Home Pasar Rupiah Hari Ini Anjlok Dekati Rp18.000/USD! Kebijakan Ekstrem The Fed Bikin Pasar Panik
Pasar

Rupiah Hari Ini Anjlok Dekati Rp18.000/USD! Kebijakan Ekstrem The Fed Bikin Pasar Panik

Share
Rupiah hari ini anjlok 95 poin ke Rp17.954 per dolar AS akibat prospek kenaikan suku bunga The Fed.
Rupiah hari ini anjlok 95 poin ke Rp17.954 per dolar AS akibat prospek kenaikan suku bunga The Fed.
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Jangan sampai Anda lengah memantau pergerakan dompet Anda hari ini karena badai keuangan global sedang menghantam mata uang garuda. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali terjerembap akibat kepanikan massal para pelaku pasar finansial.

Aksi jual aset domestik yang masif ini terjadi setelah pasar mengendus prospek kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS yang jauh lebih agresif. Kondisi ini menjadi alarm keras bagi para pelaku bisnis dan importir yang bergantung penuh pada stabilitas mata uang asing.

Dolar AS Mengamuk di Pasar Global, Kurs Rupiah Tersungkur 95 Poin Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 09.12 WIB, rupiah sedang diperdagangkan di level Rp17.954 per dolar AS. Posisi ini menunjukkan pelemahan tajam sebesar 95 poin atau ambles 0,53% dari penutupan hari Selasa yang berada di level Rp17.859.

Sentimen hindari risiko atau risk-off global yang sangat kuat mendominasi atmosfer perdagangan akibat ketakutan terhadap biaya pinjaman tinggi. Dolar AS langsung menjadi buruan utama investor global dan mendepak posisi mata uang negara-negara berkembang ke zona merah.

“Dolar menguat di tengah sentimen risk off global yang kuat oleh kekhawatiran tingkat suku bunga tinggi,” kata Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong.

Prediksi Gila Bank of America, Kevin Warsh Siap Naikkan Suku Bunga Tiga Kali

Kondisi pasar semakin mencekam setelah Bank of America merilis laporan analisis terbaru mengenai arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Bank investasi raksasa tersebut memproyeksikan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini.

Prediksi ekstrem ini mencuat seiring memburuknya tekanan inflasi di AS di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh. Kondisi kenaikan harga konsumen dan ekspektasi inflasi di sana saat ini dinilai telah memburuk secara jelas atau unambiguously worse.

Langkah agresif bank sentral AS ini otomatis mematahkan harapan para investor yang mengira era pengetatan moneter hampir berakhir. Jika skenario ini terwujud, tingginya biaya pinjaman global akan menekan aktivitas ekonomi dan menguras likuiditas dari pasar keuangan domestik.

Status Emerging Market dari MSCI Jadi Penyelamat, Simak Target Range Kurs Hari Ini

Meskipun berada di bawah tekanan eksternal yang luar biasa hebat, pasar modal Indonesia masih mendapatkan sedikit angin segar. Penyedia indeks global MSCI memutuskan untuk tetap mempertahankan status Indonesia dalam kelompok pasar berkembang atau Emerging Market.

Sentimen positif dari indeks MSCI ini dinilai mampu menahan kejatuhan mata uang garuda agar tidak terperosok lebih dalam. Pengamat memperkirakan nilai tukar rupiah sepanjang hari ini akan bergerak fluktuatif pada kisaran target Rp17.800 hingga Rp17.950 per dolar AS.

“Namun kabar baik dari MSCI yang masih mempertahankan status EM pasar ekuitas Indonesia bisa sedikit banyak mendukung rupiah. Range kurs rupiah hari ini diperkirakan Rp17.800 – Rp17.950,” ujar Hans.

Bagi Anda yang memiliki kebutuhan transaksi valuta asing atau rencana investasi, momentum volatilitas tinggi ini wajib Anda cermati dengan matang. Jangan sampai Anda terlambat mengambil tindakan proteksi aset sebelum gejolak suku bunga global ini menggelinding semakin liar! (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Kapal Pesiar Jumbo Mulai Serbu Bali, Pelindo Benoa Siapkan Jurus Baru

Denpasar, danantaranews.id – Pelabuhan Benoa di Kota Denpasar, Bali, bersiap menghadapi musim kedatangan kapal pesiar internasional periode 2026/2027. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Benoa...

BBM Bali Sempat Telat, Pertamina Ubah Pola Suplai

Bali, danantaranews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengubah pola suplai bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga ketersediaan energi masyarakat di Bali. Langkah...

Related Articles

Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi! Kini Jadi Rp3.733 per Kg

PEKANBARU, danantaranews.id – Kabar kurang menggembirakan menghampiri para petani kelapa sawit di...

Monster Gaming Telah Lahir: Intip Spesifikasi Gahar dan Harga iQOO 16 Berbaterai 8.400 mAh

JAKARTA, danantaranews.id – Dunia mobile gaming kembali diguncang oleh kehadiran monster performa...

Redam Lonjakan Harga Daging Ayam, Bapanas Kucurkan Subsidi Biaya Angkut Distribusi!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi strategis untuk...

Huawei Mate 90 Pro Resmi Meluncur! Cek Spesifikasinya yang Wah Banget dan Harganya

BEIJING, danantaranews.id – Pasar ponsel pintar flagship kembali bergejolak setelah Huawei secara...