Home Opini Standardisasi Kemasan Rokok untuk Lindungi Masyarakat, Khususnya Anak-Anak
Opini

Standardisasi Kemasan Rokok untuk Lindungi Masyarakat, Khususnya Anak-Anak

Share
Tulus Abadi
Share
Oleh: Tulus Abadi, 
Pegiat Perlindungan Konsumen, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI).
Saat ini Kemenkes sedang menggodog Rapermenkes terkait standardisasi kemasan rokok. Rapermenkes tersebut memicu kegelisahan/protes dari industri rokok.
Padahal, secara regulasi, Rapermenkes tersebut merupakan mandat atas PP 28/2024 tentang Kesehatan.
Rapermemkes tersebut patut didukung oleh masyarakat Indonesia, sebab Rapermenkes standardisasi kemasan rokok ini justru bertujuan untuk melindungi masyarakat Indonesia, khususnya untuk melindungi anak dsn remaja. Selain sebsgai mandat atas UU Kesehatan dan PP tentang Kesehatan, Rapermenkes tersebut juga sejalan dengan filosofi dsn mandat UU tentang Cukai, sebab rokok sebagai produk yang dikenai cukai distribusi dan konsumsinya perlu dikendalikan. Salah satu bentuk pengendaliannya adalah mengatur kemasannya. Sebab kemasan rokok di Indonesia terlalu atraktif sangat menarik, dan akhirnya menjadi ajang promosi. Sungguh aneh jika rokok sebagai produk adiksi dan dikenai cukai justru kemasannya menjadi instrumen promosi dan iklan.
Sungguh aneh jika kementerian dan lembaga lain menolak Rapermenkes tersebut, sebab Rapermenkes dibuat sebagai mandat dan tindak lanjut dari UU dan PP tentang Kesehatan.
Rapermenkes tersebut sangat urgent untuk melindungi anak anak Indonesia dari paparan dan obyek promosi rokok, mengingat prevalensi merokok anak anak di Indonesia mencapai 7,4 persen atau sekitar 6 juta anak. Usia anak merokok pun semakin muda, di bawah 12 tahun. Ini fenomena yang sangat miris dan mengerikan. *
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman Hingga Akhir 2026, Ternyata Ini Alasan Pemerintah

JAKARTA, danantaranews.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang kian bergejolak, kabar menenangkan datang bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber...

Kehangatan Safari Jumat Tebet-Bekasi di Masjid Al-Barkah Cileungsi: Dari Gelak Tawa Kedai Kopi Hingga Syahdunya Beribadah

danantaranews.id – Keputusan akhir selalu membawa cerita unik. Hari itu, Jumat, 2 Oktober 2026, Ketua Umum Safari Jumat Tebet-Bekasi menyerahkan penuh mandat penentuan...

Related Articles

Jangan Sampai Skandal Cibinong Menenggelamkan Kasus-kasus Lebih Besar

Oleh  Edy Mulyadi, Wartawan Senior Temuan Ombudsman di lingkungan asimilasi Lapas Kelas...

Dukungan lintas kalangan menguat, Gus Gudfan sosok tepat untuk Sekjen PBNU

Oleh: Achmad Baha’ur Rifqi Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara     Pasca-Muktamar...

Subsidi BBM Sudah Saatnya Pemerintah Harus Berani Berbenah

Oleh: Sofyano Zakaria Pengamat Kebijakan Energi     Wacana mengoreksi harga BBM...

Menimbang Ulang Subsidi Transportasi: Saatnya Menggeser Fokus dari Motor ke Bus Listrik

Oleh Djoko Setijowarno Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Dewan Penasihat...