Jakarta, danantaranews.id – Kabar mengejutkan datang dari raksasa logistik pelat merah, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Secara mendadak, perusahaan pengelola pelabuhan terbesar di tanah air ini melakukan perombakan besar-besaran pada susunan pengurus intinya. Siap-siap, wajah baru kini memimpin arah transformasi maritim Indonesia ke level yang lebih agresif!
Mengutip informasi dari website resmi perusahaan pada Selasa, 24 Februari 2026, pemegang saham resmi menunjuk Achmad Muchtasyar sebagai Direktur Utama Pelindo yang baru. Perubahan ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan sinyal kuat bahwa Pelindo sedang menyiapkan amunisi baru untuk mendominasi rantai pasok global. Menariknya, struktur kepemimpinan kali ini juga kian gemuk dengan penambahan posisi strategis Wakil Direktur Utama.
Eselon Baru Pelindo: Drajat Sulistyo Hingga Prasetyadi Naik Takhta
Transformasi kepemimpinan di Pelindo kali ini benar-benar terasa total. Pemegang saham mengangkat Drajat Sulistyo untuk mengisi kursi Wakil Direktur Utama yang baru saja dibentuk. Langkah ini diprediksi sebagai upaya memperkuat koordinasi operasional di tengah ketatnya persaingan logistik dunia.
Tak berhenti di situ, sektor operasional yang menjadi jantung bisnis perusahaan juga mengalami pergantian nahkoda. Kursi Direktur Operasi kini resmi diduduki oleh Prasetyadi, menggantikan Putut Sri Muljanto. Sementara itu, untuk urusan ekspansi pasar, sosok Farid Padang dipercaya menjabat sebagai Direktur Komersial Pelindo.
Pergeseran posisi juga terjadi pada Boy Robyanto yang kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Direktur Manajemen Risiko, berpindah dari jabatan sebelumnya sebagai Direktur Investasi. Untuk memperkuat relasi antarinstansi, Hendri Ginting pun diangkat menjadi Direktur Kelembagaan.
Profil Mentereng Achmad Muchtasyar: Dari Migas ke Pelabuhan
Siapa sebenarnya sosok Achmad Muchtasyar? Rekam jejak bos baru Pelindo ini ternyata tidak main-main. Ia merupakan sosok lintas industri yang memiliki latar belakang pendidikan sangat kuat. Achmad adalah lulusan S-1 Teknik Perminyakan Universitas Trisakti (1997) dan melanjutkan S-2 Teknik Industri di University of New Haven (2000).
Tidak hanya ahli di bidang teknik dan industri, ia juga memiliki pemahaman mendalam mengenai regulasi setelah meraih gelar S-1 Ilmu Hukum dari Universitas Bhayangkara (2020) dan mengukuhkan profesionalismenya melalui Program Profesi Insinyur di Universitas Gadjah Mada (2023). Dengan kombinasi ilmu teknik, manajerial, dan hukum, Achmad diharapkan mampu membawa tata kelola Pelindo ke standar profesional yang lebih tinggi.
Rekam Jejak Strategis di Sektor Energi Nasional
Sebelum “berlabuh” di Pelindo, Achmad Muchtasyar telah menduduki sederet posisi “panas” di BUMN energi. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN Tbk (2021-2023), di mana ia sukses memperkuat sistem distribusi energi nasional.
Kariernya makin melesat saat dipercaya menjadi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Kementerian ESDM pada awal 2025. Terakhir, sebelum dilantik jadi orang nomor satu di Pelindo, ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga sejak Juli 2025 hingga Februari 2026.
“Pelantikan ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang dan menjadi bentuk komitmen penuh kita semua untuk melakukan transformasi,” ungkap sebuah narasi strategis yang sering digaungkan dalam proses akselerasi kepemimpinan BUMN. Pengalaman Achmad dalam mengelola rantai pasok energi diharapkan menjadi kunci sukses dalam mengoptimalkan efisiensi pelabuhan di seluruh NKRI.
Susunan Lengkap Jajaran Direksi Pelindo 2026
Berikut adalah formasi lengkap “Dream Team” Pelindo yang diharapkan mampu membawa perusahaan naik kelas di kancah internasional:
- Direktur Utama: Achmad Muchtasyar
- Wakil Direktur Utama: Drajat Sulistyo
- Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Dwi Fatan Lilyana
- Direktur Manajemen Risiko: Boy Robyanto
- Direktur Keuangan: Bachtiar Soeria Atmadja
- Direktur Teknik: M Suriawan Wakan
- Direktur Komersial: Farid Padang
- Direktur Pengembangan: Prasetyo
- Direktur Operasi: Prasetyadi
- Direktur Kelembagaan: Hendri Ginting
Perubahan manajemen ini tentu mengundang tanya bagi para pelaku industri logistik dan investor. Apakah formasi baru ini mampu menekan biaya logistik nasional yang masih tinggi? Dengan kehadiran pemimpin yang punya basis kompetensi kuat di sektor infrastruktur dan energi, masa depan Pelindo kini berada di bawah pengawasan ketat pasar. Jangan sampai kamu ketinggalan informasi selanjutnya mengenai aksi korporasi pertama di bawah kepemimpinan Achmad Muchtasyar! (*)
Leave a comment