki juga memberikan instruksi keras agar seluruh perwira perusahaan menempatkan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai prioritas utama. Perusahaan tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap kelalaian kerja yang berpotensi memicu kecelakaan maupun pencemaran lingkungan.

Manajemen menginginkan setiap aktivitas operasional wajib melindungi keselamatan dan kesehatan seluruh pekerja serta masyarakat sekitar. Standardisasi keselamatan yang ketat menjadi jaminan utama dalam mempertahankan reputasi operasional kelas dunia.

Forum ERUMORGASPOL Bergerak, Kapasitas Kilang Tembus Ratusan Ribu Barel

Merespons arahan tersebut, Executive General Manager Refinery Unit Balongan, Yulianto Triwibowo, menegaskan komitmen kolaborasi yang sudah berjalan solid di lapangan. Unit bisnis di wilayah Indramayu bahkan telah membentuk wadah khusus bernama forum komunikasi ERUMORGASPOL.

Wadah ini menyatukan lini bisnis Eksplorasi, Refinery Unit, Marketing Operation Region, Pertamina Gas, hingga Polytama Propindo dalam satu irama kerja. Komunitas lintas sektor ini berkomitmen menjaga stabilitas energi dari hulu sampai ke tangan konsumen.

Yulianto memaparkan bahwa forum ini aktif menggelar simulasi keadaan darurat gabungan (drill) secara berkala untuk mematangkan kesiapan personel. Mereka juga rutin melakukan studi banding tata kelola aspek keselamatan kerja sekaligus mempererat silaturahmi dengan para pemangku kepentingan strategis.

Terkait kondisi teknis saat ini, Yulianto memastikan bahwa seluruh fasilitas Kilang Balongan berada dalam status aman dan beroperasi normal. Kilang andalan ini sanggup memproses pasokan minyak mentah dengan kapasitas pengolahan yang menembus angka 150 ribu barel per hari.

Melalui kepastian operasional yang masif ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan pasokan bahan bakar di pasar. Kinerja moncer Kilang Balongan menjadi bukti nyata komitmen korporasi dalam mengawal kedaulatan energi nasional secara berkelanjutan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

PSEL Legok Nangka Gaspol! PLN Siap Serap Listrik Sampah hingga 20 Tahun

PLN Kunci Komitmen Beli Listrik PSEL Bandung, danantaranews.id – PLN siap menyerap listrik dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok...

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Related Articles

Libur HUT Ke-81 RI, Penumpang Kereta Api Daop 6 Jogja Melesat 67 Persen!

YOGYAKARTA, danantaranews.id – Momen libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Garap Proyek Waste to Energy, Sucofindo Siap Ubah Sampah Jadi Listrik

JAKARTA, danantaranews.id – Masalah penumpukan sampah perkotaan di Indonesia siap diurai lewat...

Dibidik Tuntas Desember 2027, Pembangunan Kawasan Gedung DPR di IKN Terus Dikejot

JAKARTA, danantaranews.id – Pembangunan infrastruktur pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan...

Rujie Gandeng Telkom, Jaringan AI Jadi Senjata Baru Transformasi Digital

Jakarta, danantaranews.id – Rujie Networks menggandeng Telkom Indonesia  untuk mempercepat pengembangan solusi...