Home BUMN Kita Pupuk Indonesia Gandeng KPK untuk Tingkatkan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi
BUMN Kita

Pupuk Indonesia Gandeng KPK untuk Tingkatkan Tata Kelola Pupuk Bersubsidi

Share
Share

Jakarta, Danantaranews.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyempurnakan tata kelola pupuk bersubsidi. Kolaborasi ini ditandai dengan audiensi antara Pupuk Indonesia bersama pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Senin (10/3/2025) lalu.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan, Pupuk Indonesia dalam menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke berbagai daerah di Indonesia tentu tidak bisa lepas dari risiko dan persoalan hukum. Dengan adanya kolaborasi ini, tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi dapat ditingkatkan sehingga risiko tersebut dapat dicegah.

“Kita melaporkan apa yang sudah kita lakukan, dan akan dilakukan, dan tentunya kita berdiskusi hal-hal lainnya, yang sifatnya untuk koordinasi. Konteksnya adalah bagaimana KPK, Pupuk Indonesia Grup, bisa berkolaborasi dengan KPK, untuk bisa meningkatkan tata kelola. Kalau tata kelola semakin kuat dan semakin baik, harapannya kita juga bisa mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, atau tindakan hukum yang lainnya yang kurang baik,” ungkap Rahmad dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/3/2025).

Dia melanjutkan, kolaborasi ini merupakan bentuk optimalisasi Pupuk Indonesia dalam menjalankan tugas menyalurkan pupuk bersubsidi ke berbagai daerah di seluruh Indonesia sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, perbaikan tata kelola pupuk subsidi bisa dimulai dari KPK. Di mana pada tahun 2018, ada rekomendasi dari KPK terkait dengan perbaikan tata kelola sehingga saat ini telah keluar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.
Perpres tersebut mengatur mengenai tata kelola pupuk bersubsidi sehingga pendistribusiannya memenuhi prinsip enam tepat, yaitu tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat penerima.

Adapun sebagai komitmen dalam kolaborasi ini, Pupuk Indonesia dan anak-anak perusahaan akan memberikan sejumlah akses dan data kepada tim KPK.

Adapun sebagai komitmen dalam kolaborasi ini, Pupuk Indonesia dan anak-anak perusahaan akan memberikan sejumlah akses dan data kepada tim KPK.

“Intinya kita berdua bersepakat, KPK dengan Pupuk Indonesia, kita ada ruangan untuk berkolaborasi,” jelasnya.

Tak ketinggalan, dia menyebutkan bahwa kolaborasi ini merupakan hal yang penting. Harapannya, tindakan pencegahan bisa dilakukan lebih awal, sehingga pupuk bersubsidi dapat tersalurkan sesuai dengan alokasi dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan percepatan swasembada pangan nasional, selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam program Asta Cita, yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan nasional.

“Kolaborasi ini penting, karena pupuk adalah pilar utama ketahanan pangan nasional. Kalau tata kelola pupuk lebih baik, tentu petani juga lebih mudah mendapatkan pupuk, pupuknya bisa terselesaikan dengan baik, Indonesia bisa segera mencapai ketahanan pangan nasional, dan itu pasti baik untuk bangsa dan negara ini,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Cahya Hardianto Harefa mengungkapkan bahwa ada sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan dengan sejumlah direksi PT Pupuk Indonesia tersebut. Salah satunya mengenai aspek pencegahan korupsi.

“Pimpinan KPK menerima jajaran Direksi Pupuk Indonesia, beserta anak perusahaan. Ada beberapa hal yang didiskusikan, dibahas bersama antara Direksi Pupuk Indonesia dan juga pimpinan KPK, khususnya dari aspek-aspek pencegahan,” ujarnya.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Model Taktis JNE: Sukses Angkut 500 Ton Donasi Gratis Ongkir, Menjadi Tulang Punggung Bantuan Bencana Sumatera

Transformasi Logistik Menjadi Aksi Kemanusiaan: JNE Buktikan Kapasitas Distribusi Nasional Jakarta, danantaranews.id – Respons cepat dan terstruktur ditunjukkan oleh perusahaan logistik terdepan, JNE, dalam...

DPR RI Kirim 15 Ton Logistik ke Banjir Sumatera, Ahmad Sahroni Dampingi Pengiriman

Jakarta, danantaranews.id — Banjir besar yang melanda tiga provinsi di Sumatera membuat anggota DPR RI non aktif Ahmad Sahroni ikut memberikan dukungan kepedulian....

Related Articles

Revolusi Besar BUMN: Prabowo Bakal ‘Pangkas’ Ribuan Anak Perusahaan Jadi 250 Entitas!

Jakarta, danantaranews.id – Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan...

Jasa Marga Cetak Laba Inti Rp3,7 Triliun, Siap Operasikan Tol Fungsional Sambut Lebaran 2026!

Jakarta, danantaranews.id – Kabar menggiurkan datang dari emiten BUMN sektor infrastruktur, PT...

Gebrakan Baru! Pelindo Rombak Total Direksi, Achmad Muchtasyar Resmi Jadi Bos Baru Penguasa Pelabuhan RI

Jakarta, danantaranews.id – Kabar mengejutkan datang dari raksasa logistik pelat merah, PT...

Dony Oskaria Lantik Pejabat Baru BP BUMN, Siap-siap Restrukturisasi Korporasi Terbesar dalam Sejarah

Jakarta, danantaranews.id – Jakarta mendadak panas! Perubahan besar sedang terjadi di jantung...