JAKARTA, danantaranews.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memastikan seluruh kegiatan operasional armada kapalnya tetap berjalan aman dan terjaga di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Layanan transportasi laut ini disiagakan sebagai alternatif utama bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan antarkota saat terjadi penyesuaian operasional penerbangan.
Sekretaris Perusahaan Pelni, Ditto Pappilanda, menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan kelancaran operasional menjadi prioritas utama perusahaan dalam situasi ini.
“Pelni terus memantau perkembangan situasi serta memastikan aspek keselamatan dan kelancaran operasional kapal tetap menjadi prioritas dalam melayani masyarakat,” ujar Ditto dalam keterangannya di Jakarta.
Menurut Ditto, moda transportasi laut dapat menjadi opsi strategis bagi masyarakat yang terdampak pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan. Pelni berkomitmen untuk menjaga konektivitas antarwilayah agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.
“Dalam situasi seperti ini, Pelni berupaya memastikan konektivitas masyarakat tetap tersedia melalui transportasi laut,” tambahnya.
Masyarakat yang hendak bepergian dari Jakarta diimbau untuk mempertimbangkan keberangkatan via kapal laut dengan tetap memperhatikan ketersediaan tiket serta jadwal armada yang beroperasi dari Pelabuhan Tanjung Priok.
Rute dan Armada Utama dari Tanjung Priok
Untuk melayani rute Jakarta menuju Surabaya, Pelni menyiapkan beberapa armada andalan, antara lain KM Nggapulu, KM Gunung Dempo, KM Labobar, dan KM Dobonsolo. Sementara itu, untuk rute menuju wilayah barat seperti Batam, Tanjung Balai Karimun, hingga Belawan, Pelni mengoperasikan KM Dorolonda.
“Pelni terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan layanan transportasi laut berjalan dengan baik,” tegas Ditto.
Ia juga mengingatkan calon penumpang untuk selalu memeriksa kepastian jadwal dan ketersediaan tiket melalui saluran komunikasi resmi Pelni sebelum melakukan perjalanan, mengingat jadwal keberangkatan dapat menyesuaikan kondisi operasional di lapangan.
Jadwal Keberangkatan Kapal Pelni Jakarta (7–30 September 2026)
Berikut adalah rincian jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal Pelni dari Pelabuhan Tanjung Priok selama periode September 2026:
KM Dorolonda (Voyage 17): Rute Batam, Tanjung Balai Karimun, Belawan
- Tiba: 10 September 2026 (08.00 WIB)
- Berangkat: 10 September 2026 (15.00 WIB)
KM Nggapulu (Voyage 17): Rute Surabaya, Makassar, Baubau, Namlea, Ambon, Ternate, Bitung
- Tiba: 7 September 2026 (15.00 WIB)
- Berangkat: 8 September 2026 (20.00 WIB)
KM Gunung Dempo (Voyage 16): Rute Surabaya, Makassar, Sorong, Manokwari, Wasior, Nabire, Jayapura
- Tiba: 8 September 2026 (00.01 WIB)
- Berangkat: 8 September 2026 (10.00 WIB)
KM Labobar (Voyage 17): Rute Surabaya, Makassar, Baubau, Ambon, Banda, Tual, Dobo, Kaimana, Fakfak
- Tiba: 16 September 2026 (20.00 WIB)
- Berangkat: 17 September 2026 (13.00 WIB)
KM Dobonsolo (Voyage 16 Rute B): Rute Surabaya, Makassar, Baubau, Sorong, Manokwari
- Tiba: 17 September 2026 (13.00 WIB)
- Berangkat: 18 September 2026 (01.00 WIB)
KM Nggapulu (Voyage 18): Rute Surabaya, Makassar, Baubau, Namlea, Ambon, Ternate, Bitung
- Tiba: 21 September 2026 (15.00 WIB)
- Berangkat: 22 September 2026 (18.00 WIB)
KM Gunung Dempo (Voyage 17): Rute Surabaya, Makassar, Sorong, Manokwari, Wasior, Nabire, Jayapura
- Tiba: 23 September 2026 (04.00 WIB)
- Berangkat: 23 September 2026 (18.00 WIB)
KM Labobar (Voyage 18)
- Tiba: 30 September 2026 (20.00 WIB)
- Berangkat: Jadwal keberangkatan masih menunggu penetapan emplooi.
Leave a comment