Home News Tanah Jadi Solusi Ekonomi Rakyat, Ini Gebrakan Baru Badan Bank Tanah & Kadin
News

Tanah Jadi Solusi Ekonomi Rakyat, Ini Gebrakan Baru Badan Bank Tanah & Kadin

Share
Share

Jakarta, danantaranews.id – Di tengah sulitnya akses lahan bagi masyarakat dan pengusaha, Badan Bank Tanah hadir membawa harapan baru. Bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, lembaga ini siap membuka jalan untuk pemerataan ekonomi lewat optimalisasi tanah negara.

Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, menegaskan pentingnya tanah sebagai fondasi pembangunan, terutama untuk proyek-proyek sosial dan usaha rakyat. Ia menyebut audiensi dengan Kadin pada Selasa (24/6/2025) sebagai momentum memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

“Tanah itu kebutuhan dasar semua sektor. Kami ingin memastikan setiap jengkal tanah negara bisa digunakan untuk kegiatan produktif, sosial, dan tentunya mendukung agenda besar seperti rumah layak huni dan makan bergizi gratis (MBG),” ujar Parman.

Uniknya, tanah yang disediakan sudah dijamin clean and clear. Artinya, pengusaha tak perlu pusing dengan urusan sengketa atau status hukum lahan.

“Banyak proyek gagal hanya karena urusan lahan. Kami pastikan itu tidak terjadi lagi. Tanah kami amankan secara fisik dan yuridis, baik di dalam maupun di luar pengadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menyoroti pentingnya keberadaan tanah negara untuk program quick wins yang tengah digalakkan Kadin. Di antaranya, pembangunan rumah layak huni, program MBG lewat penyediaan SPPG, hingga pelatihan kerja bagi tenaga migran.

“Kami melihat sinergi ini sebagai bentuk kolaborasi konkret yang mendukung agenda pemerintah dan langsung menyentuh rakyat,” katanya.

Saat ini, Badan Bank Tanah memiliki cadangan lahan seluas 33.116 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tanah-tanah ini telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari perumahan rakyat di Kendal dan Brebes, Bandara VVIP dan tol IKN di Kalimantan, hingga program reforma agraria.

Bagi Anindya, skema tanah nol rupiah yang digagas pemerintah lewat Badan Bank Tanah adalah terobosan berani yang patut diapresiasi.

“Gagasan ini luar biasa. Pemerintah hadir bukan hanya untuk progres ekonomi, tapi juga untuk keadilan sosial. Dunia usaha menyambut dengan tangan terbuka,” tutupnya. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Ini Link Resmi Kemnaker dan Cara Cek Status via NIK

JAKARTA, danantaranews.id – Kabar gembira untuk para pekerja! Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk kuartal IV 2026. Program BSU 2026 ini...

Cetak Rekor Produksi Listrik Panas Bumi, Laba Bersih PGE Melonjak 15,48 Persen

JAKARTA, danantaranews.id – Emiten energi terbarukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membukukan laba bersih sebesar 79,6 juta dolar AS pada semester I...

Related Articles

Aturan Ganjil-Genap Jakarta Bakal Dihapus? Gubernur Pramono Anung Beri Sinyal Ini!

JAKARTA, danantaranews.id – Wacana evaluasi hingga potensi penghapusan sistem pembatasan kendaraan ganjil-genap...

Kemnaker Buka Seleksi Calon Hakim Ad Hoc PHI 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

JAKARTA, danantaranews.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Seleksi Administratif Calon Hakim...

Ancam Hubungan Regional, Kebakaran Lahan Gambut Kalimantan-Sumatra Jadi Perhatian Serius Presiden Prabowo

JAKARTA, danantaranews.id – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang kawasan...

Pemkot Baubau Buka 750 Lowongan Kerja di Job Fair 2026, Ada Peluang ke Jepang

BAUBAU, danantaranews.id – Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menghadirkan 750 lowongan kerja...