BANJARMASIN, danantaranews.id – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 memasuki hari kedua dengan skala yang jauh lebih besar. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menerjunkan total 22 armada gabungan—terdiri dari 17 unsur laut dan 5 unsur udara—untuk menyisir perairan Masalembo, Laut Jawa, demi menemukan 129 penumpang yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa pihak tim gabungan menambah 7 armada baru pada hari kedua ini untuk memperkuat area penyisiran. Langkah all-out ini melibatkan berbagai instansi mulai dari Basarnas, TNI AL, Kepolisian, hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Pada operasi SAR hari kedua ini, kami memaksimalkan jalur udara dengan menerjunkan langsung lima armada pesawat dan helikopter,” ujar Mohammad Syafii saat memimpin konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin.
Penyisiran dari udara diperkuat oleh alutsista tangguh, di antaranya:
-
Helikopter Basarnas HR 36012
-
Helikopter AS-365 milik Mabes Polri
-
Pesawat CN-235 TNI AL
-
Helikopter Panther HS 1310 TNI AL
-
Pesawat Cessna 208 Caravan milik BNPB
Sementara itu, di permukaan laut, perairan Masalembo dikepung oleh belasan kapal penyelamat dan kapal perang TNI AL. Beberapa armada utama yang diterjunkan meliputi KN SAR Laksamana 241 Banjarmasin, KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, serta KN SAR Permadi 249 Surabaya.
Tak ketinggalan, kekuatan armada TNI AL seperti KRI Nala, KRI Pulau Fani, KRI Canopus, dan KRI I Gusti Ngurah Rai turut menyisir titik kordinat hilang kontak, dibantu oleh KP Laksamana 7012, KP Orca 06, KAL Kumai II, serta sejumlah kapal niaga dan kapal tunda lokal.
Update Data Korban
Berdasarkan data resmi Basarnas, Kapal Virgo Transport 8 total mengangkut 243 orang saat bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9). Kapal tersebut kemudian dilaporkan hilang kontak di sekitar perairan Masalembo pada Minggu (13/9) dini hari pukul 02.00 WITA.
Dari total 243 penumpang dan kru:
-
108 orang ditemukan selamat.
-
6 orang ditemukan meninggal dunia.
-
129 orang masih dalam proses pencarian intensif.
Sebanyak 86 korban yang berhasil dievakuasi pada tahap awal—terdiri dari 85 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia—saat ini telah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan lebih lanjut oleh tim gabungan. Tim SAR memastikan proses pencarian akan terus dimaksimalkan dengan mengandalkan cuaca dan pergerakan arus laut di lokasi kejadian.
Leave a comment