Home Pasar BI Kuasai 25% SBN di Pasar Sekunder, Batas Kebijakan Moneter dan Fiskal Kian Kabur
Pasar

BI Kuasai 25% SBN di Pasar Sekunder, Batas Kebijakan Moneter dan Fiskal Kian Kabur

Share
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Kepemilikan Bank Indonesia (BI) terhadap Surat Berharga Negara (SBN) terus meningkat, mencapai Rp1.535,08 triliun atau setara dengan 25% dari pasar sekunder. Angka ini melampaui kepemilikan perbankan yang hanya 19,2% serta investor non-bank yang mencapai 22,1%. Sementara itu, kepemilikan investor asing stagnan di level 14,58%.

Lonjakan kepemilikan BI terhadap SBN ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, terutama terkait batasan antara kebijakan moneter dan fiskal yang semakin kabur.

“Intervensi BI dalam kepemilikan SBN semakin mengaburkan batas antara kebijakan moneter dan fiskal,” ujar Karinska Salsabila Priyatno, Fixed Income Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dalam keterangan tertulis pada Kamis (27/2/2025).

Perluasan neraca BI terjadi seiring dengan lonjakan biaya kebijakan moneter sebesar 66% secara tahunan (YoY). Selain itu, defisit BI diproyeksikan mencapai Rp29,3 triliun pada 2024 dan Rp26,7 triliun pada 2025.

Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan terhadap yield obligasi pemerintah serta nilai tukar rupiah. Jika rasio modal terhadap kewajiban BI turun di bawah 3%, maka intervensi negara kemungkinan diperlukan untuk menstabilkan kondisi pasar keuangan.

Dengan kondisi ini, para pelaku pasar diharapkan terus mencermati perkembangan kebijakan BI dan dampaknya terhadap perekonomian nasional.(*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Jasa Marga Cetak Laba Inti Rp3,7 Triliun, Siap Operasikan Tol Fungsional Sambut Lebaran 2026!

Jakarta, danantaranews.id – Kabar menggiurkan datang dari emiten BUMN sektor infrastruktur, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Perusahaan penguasa jalan tol ini baru saja...

Menakar Kesiapan Energi Nasional: Mengapa Pertamina Patra Niaga Tetap Menjadi Tumpuan Saat Mudik Lebaran 2026?

Jakarta, danantaranews.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan hiruk-pikuk arus mudik Idul Fitri 1447 H, pertanyaan mengenai ketersediaan pasokan energi kembali menyeruak...

Related Articles

Jadwal RUPS Emiten 11-15 Mei 2026: WIKA, Garuda hingga Chandra Asri Bersiap Ambil Keputusan Strategis

Jakarta, Danantaranews.id – Sejumlah emiten besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap...

Skema Bagi Hasil Minerba Dikritik API-IMA, Industri Tambang RI Dinilai Bisa Kehilangan Daya Saing

Jakarta, Danantaranews.id – Wacana Kementerian ESDM untuk menerapkan skema bagi hasil di...

Harga CPO Masih Tertahan, Trader Global Bersiap Sambut Data Stok Sawit Malaysia

Jakarta, Danantaranews.id – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO)...

Saham Properti Masih Berdarah, Laba Developer Turun Meski Penjualan Rumah Premium Tetap Laris

Jakarta, Danantaranews.id – Kinerja sektor properti pada kuartal I-2026 masih menghadapi tekanan....