Jakarta, danantaranews.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) kembali mencatat prestasi membanggakan. Perusahaan konstruksi ini berhasil meraih penghargaan bintang 4 di ajang Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2025, yang menjadi bagian dari 2nd Annual Occupation Safety & Health (OSH) Asia’s Summit 2025 di Sanur, Bali. Tahun ini menandai kali ketiga secara berturut-turut WSBP membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut, semakin menegaskan reputasi perusahaan dalam penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Komitmen WSBP di Ajang Bergengsi
Dalam acara yang diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine dengan tema “OSH Maturity Strengthening Occupational Health and Safety (K3) in Business Sustainability”, WSBP sukses meraih bintang 4 pada beberapa kategori sekaligus. Antara lain, The Best Safety Management, The Best Safety Solution, dan Excellence Company for Safety Management Fast Learning.
Selain penghargaan perusahaan, WSBP juga memperoleh apresiasi di tingkat individu. Irvan Pandjaitan, Kepala Divisi QSHE WSBP, berhasil meraih gelar The Best Leadership on OSH Culture berkat kontribusinya dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.
Budaya K3 Jadi Fondasi Bisnis
Menurut Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk, pencapaian ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menegakkan budaya keselamatan kerja.
“Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen WSBP dalam menegakkan standar K3. Kami percaya, penerapan budaya keselamatan tidak hanya melindungi insan perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah dinamika industri konstruksi,” ungkapnya.
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi WSBP dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing.
Inovasi dan Penerapan Sistem K3
WSBP menerapkan standar K3 pada seluruh aktivitas kerja, mulai dari pekerjaan di ketinggian, ruang terbatas, penggunaan alat berat, hingga proses lifting-rigging. Seluruh aktivitas tersebut diawasi secara ketat dan dijalankan dengan sistem berbasis sertifikasi serta kompetensi pekerja.
Dengan penerapan ini, perusahaan mampu meminimalisir risiko kecelakaan dan mendekatkan target zero accident. Prestasi yang diraih di ISEA 2025 menjadi dorongan bagi seluruh insan WSBP untuk terus meningkatkan kinerja dan komitmen di bidang keselamatan kerja.
Motivasi untuk Terus Berinovasi
Bagi WSBP, penghargaan bukanlah akhir, melainkan pemicu semangat untuk terus berinovasi. Perusahaan menargetkan penguatan standar Safety, Health, and Environment (SHE) di seluruh lini bisnis.
“Bagi WSBP, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi. Kami berkomitmen memperkuat standar SHE agar mampu menghadirkan solusi terbaik bagi keselamatan kerja, sekaligus menjadi tolok ukur yang memberi dampak positif bagi perkembangan industri konstruksi nasional,” tutup Fandy.
Reputasi WSBP di Kancah Internasional
Partisipasi WSBP dalam forum internasional seperti OSH Asia’s Summit 2025 membuktikan keseriusan perusahaan dalam membangun reputasi global. Tidak hanya unggul dalam kualitas produk, WSBP juga memperlihatkan manajemen risiko yang kuat di setiap unit kerja.
Keberhasilan di ajang ISEA 2025 semakin memperkokoh posisi perusahaan sebagai teladan dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan budaya K3 yang konsisten. Dengan capaian ini, WSBP menegaskan perannya sebagai salah satu pilar penting yang mendukung kemajuan industri konstruksi nasional secara berkelanjutan. (*)
Leave a comment