Jakarta, danantaranews.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo berhasil melesat naik tiga peringkat dalam jajaran daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026. BUMN pengelola pelabuhan ini merangkak naik dari posisi ke-37 menuju peringkat ke-34 berdasarkan torehan pendapatan pada tahun fiskal 2025.
Pencapaian gemilang ini menandai keberhasilan proses konsolidasi dan transformasi Pelindo. Pengamat Kebijakan Publik, Sofyano Zakaria, menilai kenaikan peringkat tersebut membuktikan efektivitas integrasi organisasi dan aset pascamerger empat perusahaan pelabuhan menjadi satu entitas tunggal.
Menurut Sofyano, capaian ini merupakan bentuk penghargaan nyata atas dedikasi seluruh jajaran perusahaan dalam menjaga serta memacu kinerja korporasi di tengah fase transformasi yang penting.
“Kenaikan peringkat Pelindo dalam Fortune Indonesia 100 patut diapresiasi. Ini bukan hanya soal naik tiga peringkat, tetapi merupakan penghargaan terhadap kerja keras seluruh pekerja Pelindo, jajaran direksi dan dewan komisaris dalam menjaga serta meningkatkan kinerja perusahaan,” ujar Sofyano di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Dampak Nyata Transformasi BUMN dan Tantangan Efisiensi Logistik

Sofyano menekankan bahwa integrasi organisasi Pelindo terbukti memberikan dampak langsung terhadap peningkatan performa bisnis perusahaannya. Kendati demikian, ia mengingatkan manajemen agar tidak cepat berpuas diri dengan torehan positif tersebut.
Ia mendorong Pelindo untuk menjadikan pencapaian ini sebagai pemicu dalam menghadirkan terobosan yang jauh lebih besar bagi ekosistem perdagangan nasional.
“Jangan berhenti pada pencapaian ini. Pelindo adalah BUMN strategis yang memiliki posisi sangat penting dalam perekonomian nasional. Karena itu, Pelindo harus terus bekerja maksimal, efektif dan efisien,” tegas Sofyano.
Sebagai simpul utama mata rantai distribusi barang, kualitas layanan pelabuhan harus bermuara pada proses logistik yang semakin cepat, sederhana, hemat, serta memberikan kepastian waktu bagi para pengguna jasa. Keberhasilan perusahaan tak boleh hanya bersandar pada statistik pertumbuhan pendapatan, laba, atau volume bongkar muat semata.
“Sudah saatnya Pelindo melakukan berbagai terobosan. BUMN ini harus semakin efektif dan efisien serta mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian bangsa,” lanjutnya.
Momentum HUT Pelindo untuk Mendorong Konektivitas Ekonomi Nasional
Peningkatan peringkat Fortune Indonesia 100 ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pelindo. Sofyano berharap momen bersejarah ini dapat memicu penetapan target kinerja yang lebih tinggi dan berani di masa mendatang.
Penguatan peran Pelindo sebagai garda terdepan penggerak konektivitas laut akan berdampak langsung pada daya saing ekonomi Indonesia secara global. Pelindo memikul tanggung jawab besar untuk membuktikan kualitas perannya di tengah dunia usaha dan masyarakat luas.
“Kalau hari ini Pelindo mendapatkan apresiasi melalui kenaikan peringkat di Fortune Indonesia 100, maka ke depan tantangannya adalah bagaimana Pelindo mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja tersebut. Ukuran akhirnya tentu bukan hanya peringkat perusahaan, tetapi manfaat nyata yang dirasakan dunia usaha dan masyarakat,” tutur Sofyano.
Ia pun menutup keterangannya dengan memberikan ucapan selamat sekaligus suntikan semangat kepada seluruh insan Pelindo untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik bagi negeri.
“Selamat HUT Pelindo. Apresiasi untuk seluruh pekerja, direksi dan dewan komisaris. Capaian ini harus menjadi energi baru untuk terus berbenah, melakukan terobosan dan memberikan kinerja terbaik bagi Indonesia,” pangkas Sofyano. (*)
Leave a comment