Home Pasar Pasar Modal Berdarah! IHSG Kena Mental Hingga Trading Halt, Menteri Rosan Semprot BEI Soal Borok Transparansi
Pasar

Pasar Modal Berdarah! IHSG Kena Mental Hingga Trading Halt, Menteri Rosan Semprot BEI Soal Borok Transparansi

Share
Pasar Modal Berdarah! IHSG Kena Mental Hingga Trading Halt, Menteri Rosan Semprot BEI Soal Borok Transparansi
Menteri Rosan Roeslani desak BEI segera tuntaskan isu transparansi demi nasib investor
Share

Jakarta, danantaranews.id – Kondisi pasar modal Indonesia sedang tidak baik-baik saja! Kabar buruk menyapu lantai bursa setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga memicu trading halt atau penghentian sementara perdagangan pada sesi I, Kamis (29/1/2026). Sentimen negatif ini meledak usai raksasa indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), merilis laporan yang mempertanyakan kualitas bursa domestik.

Kepanikan investor global tak terbendung hingga memaksa indeks saham kita meluncur turun 8% ke level 7.654,66. Data RTI Business menunjukkan tekanan jual sudah terasa sejak pembukaan pagi yang berada di level 8.027,82. Fenomena ini menjadi alarm keras bagi otoritas bursa karena aliran dana asing terancam kabur berjamaah.

Menteri Rosan Roeslani Murka: Benahi Akuntabilitas Sekarang Juga!

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, langsung bereaksi keras melihat layar perdagangan yang memerah padam. Ia mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk berhenti menunda-nunda dan segera menuntaskan masukan dari MSCI. Menurut Rosan, masalah transparansi ini merupakan isu lama yang seharusnya sudah selesai sejak beberapa bulan lalu.

“(IHSG turun, red.) karena trigger-nya dari MSCI yang mengeluarkan report ya. Memang, bursa kita diharapkan lebih transparan lagi. Ini sebetulnya sudah ada, kita harus segera tindak lanjuti ini, karena ini sudah beberapa bulan ya kalau saya lihat. Jadi, ini kita tindak lanjuti segera, karena ini masalah transparansi dan akuntabilitas,” tegas Rosan Roeslani di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Rosan menyadari betul bahwa para manajer investasi dunia menjadikan MSCI sebagai kiblat utama. Jika standar keterbukaan informasi kita diragukan, maka kepercayaan investor global akan runtuh seketika.

Jangan Panik! Fundamental Emiten RI Diklaim Tetap Tangguh

Meski IHSG merosot tajam hingga 492 poin, Rosan mencoba memberikan angin segar bagi para pelaku pasar. Ia meyakini bahwa kinerja keuangan perusahaan-perusahaan di Indonesia sebenarnya masih sangat solid. Menurutnya, aksi jual massal ini lebih dipicu oleh faktor administratif bursa, bukan karena kebangkrutan bisnis emiten.

“Fundamental-fundamental dari perusahaan-perusahaan kita ini sangat baik. Tetapi, kita ketahui MSCI adalah acuan dari para investor dunia pada saat dia berinvestasi di negara-negara. Nah, itu tentunya kita harus segera tindak lanjuti mengenai masukan dari MSCI,” tambah Rosan.

Pemerintah berharap BEI bisa bergerak cepat memberikan jawaban atas keluhan MSCI agar volatilitas pasar segera mereda dan investor kembali berani menyuntikkan modalnya.

Statistik Mengerikan: Transaksi Tembus Rp10,98 Triliun di Tengah Badai

Aktivitas di lantai bursa terpantau sangat sibuk sekaligus mencekam. Hingga jeda perdagangan, volume transaksi mencapai 13,07 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 863.333 kali. Nilai transaksi pun membengkak hingga Rp10,98 triliun seiring dengan kepanikan yang melanda investor domestik dan mancanegara.

Penurunan tajam hingga 5,91% di awal sesi I hanyalah permulaan dari tekanan yang kian berat. Saat ini, para pelaku pasar sedang menanti langkah nyata dari regulator untuk mengembalikan integritas bursa di mata dunia. Tanpa transparansi, pasar modal kita hanya akan menjadi penonton di tengah pertumbuhan ekonomi global.

Apakah otoritas bursa mampu membereskan “PR” dari MSCI ini dalam waktu singkat demi menyelamatkan aset Anda? (*)
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Ini Link Resmi Kemnaker dan Cara Cek Status via NIK

JAKARTA, danantaranews.id – Kabar gembira untuk para pekerja! Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk kuartal IV 2026. Program BSU 2026 ini...

Cetak Rekor Produksi Listrik Panas Bumi, Laba Bersih PGE Melonjak 15,48 Persen

JAKARTA, danantaranews.id – Emiten energi terbarukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membukukan laba bersih sebesar 79,6 juta dolar AS pada semester I...

Related Articles

Harga TBS Sawit di Riau Turun Lagi! Kini Jadi Rp3.733 per Kg

PEKANBARU, danantaranews.id – Kabar kurang menggembirakan menghampiri para petani kelapa sawit di...

Monster Gaming Telah Lahir: Intip Spesifikasi Gahar dan Harga iQOO 16 Berbaterai 8.400 mAh

JAKARTA, danantaranews.id – Dunia mobile gaming kembali diguncang oleh kehadiran monster performa...

Redam Lonjakan Harga Daging Ayam, Bapanas Kucurkan Subsidi Biaya Angkut Distribusi!

JAKARTA, danantaranews.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan langkah intervensi strategis untuk...

Huawei Mate 90 Pro Resmi Meluncur! Cek Spesifikasinya yang Wah Banget dan Harganya

BEIJING, danantaranews.id – Pasar ponsel pintar flagship kembali bergejolak setelah Huawei secara...