Home BUMN Kita Kinerja Pelindo Regional 2 Melompat Dua Digit, Arus Barang Sukses Libas Target RKAP 2026!
BUMN Kita

Kinerja Pelindo Regional 2 Melompat Dua Digit, Arus Barang Sukses Libas Target RKAP 2026!

Share
Kinerja operasional Pelindo Regional 2 hingga Mei 2026 tumbuh dua digit dan lampaui target RKAP.
Kinerja operasional Pelindo Regional 2 hingga Mei 2026 tumbuh dua digit dan lampaui target RKAP.
Share

fin.co.id – Jangan sampai Anda melewatkan momentum emas kebangkitan ekonomi nasional yang sedang tercermin dari sibuknya pelabuhan kita saat ini. Sektor logistik tanah air baru saja melempar sinyal positif yang sangat menggairahkan bagi para pelaku usaha dan investor.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 sukses mencetak rapor operasional yang sangat mentereng hingga periode Mei 2026 kemarin. BUMN kepelabuhanan ini berhasil melibas semua target korporasi berkat lonjakan aktivitas perdagangan maritim yang luar biasa masif.

Arus Barang Nonpetikemas Melejit 16,17 Persen, Ekspor CPO dan Batu Bara Menggurita

Roda perdagangan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 bersama anak usahanya sedang bergerak sangat kencang dan agresif. Manajemen mencatat arus barang nonpetikemas mampu tumbuh meroket sebesar 16,17 persen jika Anda bandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian luar biasa ini bahkan tercatat sukses berdiri 9,10 persen di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Pertumbuhan tangguh tersebut bersumber dari tingginya volume bongkar muat di Pelabuhan Pontianak, Panjang, Cirebon, hingga Teluk Bayur.

Sejumlah komoditas andalan seperti crude palm oil (CPO), batu bara, pupuk, hingga bahan baku industri mendominasi muatan kapal. Tingginya aktivitas pengapalan bahan pangan untuk sektor peternakan serta bahan baku pabrik kian mempertegas dominasi korporasi di jalur logistik.

“Kinerja positif hingga Mei 2026 ini menjadi indikator bahwa aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah kerja Pelindo Regional 2 terus tumbuh. Peningkatan arus barang, petikemas, maupun penumpang mencerminkan semakin kuatnya peran pelabuhan sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi,” tegas Budi Prasetio.

Volume Kargo Petikemas Ikut Naik 8,14 Persen Berkat Rute Pelayaran Baru

Bukan hanya barang curah, bisnis pengiriman kargo peti kemas juga menunjukkan grafik performa yang tidak kalah seksi. Perusahaan membukukan pertumbuhan volume kontainer sebesar 8,14 persen secara tahunan dan bertengger 1,80 persen di atas target RKAP.

Geliat bisnis ekspor impor yang terus merangkak naik di berbagai terminal kelolaan menjadi motor utama penggerak ekosistem ini. Selain itu, pembukaan rute pelayanan baru serta meningkatnya frekuensi kunjungan kapal internasional ikut menebalkan pundi-pundi keuntungan korporasi.

Ledakan Jumlah Penumpang 18,65 Persen Berkah Arus Mudik Lebaran 2026

Lonjakan yang jauh lebih fantastis justru terjadi pada sektor pelayanan transportasi domestik bagi masyarakat luas. Jumlah pergerakan penumpang lewat pelabuhan melonjak tajam hingga 18,65 persen jika Anda bandingkan dengan catatan Mei tahun lalu.

Realisasi performa pemudik ini sukses menembus angka 20,33 persen jauh melampaui ekspektasi awal manajemen dalam RKAP. Tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Angkutan Lebaran 2026 menjadi berkah utama bagi pelabuhan-pelabuhan yang mengawal arus mudik.

Pelindo Regional 2 juga berhasil melakukan efisiensi internal yang sangat signifikan pada aspek waktu tunggu kapal bersandar. Indikator Waiting Time for Pilot (WTP) di Pelabuhan Tanjung Priok kini tercatat hanya 0,22 jam, jauh lebih cepat dari target awal 0,50 jam.

“Kami terus fokus menjaga keandalan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat digitalisasi dan integrasi proses bisnis agar pelabuhan dapat memberikan pelayanan yang semakin cepat, aman, dan kompetitif,” tambah Budi Prasetio.

Sinergi Ekosistem Maritim Siap Kunci Pertumbuhan Ekonomi Sampai Akhir Tahun

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyatakan bahwa kesuksesan operasional ini merupakan buah manis dari transformasi digital perusahaan. Keberhasilan memotong waktu tunggu kapal membuktikan kesiapan infrastruktur maritim kita dalam bersaing di kancah global.

Manajemen sangat optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan dua digit ini hingga penutupan buku akhir tahun nanti. Sinergi yang solid antara regulator, operator logistik, dan pengguna jasa akan menjadi fondasi kuat bagi ketahanan ekonomi nasional.

Bagi para pelaku industri, kecepatan layanan pelabuhan yang semakin kompetitif ini tentu menjadi solusi tepat untuk memangkas biaya logistik. Jangan sampai Anda kehilangan momentum bisnis ini saat gerbang maritim Indonesia sedang melaju kencang mencetak rekor baru! (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Kapal Pesiar Jumbo Mulai Serbu Bali, Pelindo Benoa Siapkan Jurus Baru

Denpasar, danantaranews.id – Pelabuhan Benoa di Kota Denpasar, Bali, bersiap menghadapi musim kedatangan kapal pesiar internasional periode 2026/2027. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Benoa...

BBM Bali Sempat Telat, Pertamina Ubah Pola Suplai

Bali, danantaranews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengubah pola suplai bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga ketersediaan energi masyarakat di Bali. Langkah...

Related Articles

Suroso Isnandar Resmi Jabat Dirut PLN, Gantikan Darmawan Prasodjo

JAKARTA, danantaranews.id – PT PLN (Persero) resmi memiliki direktur utama baru setelah...

KAI Logistik Angkut 4,27 Juta Ton Batu Bara, Rute Baru Bidik Tambahan 2,2 Juta Ton

JAKARTA, danantaranews.id – KAI Logistik mencatat peningkatan kinerja bongkar muat batu bara...

Bank Mandiri Juara CX100 Danantara 2026, Ini Daftar BUMN dengan Layanan Terbaik

Danantara Indonesia mengumumkan delapan juara sektor dalam CX100 Award 2026. Dony Oskaria...

PHE LPB Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi di Kaltara

JAKARTA, danantaranews.id – Komitmen menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional terus dibuktikan oleh...