Jakarta, Danantaranews.id – Jangan sampai Anda melewatkan momentum emas dari panggung bisnis hulu migas nasional yang sedang ramai hari ini. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina baru saja mencetak prestasi luar biasa pada ajang tahunan APQ Award Pertamina 2026.
Anak perusahaan beserta afiliasinya sukses memborong puluhan piala dalam acara megah yang berlangsung di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Senin (15/6). Pengakuan bergengsi ini menjadi bukti sahih bahwa efisiensi biaya dan budaya kinerja unggul korporasi semakin kokoh di level tertinggi.
Ratusan Inovasi Sabet Kategori Platinum Hingga Juara Umum di Sektor Upstream
Para pekerja di lingkungan Subholding Upstream menunjukkan komitmen luar biasa melalui penciptaan nilai tambah operasional secara masif. Mereka sukses membawa pulang total 25 penghargaan kategori Platinum, 17 trofi Gold, dan 4 penghargaan kategori Silver.
Pencapaian spektakuler ini mencerminkan konsistensi nyata dalam mendorong efisiensi biaya operasional serta meningkatkan keandalan seluruh proses bisnis hulu migas. Berbagai terobosan kreatif tersebut langsung menjawab tantangan global sekaligus mempercepat agenda transformasi berkelanjutan perusahaan.
“Ajang ini bukan sekedar ajang kompetisi untuk talenta perusahaan semata, namun menjadi instrumen strategis yang menjadi cermin kondisi inovasi dan mutu di setiap entitas Pertamina Grup,” ujar Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto.
Daftar Juara Kategori Subholding PHE yang Sukses Mengguncang APQ Award 2026
Berikut adalah deretan entitas dan regional di bawah naungan PHE yang berhasil mengamankan podium juara pada malam penghargaan tersebut:
1. The Best Quality Performance: Peringkat 3 berhasil diraih oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
2. The Most Production Cip’er: Peringkat 2 sukses dikunci oleh PT Pertamina EP Cepu.
3. The Best System Assurance: Peringkat 2 diraih oleh Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan Peringkat 3 ditempati oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR).
4. The Best Komet Influencer: Peringkat 1 disabet oleh Regional 2 Pertamina EP dan Peringkat 2 diduduki oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku induk subholding.
5. The Best Value Creation Achievement: Peringkat 2 sukses diamankan oleh Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI).
6. The Best Category Achievement: Peringkat 2 diraih oleh Regional 4 Pertamina EP Cepu dan Peringkat 3 disabet oleh Regional 3 Pertamina Hulu Indonesia.
7. Sustainability Excellent For Operational Unit: Penghargaan khusus ini sukses dibawa pulang oleh PT Pertamina Hulu Mahakam Zona 8 Regional 3.
8. The Best Sustainable Improvement: Peringkat 3 berhasil dimenangkan oleh Regional 4 Pertamina EP Cepu.
Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri Puji Dampak Nyata Talenta Mutu
Dalam sambutan daring, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para pemenang. Simon memuji dedikasi tinggi para talenta mutu yang mampu menggerakkan transformasi struktural dan memberikan solusi konkret atas dinamika lapangan.
Manajemen menegaskan bahwa hasil penilaian berkala ini akan menjadi basis data penting untuk memetakan kekuatan serta peluang perbaikan organisasi ke depan. Langkah evaluasi ini sangat krusial untuk memastikan seluruh lini bisnis siap mendukung agenda ketahanan energi nasional.
“Talenta-talenta mutu Pertamina, mampu menggerakan transformasi, menunjukkan berbagai inovasi terstructured, yang tidak hanya kreatif dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan di lingkungan pekerjaan masing-masing, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan, kinerja perusahaan,” tutur Simon Aloysius Mantiri.
Manajemen PHE Perketat Prinsip Anti Penyuapan Standardisasi ISO 37001:2016
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PHE, Eri Sulistyo, menyatakan bahwa kesuksesan ini membuktikan keselarasan kapabilitas pekerja dengan target jangka panjang korporasi. Ke depan, perusahaan berkomitmen penuh untuk terus berinvestasi pada pengelolaan bisnis hulu yang sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Perusahaan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery secara ketat demi memitigasi risiko kecurangan dalam aktivitas bisnis harian. Langkah konkret ini tecermin lewat implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah mengantongi standardisasi resmi ISO 37001:2016.
“Prestasi yang diraih oleh entitas dan regional di lingkungan PHE menunjukkan bahwa budaya pembelajaran, inovasi, dan excellence telah menjadi bagian dari cara kerja perusahaan,” pungkas Eri Sulistyo.
Bagi Anda para pelaku industri energi, dominasi penghargaan ini mempertegas posisi PHE sebagai motor penggerak utama sektor hulu migas tanah air. Pantau terus kelanjutan ekspansi bisnis hulu mereka yang siap mempertebal pasokan energi nasional secara bersih dan andal! (*)
Leave a comment