Home Pasar IHSG Tembus 7.100, Transaksi Harian di BEI Melonjak Tajam Pekan Ini
Pasar

IHSG Tembus 7.100, Transaksi Harian di BEI Melonjak Tajam Pekan Ini

Share
IHSG Tembus 7.382! Saham Teknologi dan Infrastruktur Jadi Motor Kenaikan
Ilustrasi IHSG (Pixabay)
Share

Jakarta, danantaranews.id – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama pekan singkat 14–16 Mei 2025 mencatat kinerja impresif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menembus level psikologis 7.100, tepatnya ditutup di 7.106 pada Jumat (16/5). Ini berarti IHSG melonjak 4,01 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di posisi 6.832.

Peningkatan IHSG ini juga diikuti lonjakan signifikan pada sejumlah indikator perdagangan saham lainnya. Salah satunya adalah rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang mengalami kenaikan tajam sebesar 24,55 persen menjadi Rp16,59 triliun dari sebelumnya Rp13,32 triliun per hari.

Volume dan Frekuensi Transaksi Juga Meningkat

Tak hanya nilai transaksi, volume perdagangan pun ikut terdongkrak. Rata-rata volume transaksi harian naik 22,43 persen, dari 24,52 miliar saham menjadi 30,02 miliar saham.

Adapun frekuensi transaksi juga mengalami peningkatan sebesar 10,08 persen. Dalam tiga hari perdagangan terakhir, rata-rata transaksi harian tercatat mencapai 1,42 juta kali, lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang hanya 1,29 juta kali per hari.

Market Cap Capai Rp12.318 Triliun

Dengan ditutupnya IHSG di level 7.106, nilai kapitalisasi pasar BEI turut melonjak menjadi Rp12.318 triliun. Ini merupakan kenaikan sebesar 3,82 persen dibandingkan posisi akhir pekan lalu yang sebesar Rp11.865 triliun.

Investor Asing Masih Jual Bersih Sejak Awal Tahun

Meski terjadi pembelian bersih oleh investor asing sebesar Rp528,29 miliar pada Jumat (16/5), secara kumulatif sepanjang tahun ini (hingga 16 Mei 2025), BEI masih mencatatkan net foreign sell atau jual bersih asing sebesar Rp48,8 triliun.

Menurut para analis, arus keluar dari investor asing ini menunjukkan bahwa investor global masih bersikap hati-hati terhadap pasar negara berkembang, meskipun pasar domestik menunjukkan perbaikan.

Kesimpulan

Kinerja positif IHSG dan lonjakan nilai transaksi di BEI menjadi sinyal bahwa pasar modal Indonesia masih menunjukkan daya tarik. Namun, arus keluar dana asing sepanjang tahun ini perlu dicermati lebih lanjut. Jika tren ini berlanjut, bisa saja memengaruhi dinamika jangka panjang di pasar saham domestik. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

PSEL Legok Nangka Gaspol! PLN Siap Serap Listrik Sampah hingga 20 Tahun

PLN Kunci Komitmen Beli Listrik PSEL Bandung, danantaranews.id – PLN siap menyerap listrik dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok...

Distribusi BBM Jadi Sorotan, Sofyano: Jangan Lepas Kendali ke Swasta

Distribusi BBM Bukan Sekadar Urusan Logistik Jakarta, danantaranews.id – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari terminal menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)...

Related Articles

Update Resmi! Daftar Harga BBM Terbaru SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

JAKARTA, danantaranews.id – Sejumlah operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di...

Menperin: Siapkan Insentif Mobil Listrik Nasional, Jadi Prioritas Utama

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah berencana memberikan insentif khusus bagi mobil listrik (electric...

IHSG Ambruk 0,60%, Rupiah Rp18.080 Bikin Investor Makin Waspada

IHSG Berbalik Arah ke Zona Merah Jakarta, danantaranews.id – IHSG hari ini...

Laba Bersih Elnusa Melesat 29%, Kinerja Semester I 2026 Makin Solid dan Profitabilitas Terus Menguat

Pertumbuhan Laba Elnusa Lampaui Kenaikan Pendapatan Jakarta, danantaranews.id – PT Elnusa Tbk...