Surabaya, danantaranews.id – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Aminuddin Ma’ruf, menegaskan bahwa BUMN memiliki peran strategis dalam mendukung program-program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Hal ini disampaikan dalam PaDi UMKM Hybrid Expo Conference 2025 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Kenapa Program Ini Penting?
Makan Bergizi Gratis dan Kopdes Merah Putih merupakan dua dari sekian program prioritas yang diyakini menjadi alat negara untuk mewujudkan Astacita, visi besar Presiden Prabowo Subianto. Menurut Aminuddin, visi tersebut bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan dan kesejahteraan yang inklusif.
“Kita (BUMN) punya kewajiban untuk menciptakan lapangan kerja, dan menjadi alat dalam visi negara, yaitu Astacita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya, dilansir Antara, Jumat (1/8/2025).
Peran BUMN Tak Lagi Sekadar Bisnis
Aminuddin menekankan bahwa perusahaan BUMN tidak bisa lagi hanya menjalankan prinsip business as usual. Di era saat ini, BUMN harus menjadi motor penggerak pemerataan ekonomi dan pembangunan sosial. Ia menyebutkan, MBG dan Kopdes Merah Putih adalah bukti nyata bahwa pertumbuhan ekonomi bisa dimulai dari akar rumput.
“Pemerintah ingin mendorong ekonomi dari bawah melalui program ini. Jika BUMN ikut andil, maka dampaknya bukan hanya pertumbuhan, tapi juga pemerataan,” katanya.
MBG Jadi Peluang UMKM dan Serapan Tenaga Kerja
Salah satu dampak langsung dari program MBG adalah terbukanya peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjadi bagian dari rantai pasok. Dari kebutuhan pangan seperti beras hingga logistik distribusi makanan, program ini mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal.
“Ada berapa sektor yang tergerak melalui program MBG, ada berapa kebutuhan komoditas seperti beras, ada berapa kebutuhan tenaga kerja,” jelas Aminuddin.
Koperasi Desa Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal
Sementara itu, program Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menciptakan ekosistem koperasi modern yang berbasis desa atau kelurahan. Dengan menghidupkan kembali koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat, pemerintah ingin memperkuat ketahanan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Aminuddin meyakini, dengan dukungan BUMN terhadap program-program ini, tujuan besar negara untuk menciptakan pembangunan yang merata dan berkeadilan bisa lebih cepat tercapai.
BUMN Harus Proaktif dan Kolaboratif
Ia juga mendorong seluruh BUMN untuk lebih proaktif menjalin kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku UMKM, koperasi, dan komunitas lokal. Dengan begitu, program MBG dan Kopdes Merah Putih tidak hanya jadi kebijakan, tetapi gerakan ekonomi riil yang menyentuh masyarakat langsung.
“Ini bukan semata-mata proyek pemerintah, tapi gerakan nasional yang butuh partisipasi nyata dari semua pihak, termasuk BUMN,” tegas Aminuddin.
BUMN Sebagai Agen Pemerataan
Pernyataan Aminuddin mempertegas bahwa transformasi peran BUMN kini lebih luas dari sekadar korporasi. BUMN harus menjadi agen perubahan sosial dan ekonomi yang berpihak pada masyarakat. Melalui dukungan aktif terhadap program MBG dan Kopdes Merah Putih, BUMN diharapkan bisa mempercepat terwujudnya visi Astacita, sekaligus memperkecil kesenjangan sosial-ekonomi di Indonesia. (*)
Leave a comment