MEDAN, danantaranews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara bergerak cepat mengevakuasi rangkaian KA U98 Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai yang mengalami anjlok. Insiden ini dipicu oleh benturan (temperan) dengan sebuah truk di perlintasan sebidang yang tidak terjaga pada Minggu sore.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada pukul 14.50 WIB di Kilometer 36+000, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Lubuk Pakam dan Stasiun Perbaungan.
“KA U98 Putri Deli mengalami gangguan perjalanan akibat terlibat insiden dengan sebuah truk di perlintasan sebidang tidak terjaga,” ujar Anwar dalam keterangan resminya di Medan, Minggu.
Akibat benturan keras tersebut, satu as roda pada lokomotif dan satu as roda pada kereta bagasi keluar jalur (anjlok). Selain itu, lokomotif mengalami kerusakan sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Seluruh Penumpang Selamat, Evakuasi Jalur Sukses Dilakukan
KAI Divre I Sumut langsung mengerahkan langkah-langkah penanganan darurat begitu laporan diterima. Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh penumpang dalam keadaan selamat. Sementara itu, masinis KA Putri Deli yang mengalami luka-luka langsung dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Sebagai respons cepat, KAI memberangkatkan lokomotif pengganti bersama gerbong penolong dari Stasiun Medan pada pukul 16.06 WIB menuju titik lokasi kejadian.
Berkat kerja sigap petugas di lapangan, pada pukul 19.04 WIB proses evakuasi berhasil menaikkan kembali kedua as roda yang anjlok ke atas rel. Rangkaian KA U98 kemudian ditarik kembali ke Stasiun Medan untuk pemeriksaan menyeluruh, sementara lokomotif dan kereta bagasi yang terdampak dikirim ke Balai Yasa Pulubrayan guna perbaikan lebih lanjut.
Skema Pengalihan Penumpang (Overstappen) & Kompensasi
Demi menjaga kelancaran mobilitas pelanggan yang perjalanannya terhambat, KAI menerapkan skema pengalihan moda transportasi menggunakan bus:
-
Penumpang KA U98 Putri Deli (630 orang): Bertujuan ke Tebing Tinggi, Kisaran, hingga Tanjungbalai. Penumpang diangkut menggunakan 10 unit bus dari Stasiun Lubuk Pakam menuju Stasiun Perbaungan untuk melanjutkan perjalanan dengan rangkaian KA U97 Putri Deli yang telah disiagakan.
-
Penumpang KA U97 Putri Deli (550 orang): Bertujuan ke Medan. Penumpang diangkut menggunakan bus dari Stasiun Perbaungan langsung menuju stasiun tujuan akhir di Medan.
Di tengah penyesuaian operasional ini, KAI tetap berhasil memberangkatkan KA U100 Putri Deli keberangkatan Stasiun Medan pukul 19.05 WIB secara tepat waktu menggunakan rangkaian kereta cadangan. Kendati demikian, perjalanan KA U54 Sribilah Utama relasi Medan–Rantauprapat dilaporkan mengalami keterlambatan.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan tersebut, KAI Divre I Sumut memberikan kompensasi berupa service recovery kepada seluruh pelanggan yang terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan dan kelambatan perjalanan yang dialami akibat kejadian ini. KAI berkomitmen untuk bekerja secepat mungkin dalam menormalisasi jalur dan memastikan seluruh penumpang dapat sampai di stasiun tujuan dengan selamat,” tutup Anwar.
Leave a comment