Jakarta, danantaranews.id – Kinerja keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk sepanjang 2024 kembali mencuri perhatian. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (7/5/2025), perusahaan pengelola jalan tol ini resmi mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp1,13 triliun. Nilainya melonjak 312 persen dibanding tahun sebelumnya, mencerminkan strategi bisnis yang solid dan menguntungkan.
Dividen ini setara 25 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Dengan dividend per share (DPS) mencapai Rp156,23, pemegang saham dijanjikan cuan besar. Sebagai catatan, DPS tahun lalu hanya berada di angka Rp37,86.
“Ini bentuk apresiasi kami kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan. Kami tetap menjaga keberlanjutan dividen dengan kebijakan yang terukur,” ujar Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo.
Pertumbuhan Pendapatan dan Core Profit Jadi Sorotan
Tidak hanya membagikan dividen jumbo, Jasa Marga juga mencatat peningkatan pendapatan usaha hingga Rp18,73 triliun atau tumbuh 20,32 persen dari tahun sebelumnya. Core profit perusahaan ikut melejit sebesar 35,95 persen menjadi Rp3,70 triliun.
EBITDA pun ikut terkerek naik 27,30 persen ke angka Rp12,62 triliun, dengan margin EBITDA mencapai 67,38 persen. Capaian ini tak lepas dari langkah konsolidasi atas tiga ruas tol strategis: Batang–Semarang, Solo–Ngawi, dan Ngawi–Kertosono.
Perkuat Struktur Keuangan Lewat Equity Financing
Jasa Marga juga menjalankan aksi korporasi penting lewat skema equity financing di PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Meski menggandeng mitra strategis, Jasa Marga tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 65 persen.
Dampak dari strategi ini mulai terasa. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) membaik menjadi 1,04x, sementara Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat menjadi 3,13x. Bahkan rasio Debt to EBITDA berhasil ditekan dari 6,9x menjadi hanya 4,7x.
Direksi dan Komisaris Baru, Siap Hadapi Tantangan
Selain membahas keuangan, RUPST juga menetapkan jajaran Komisaris dan Direksi baru. Juri Ardiantoro dipercaya sebagai Komisaris Utama, didampingi sejumlah komisaris independen. Di jajaran direksi, Rivan Achmad Purwantono kembali memimpin sebagai Direktur Utama.
Dengan struktur manajemen yang segar dan strategi bisnis yang matang, Jasa Marga tampaknya siap menghadapi tantangan infrastruktur ke depan. (*)
Leave a comment