Jakarta, danantaranews.id – Tim SAR gabungan mengerahkan segala daya untuk melacak keberadaan rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten. Insiden ini terjadi ketika para awak media tengah menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Untuk mempercepat pergerakan armada, PT Pelindo Regional 2 Banten menyiagakan penuh fasilitas kepelabuhanan demi menunjang kelancaran misi kemanusiaan tersebut.
Pihak pengelola pelabuhan membuka fasilitas utama di Pelabuhan Ciwandan sebagai pangkalan operasional sementara. Langkah ini mempermudah mobilisasi personel penolong serta armada laut yang menyisir titik koordinat kerawanan di tengah lautan.
Dukungan Penuh Logistik dan Dermaga Pelabuhan Ciwandan
Pelindo Banten memberikan ruang khusus bagi Kapal Negara (KN) SAR 247 Tetuka milik Basarnas untuk bersandar secara maksimal. Kehadiran armada penolong ini menjadi ujung tombak dalam memetakan serta menyisir area perairan Gunung Anak Krakatau yang dinamis.
Selain menyediakan tempat bersandar, pengelola kawasan pelabuhan memastikan alur logistik dan kebutuhan teknis kapal penolong dapat terpenuhi tanpa kendala. Koordinasi lintas lembaga di area pelabuhan pun terus berlangsung ketat demi menjamin kesiapan kapal saat menerjang ombak Selat Sunda.
Plt. General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Achmad Yoga Suryadarma, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung seluruh rangkaian penyelamatan ini. Pihaknya bergerak cepat begitu mendapat laporan terkait kebutuhan ruang operasional bagi tim Basarnas.
“Kami Pelindo Regional 2 Banten turut mendukung upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Fasilitas area dermaga di Pelabuhan Ciwandan kami dukung untuk menunjang operasional KN SAR 247 Tetuka selama menjalankan misi pencarian. Kami berharap dukungan ini dapat membantu kelancaran proses pencarian,” ujar Yoga dalam keterangan resminya, Kamis (10/9).
Fokus Operasi Pencarian Rombongan Jurnalis
Pencarian rombongan jurnalis di kawasan vulkanik aktif Gunung Anak Krakatau membutuhkan presisi dan kesiapan sarana pendukung yang tangguh. Medan perairan Selat Sunda yang penuh tantangan menuntut tim penolong bekerja ekstra cepat dan terukur.
Tim SAR gabungan terus memperluas radius penyisiran guna menemukan titik terang keberadaan para jurnalis. Sinergi antara tim lapangan dan penyedia fasilitas kepelabuhanan seperti Pelindo Banten menjadi faktor penting agar pergerakan tim evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan teknis di darat.
Manajemen Pelindo Banten memastikan bahwa koordinasi internal dan eksternal di lingkungan dermaga tetap berjalan responsif. Pihak pelabuhan siap menyesuaikan seluruh fasilitas pendukung mengikuti dinamika perkembangan kondisi di lapangan.
Harapan dan Doa untuk Keselamatan Awak Media
Selain memfasilitasi kebutuhan fisik dan infrastruktur dermaga, pihak Pelindo Banten menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas musibah yang menyelimuti insan pers ini. Mereka berharap upaya bersama dari seluruh unsur SAR dapat membawa kabar baik dalam waktu dekat.
Yoga menyampaikan simpati hangat serta dukungan moral kepada para keluarga jurnalis yang saat ini sedang menunggu kepastian informasi di rumah.
“Doa terbaik kami panjatkan untuk seluruh rombongan jurnalis dan keluarga yang saat ini masih menanti kabar. Semoga proses pencarian dapat berjalan dengan lancar dan seluruh rombongan segera ditemukan dalam kondisi selamat, serta keluarga yang menanti diberikan kekuatan,” tutur Yoga.
Seluruh jajaran PT Pelindo Regional 2 Banten berharap rangkaian operasi SAR ini melahirkan hasil terbaik. Dukungan sarana dermaga di Pelabuhan Ciwandan akan terus bersiap menyokong misi penyelamatan hingga rombongan jurnalis berhasil ditemukan dalam keadaan aman.
Leave a comment