PROBOLINGGO, danantaranews.id – Pengendara yang biasa melintasi jalur Pantai Utara (Pantura) Probolinggo–Paiton perlu bersiap menghadapi penyesuaian arus lalu lintas.
Mulai Rabu, pekerjaan perbaikan Jembatan Pajarakan di KM 119+320 resmi dimulai. Sebagai solusinya, Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending–Simpang Susun (SS) Kraksaan–SS Paiton mulai difungsionalkan untuk mengurai potensi kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, menyampaikan bahwa proyek perbaikan jembatan vital ini ditargetkan berlangsung selama kurun waktu dua setengah bulan.
“Perbaikan Jembatan Pajarakan akan dimulai hari ini dan dikerjakan selama 81 hari kalender. Telah disiapkan beberapa rekayasa lalu lintas bersama instansi terkait. Bismillah Probolinggo SAE,” ujar Edy dalam keterangan resminya di Probolinggo, Jawa Timur.
Tol Prosiwangi Gratis
Guna mendukung kelancaran arus kendaraan selama perbaikan jembatan berlangsung, pengoperasian Tol Prosiwangi segmen Gending–SS Kraksaan–SS Paiton menjadi alternatif utama bagi para pengguna jalan.
Menariknya, jalur tol fungsional ini dapat melayani pengendara secara gratis selama 14 hari pertama sejak dibuka.
“Tol Prosiwangi segmen Gending-SS Kraksaan-SS Paiton fungsional mulai hari ini hingga 14 hari. Setelahnya berbayar sesuai tarif yang sudah ditentukan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum RI,” jelas Edy.
Kehadiran ruas tol ini dinilai sangat krusial mengingat Jembatan Pajarakan berada di urat nadi jalan nasional Pantura yang saban hari dipadati arus logistik maupun kendaraan pribadi.
Sinergi Lintas Sektor Amankan Arus Lalu Lintas
Keputusan pengoperasian tol fungsional serta skema rekayasa lalu lintas ini merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi manajemen lalu lintas yang digelar oleh Pemkab Probolinggo bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, kepolisian, dan pengelola jalan tol di Sidoarjo.
Dengan skema pengalihan arus ke Tol Prosiwangi, Pemkab Probolinggo berharap penumpukan kendaraan di titik perbaikan Jembatan Pajarakan dapat diminimalkan.
Para pengguna jalan, khususnya kendaraan roda empat atau lebih, diimbau untuk memanfaatkan jalur tol fungsional ini demi kenyamanan dan efisiensi waktu perjalanan.
Leave a comment