Home Pasar Rupiah Terperosok ke Level Terendah dalam Lima Tahun, Bank Indonesia Siap Lakukan Intervensi
Pasar

Rupiah Terperosok ke Level Terendah dalam Lima Tahun, Bank Indonesia Siap Lakukan Intervensi

Share
Rupiah menguat ke Rp16.293 per dolar AS usai pidato dovish pejabat The Fed. Pasar menanti keputusan suku bunga pada akhir Juli
Ilustrasi Rupiah (Foto by pexels-robert-lens)
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Pada Jumat, 28 Februari 2025, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mencapai Rp16.537 per USD, posisi terlemah sejak April 2020. Penurunan ini dipicu oleh berbagai faktor eksternal, termasuk kebijakan perdagangan Amerika Serikat dan ketidakpastian ekonomi global.

Menanggapi situasi ini, Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk melakukan intervensi besar-besaran di pasar valuta asing guna menjaga stabilitas Rupiah. Edi Susianto, Direktur Eksekutif Pengelolaan Moneter BI, menyatakan bahwa pihaknya akan masuk ke pasar untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan valuta asing, serta menjaga kepercayaan pasar.

Selain intervensi langsung, BI juga mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75% dalam upaya menstabilkan Rupiah di tengah ketidakpastian global. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menekankan pentingnya memantau dinamika ekonomi global dan domestik secara cermat, serta kesiapan untuk menyesuaikan kebijakan moneter sesuai kebutuhan.

Faktor eksternal seperti penguatan Dolar AS akibat kebijakan moneter Federal Reserve dan ketidakpastian ekonomi global turut memberikan tekanan pada Rupiah. Kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve cenderung menguatkan Dolar AS, yang secara langsung mempengaruhi nilai tukar Rupiah.

Bank Indonesia terus memantau perkembangan ini dan siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, termasuk melalui intervensi di pasar valuta asing dan penyesuaian kebijakan moneter. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Bursa Efek Indonesia Diujung Tanduk! Skandal Transparansi Picu IHSG Longsor 8 Persen

Jakarta, danantaranews.id – Badai besar tengah menerjang pasar modal tanah air. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga 8 persen pada penutupan...

Trump Mengamuk! Ancam Kenakan Tarif Impor Tambahan bagi Negara yang Tolak Pencaplokan Greenland

Jakarta, danantaranews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengguncang panggung perdagangan global dengan ancaman yang sangat berani! Dalam pernyataan terbarunya, sang petahana...

Related Articles

Jadwal RUPS Emiten 11-15 Mei 2026: WIKA, Garuda hingga Chandra Asri Bersiap Ambil Keputusan Strategis

Jakarta, Danantaranews.id – Sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap...

Skema Bagi Hasil Minerba Dikritik API-IMA, Industri Tambang RI Dinilai Bisa Kehilangan Daya Saing

Jakarta, Danantaranews.id – Wacana Kementerian ESDM untuk menerapkan skema bagi hasil di...

Harga CPO Masih Tertahan, Trader Global Bersiap Sambut Data Stok Sawit Malaysia

Jakarta, Danantaranews.id – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)...

Saham Properti Masih Berdarah, Laba Developer Turun Meski Penjualan Rumah Premium Tetap Laris

Jakarta, Danantaranews.id – Kinerja sektor properti pada kuartal I-2026 masih menghadapi tekanan....