PANGKALPINANG, danantaranews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bergerak cepat memperkuat ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Wilayah Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Penambahan pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax terus digelontorkan demi memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengonfirmasi bahwa pasokan tambahan sebesar 660 kiloliter (KL) telah tiba di Pelabuhan Belitung.
“Pertamina kembali menambah pasokan 660 kilo liter untuk wilayah Pulau Belitung. Pasokan ini diangkut menggunakan kapal Seagull 201 sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM sekaligus mendukung kelancaran penyaluran ke masyarakat,” ujar Rusminto di Pangkalpinang, Senin (28/9/2026).
Rincian Pasokan BBM Tambahan
Pasokan BBM yang baru tiba tersebut terdiri dari dua jenis bahan bakar utama:
-
Pertalite: 400 kiloliter (KL)
-
Pertamax: 260 kiloliter (KL)
Setelah kapal Seagull 201 sandar, seluruh muatan BBM langsung didistribusikan secara bertahap ke SPBU dan lembaga penyalur resmi di seluruh Pulau Belitung.
Pertamina Perkuat Stok Energi
Suntikan pasokan ini merupakan tahap lanjutan dari pengiriman sebelumnya. Pada Sabtu (26/9/2026), Pertamina juga telah menyalurkan 1.320 kiloliter BBM menggunakan Kapal Royal I Cargo dengan rincian:
-
Pertalite: 1.000 kiloliter (KL)
-
Pertamax: 320 kiloliter (KL)
Dengan masuknya dua gelombang pasokan kapal tanker ini, Pertamina memastikan kondisi stok BBM di Pulau Belitung berada dalam kondisi aman dan siap disalurkan.
Panic Buying
Pertamina mengimbau masyarakat Pulau Belitung untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
“Kami terus melakukan monitoring terhadap stok, proses penerimaan, hingga distribusi BBM ke lembaga penyalur. Kami imbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” tambah Rusminto.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan masukan terkait produk dan layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.
Leave a comment