Jakarta, Danantaranews.id – PT PLN (Persero) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menghadirkan sambungan listrik gratis bagi 2.597 keluarga prasejahtera melalui program Light Up The Dream. Program yang berasal dari donasi para pegawai PLN ini menjadi wujud nyata berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1446 H. Sejak diluncurkan pada tahun 2020, inisiatif ini telah menerangi 32.275 rumah tangga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Berkah Ramadan: Harapan Baru untuk Ribuan Keluarga
Bagi banyak keluarga penerima manfaat, program ini menjadi berkah yang telah lama dinantikan. Salah satunya adalah Ferra Rostika, warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh, yang kini bisa menikmati listrik PLN setelah sebelumnya hanya bergantung pada aliran listrik dari tetangga.
“Syukur alhamdulillah, akhirnya kami bisa menikmati listrik sendiri. Selama ini, kami harus berbagi dengan tetangga, tapi sering kali listriknya mati karena daya tidak cukup. Sekarang, anak-anak bisa belajar di malam hari tanpa khawatir,” ungkap Ferra dengan penuh haru.
Hal serupa dirasakan oleh Nenek Rusmini, warga Lubuk Linggau Selatan, Sumatera Selatan. Di usianya yang ke-86 tahun, ia harus hidup dalam kegelapan karena tidak memiliki listrik di rumahnya.
“Kalau malam saya hanya mengandalkan lilin. Saat hujan turun, rumah menjadi gelap gulita. Sekarang, alhamdulillah rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semua,” ujar Rusmini sambil meneteskan air mata.
Di wilayah Indonesia Timur, Catarina, warga Kelurahan Naioni, Kota Kupang, juga merasakan dampak positif dari program ini. Baginya, kehadiran listrik tidak sekadar untuk penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi keluarganya.
“Kami sangat bersyukur. Sebelumnya, kami harus menabung untuk biaya pemasangan listrik baru. Kini, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, dan kami bisa menambah peralatan usaha untuk jualan es. Terima kasih PLN sudah mewujudkan impian kami,” ungkap Catarina penuh semangat.
Komitmen PLN dalam Pemerataan Akses Listrik
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menegaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan wujud komitmen PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan dan pemerataan akses listrik di seluruh negeri.
“Program ini adalah inisiatif pegawai PLN yang dengan sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan sambungan listrik gratis,” ujar Didi.
Ia juga mengapresiasi semangat dan kepedulian pegawai PLN yang terus mendukung keberlangsungan program ini.
“Hari ini, sebanyak 2.597 rumah tangga telah tersambung listrik. Hingga Maret 2025, total sebanyak 32.275 keluarga telah mendapatkan manfaat dari program ini,” tambahnya.
Dukungan Stakeholder dan Dampak Ekonomi
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, mengungkapkan bahwa kesuksesan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik di pusat maupun daerah. Ia berharap program ini dapat terus berjalan untuk membantu lebih banyak masyarakat.
“Kami ingin program ini terus berkembang karena masih banyak saudara-saudara kita yang belum menikmati listrik secara mandiri,” kata Edi.
Selain memberikan penerangan, program ini juga selaras dengan komitmen PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Hadirnya listrik membawa kehidupan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses listrik, peluang usaha semakin terbuka dan kualitas hidup meningkat,” pungkasnya. (*)
Leave a comment