Home Pasar Dampak Tarif Impor Trump: IHSG dan Pasar Saham Asia Terperosok
Pasar

Dampak Tarif Impor Trump: IHSG dan Pasar Saham Asia Terperosok

Share
IHSG Tembus 7.382! Saham Teknologi dan Infrastruktur Jadi Motor Kenaikan
Ilustrasi IHSG (Pixabay)
Share

IHSG Anjlok, Pasar Saham Berada di Zona Merah

Jakarta, Danantaranews.id – Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan pada perdagangan sesi pertama Jumat (28/2/2025). IHSG merosot 186 poin atau turun 2,86% ke level 6.300. Nilai transaksi mencapai Rp7,40 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 91,72 juta lot saham yang berpindah tangan. Pelemahan ini didorong oleh sentimen negatif dari kebijakan perdagangan Amerika Serikat, terutama tarif impor baru yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump.

Semua sektor saham terpantau melemah, dengan sektor industri dasar (basic industry) mencatatkan penurunan terdalam sebesar 4,11%. Saham yang masuk dalam daftar top gainers meliputi LIVE, HITS, INAI, MSIN, ROCK, SOUL, dan SMDM. Sementara itu, saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, GOTO, WIFI, dan PTRO.

Bursa Asia Tertekan Akibat Kebijakan Tarif Impor Trump

Pasar saham Asia juga mengalami tekanan besar setelah Donald Trump mengonfirmasi penerapan tarif impor produk dari Meksiko dan Kanada yang mulai berlaku pekan depan. Trump mengumumkan bahwa tarif impor sebesar 25% akan diterapkan pada 4 Maret 2025, setelah sebelumnya mengalami penundaan satu bulan. Presiden AS menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi aliran obat-obatan terlarang yang masuk ke AS melalui kedua negara tersebut.

Selain itu, Trump juga mengumumkan kenaikan tarif impor untuk produk-produk asal Tiongkok, dari sebelumnya 10% menjadi 20%. Langkah ini semakin memperburuk sentimen pasar global dan memperkuat ketidakpastian ekonomi dunia.

Sebagai dampak dari kebijakan ini, indeks saham utama Asia mengalami penurunan tajam:

  • Nikkei 225 (Jepang): -3,31%
  • Topix (Jepang): -2,22%
  • Shanghai Composite (Tiongkok): -0,88%
  • Shenzhen Component (Tiongkok): -1,37%
  • CSI300 (Tiongkok): -0,77%
  • Hang Seng (Hong Kong): -2,34%
  • Kospi (Korea Selatan): -3,16%
  • Taiex (Taiwan): -1,49%
  • ASX200 (Australia): -1,26%

Saham teknologi, terutama di sektor semikonduktor, menjadi yang paling terdampak. Saham perusahaan pemasok peralatan semikonduktor seperti Advantest turun hampir 9%, Tokyo Electron turun 5,1%, Renesas Electronics dan Lasertec masing-masing merosot 4,43% dan 7,19%, sementara Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) melemah 1,89%.

Dampak Kebijakan Tarif Impor Trump pada Mata Uang dan Minyak

Tidak hanya pasar saham, nilai tukar mata uang di Asia juga mengalami volatilitas tinggi akibat kebijakan ini. Beberapa mata uang yang melemah terhadap Dolar AS meliputi:

  • Rupiah (USD/IDR): melemah 0,74% ke Rp16.575 per USD
  • Yen Jepang (USD/JPY): naik ke 149,53 (-0,19%)
  • Dolar Singapura (USD/SGD): melemah ke 1,3494 (+0,07%)
  • Dolar Australia (AUD/USD): turun ke 0,6211 (-0,40%)
  • Ringgit Malaysia (USD/MYR): melemah ke 4,4648 (+0,46%)

Selain itu, harga minyak dunia juga mengalami tekanan akibat ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Trump. Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Mei turun 31 sen menjadi $73,26 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 30 sen menjadi $70,05 per barel.

Kesimpulan

Penerapan tarif impor oleh Presiden Donald Trump memberikan dampak besar pada pasar keuangan global. IHSG dan bursa saham Asia terpuruk, mata uang regional melemah, dan harga minyak global turun akibat kekhawatiran investor terhadap perlambatan ekonomi dunia. Kebijakan ini diperkirakan akan terus memicu ketidakstabilan pasar dalam beberapa waktu ke depan. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Konektivitas Laut Makin Kuat, Pelindo Genjot Layanan dan Operasional Pelabuhan Jayapura

JAYAPURA, danantaranews.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat kualitas layanan kepelabuhanan dan konektivitas laut di tanah Papua. Langkah strategis ini...

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi UU! Terdiri 313 Pasal, Ini Poin Pentingnya

JAKARTA, danantaranews.id – DPR RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan untuk disahkan menjadi Undang-Undang (UU). Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat...

Related Articles

Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi! Kini Jadi Rp3.733 per Kg

PEKANBARU, danantaranews.id – Kabar kurang menggembirakan menghampiri para petani kelapa sawit di...

Monster Gaming Telah Lahir: Intip Spesifikasi Gahar dan Harga iQOO 16 Berbaterai 8.400 mAh

JAKARTA, danantaranews.id – Dunia mobile gaming kembali diguncang oleh kehadiran monster performa...

Redam Lonjakan Harga Daging Ayam, Bapanas Kucurkan Subsidi Biaya Angkut Distribusi!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi strategis untuk...

Huawei Mate 90 Pro Resmi Meluncur! Cek Spesifikasinya yang Wah Banget dan Harganya

BEIJING, danantaranews.id – Pasar ponsel pintar flagship kembali bergejolak setelah Huawei secara...