SURABAYA, danantaranews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan tiket kereta api menuju Jakarta. Langkah ini merespons meningkatnya kebutuhan transportasi masyarakat imbas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Sebagai solusinya, KAI Daop 8 Surabaya secara resmi menambah kapasitas hingga 1.032 tempat duduk untuk rute Surabaya–Jakarta. Penambahan tempat duduk ini direalisasikan melalui pengoperasian Kereta Api (KA) Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir serta perpanjangan rangkaian kereta pada KA Argo Bromo Anggrek.
“Penambahan KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta,” ujar Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, di Surabaya.
Rincian Penambahan Kereta Api
Penambahan kapasitas sebanyak 1.032 kursi tersebut terbagi ke dalam dua opsi perjalanan dari Stasiun Surabaya Pasarturi:
-
KA Tambahan Surabaya Pasarturi–Gambir Berangkat pukul 14.10 WIB dengan membawa sembilan rangkaian kereta, yaitu tiga kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas economy new generation dengan total kapasitas 582 tempat duduk.
-
KA Argo Bromo Anggrek Berangkat pukul 21.15 WIB dengan penambahan satu kereta kelas eksekutif. Dari yang semula membawa delapan kereta eksekutif, kini menjadi sembilan kereta eksekutif dengan total kapasitas mencapai 450 tempat duduk.
Lonjakan Penumpang di Daop 8
Langkah tanggap darurat yang diambil KAI ini berpatokan pada tren peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya. Pada Minggu (6/9/2026), volume pelanggan tercatat mencapai 40.723 orang, melonjak hingga 8 persen dibandingkan periode pekan sebelumnya yang berada di angka 37.657 orang.
Tren tersebut berlanjut pada Senin (7/9/2026) pagi, di mana sebanyak 39.312 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api. Rinciannya meliputi 17.029 pelanggan yang berangkat dan 22.283 pelanggan yang tiba di wilayah Daop 8 Surabaya.
KAI menegaskan akan terus memantau situasi operasional di lapangan dan berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh perjalanan kereta api berlangsung aman, nyaman, dan mengutamakan keselamatan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperbarui informasi perjalanan melalui saluran resmi KAI.
Leave a comment