Home News Tol Padang–Sicincin Diserbu Pengguna, 139 Ribu Kendaraan Lewat dalam 18 Hari
News

Tol Padang–Sicincin Diserbu Pengguna, 139 Ribu Kendaraan Lewat dalam 18 Hari

Share
Tol Padang–Sicincin Diserbu Pengguna, 139 Ribu Kendaraan Lewat dalam 18 Hari
Jalan Tol Padang-Sicincin (Dok HK)
Share

Jakarta, danantaranews.id – Antusiasme warga Sumatra Barat terhadap Tol Padang–Sicincin terbukti luar biasa. Sejak mulai beroperasi tanpa tarif pada 28 Mei 2025, jalan tol sepanjang 36 kilometer ini telah dilintasi 139.735 kendaraan hanya dalam waktu 18 hari. Rata-rata lebih dari 7.300 kendaraan melintas setiap harinya, angka yang tinggi untuk tol yang baru dibuka.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim, menilai tingginya trafik ini menunjukkan kebutuhan masyarakat akan infrastruktur jalan bebas hambatan yang efisien dan aman.

“Tol ini sangat ditunggu karena memangkas waktu tempuh Padang–Sicincin dari 1,5 jam jadi cuma 30 menit. Dampaknya sangat terasa bagi mobilitas warga,” kata Adjib dalam siaran pers, Senin (17/6).

Sebagian besar kendaraan yang melintasi tol ini berasal dari Golongan I, yakni kendaraan pribadi. Seperti dirasakan oleh Florina, warga Padang yang rutin bepergian ke Padang Panjang.

“Sekarang cuma butuh setengah jam perjalanan. Jalannya mulus, irit bensin juga. Saya bisa berangkat lebih siang tanpa khawatir telat,” ujar Florina.

Tol ini tak hanya memudahkan perjalanan sehari-hari, tetapi juga diyakini dapat memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Dengan akses langsung dari Bandara Internasional Minangkabau menuju kawasan wisata seperti Bukittinggi, potensi pertumbuhan sektor jasa dan transportasi ikut meningkat.

Demi menjaga kenyamanan pengguna, Hutama Karya mengoperasikan dua gerbang tol utama—Gerbang Tol Padang dan Kapalo Hilalang—dengan sistem transaksi terbuka. Gerbang Tol Padang dilengkapi enam gardu, yang dirancang agar arus lalu lintas tetap lancar.

Untuk operasional, disiapkan 130 personel dan 13 unit kendaraan pendukung, termasuk ambulans, mobil derek, rescue, serta kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR). Pemantauan lalu lintas dilakukan secara real-time lewat jaringan CCTV dan Variable Message Sign (VMS) yang tersebar di berbagai titik.

Tak ketinggalan, edukasi soal keselamatan berkendara juga terus digalakkan.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan sekaligus mendorong budaya berkendara yang aman dan tertib di jalan tol,” tutup Adjib.

Sebagai catatan penting bagi pengguna, batas kecepatan yang dianjurkan di ruas tol ini adalah 60–80 km/jam, dan bahu jalan hanya boleh digunakan dalam kondisi darurat. Dengan pengelolaan yang kian matang, Tol Padang–Sicincin bukan cuma jadi rute alternatif favorit, tapi juga instrumen penting dalam percepatan ekonomi Sumbar. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Beras Premium Jadi Sorotan, Konsumen Diminta Jangan Tertipu Tampilan

Beras Premium Jangan Cuma Dilihat dari Penampilan Jakarta, danantaranews.id – Label beras premium kini menjadi perhatian karena konsumen dinilai tidak boleh hanya mengandalkan...

IKN Ubah Wajah Pembangunan, Jutaan Pohon Jadi Modal Kota Hutan Nusantara

Pembangunan IKN Tak Cuma Soal Gedung Nusantara, danantaranews.id – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa konsep yang berbeda dari pembangunan kota konvensional. Otorita...

Related Articles

Bongkar Jaringan Ekspor Emas Ilegal Rp846 Miliar! Kementerian ESDM dan Bea Cukai Sisir Pemodal Utama

JAKARTA, danantaranews.id – Pemerintah Republik Indonesia mengambil sikap tanpa kompromi untuk menindak...

Gairahkan Indonesia Emas, Kampung Merah Putih O Sili Pancasila Resmi Dibuka di Papua

Semangat Gotong Royong Warga Jayawijaya Sambut HUT RI ke-81 Jakarta, danantaranews.id –...

Gibran Segera Berkantor di IKN, Istana Wapres Tinggal Tunggu Furnitur

Nusantara, danantaranews.id – Rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai berkantor di...

IKN Tak Disebut Prabowo di Prioritas Nasional, Basuki Ungkap Nasib Anggaran Rp48,8 Triliun

Nusantara, danantaranews.id – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap masuk agenda pemerintah...