Jakarta, Danantaranews.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28 Maret 2025. Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengungkapkan bahwa prediksi ini didasarkan pada analisis pola pergerakan kendaraan pada periode Lebaran sebelumnya.
Lonjakan Kendaraan di Puncak Arus Mudik Menurut Lisye, pada puncak arus mudik, diprediksi sekitar 232.000 kendaraan akan keluar dari Jakarta. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 50% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal, meskipun tercatat mengalami penurunan sekitar 9% dibandingkan periode Lebaran 2024.
Sementara itu, arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada 6 April 2025. “Prediksi puncak arus mudik sendiri ini akan terjadi di tanggal 28 Maret 2025, sedangkan untuk arus balik diperkirakan akan terjadi pada 6 April 2025,” ujar Lisye dalam konferensi pers di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/3/2025).
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mengantisipasi Lonjakan Kendaraan Untuk mengatasi lonjakan kendaraan, Jasa Marga bersama pihak terkait telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk pembatasan angkutan barang, contraflow, dan sistem satu arah (one way).
- Pembatasan Angkutan Barang
Pembatasan kendaraan berat akan diberlakukan di 24 ruas tol yang dikelola Jasa Marga mulai 24 Maret 2025. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran arus mudik. - Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek
Untuk mengurangi kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, skema contraflow akan diterapkan mulai 27 Maret 2025. Pelaksanaannya akan mengikuti diskresi kepolisian dan kondisi lalu lintas saat itu. - One Way dari KM 70 Hingga 414 Kalikangkung
Sistem satu arah (one way) direncanakan mulai dari KM 70 hingga 414 Kalikangkung pada arus mudik 27-29 Maret 2025. Skema ini juga akan diterapkan pada arus balik di jalur yang sama.
Dengan berbagai strategi ini, Jasa Marga berharap dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan para pemudik dalam perjalanan menuju kampung halaman mereka. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memantau informasi lalu lintas terkini agar perjalanan mudik tetap lancar dan aman. (*)
Leave a comment