Home BUMN Kita Rig PDSI#11.2 Sukses Bor Sumur Salawati, Produksi Minyak Papua Barat Daya Melejit 623 BOPD!
BUMN Kita

Rig PDSI#11.2 Sukses Bor Sumur Salawati, Produksi Minyak Papua Barat Daya Melejit 623 BOPD!

Share
Rig PDSI#11.2 sukses bor sumur Salawati SLW-F002 di Papua Barat Daya hingga tembus 623 BOPD
Rig PDSI#11.2 sukses bor sumur Salawati SLW-F002 di Papua Barat Daya hingga tembus 623 BOPD
Share

Jakarta, Danantaranews.id – Jangan sampai Anda melewatkan momentum emas dari kebangkitan industri hulu migas di ujung timur Indonesia saat ini. PT Pertamina Drilling Services Indonesia baru saja menggebrak industri energi lewat performa operasional yang sangat memukau.

Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini sukses membuktikan ketangguhan teknologi lokal dalam memburu cadangan minyak mentah baru di tanah Papua. Langkah super agresif ini menjadi sinyal kuat bahwa pasokan energi nasional akan semakin tebal dan kokoh ke depan.

Gunakan Rig PDSI#11.2, Pertamina Drilling Sikat Target Kedalaman 2.093 Meter

Aset andalan raksasa pemboran nasional, Rig PDSI#11.2/N80B-M, berhasil mengawal proyek pengeboran sumur pengembangan Salawati (SLW)-F002 secara sempurna. Sumur minyak strategis ini merupakan milik PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Region 4 Zona 14 yang berada di wilayah kerja Salawati, Papua Barat Daya.

Tim ahli menerapkan teknik pengeboran directional J-type yang memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi demi menjangkau reservoir terdalam. Ketangguhan peralatan dan keandalan kru lapangan membuat rig nasional ini sukses menyentuh target kedalaman hingga 2.093 meter measured depth (mMD).

Hebatnya lagi, seluruh rangkaian pengerjaan berat ini tuntas dalam waktu 54 hari saja dengan rekam jejak keselamatan kerja yang bersih tanpa celah. Efisiensi waktu yang luar biasa ini tentu langsung mendongkrak nilai keekonomian proyek secara signifikan.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian kolaboratif yang luar biasa dari seluruh tim di lapangan. Ia memastikan performa rig nasional miliknya selalu berada dalam kondisi prima untuk mengejar target lifting nasional.

“Keberhasilan pengeboran dan uji produksi sumur SLW-F002 menjadi bukti komitmen Pertamina Drilling dalam menghadirkan layanan pemboran yang andal, aman, dan efisien. Kinerja Rig PDSI#11.2 yang mampu menyelesaikan operasi sesuai target dengan standar HSSE yang baik menunjukkan kesiapan kami untuk terus mendukung peningkatan produksi migas nasional serta mewujudkan operational excellence di setiap wilayah operasi,” ujar Avep Disasmita.

Hasil Uji Produksi Awal Sentuh 623 BOPD dari Lapisan Reservoir Kais

Bumi Papua kembali menumpahkan kekayaan alamnya setelah uji produksi awal resmi meluncur pada tanggal 11 Juni 2026 kemarin. Sumur pengembangan Salawati SLW-F002 ini terbukti mampu menyemburkan minyak mentah sebesar 623 barel minyak per hari (BOPD).

Emas hitam tersebut mengalir deras dari lapisan reservoir Kais yang terkenal memiliki potensi cadangan hidrokarbon sangat melimpah. Manajemen mengoptimalkan pengangkatan fluida tersebut dengan menggunakan metode teknologi artificial lift Electric Submersible Pump (ESP).

Tambahan pasokan dari wilayah kepala burung Papua ini menjadi angin segar yang sangat positif bagi ketahanan energi dalam negeri. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan dominasi kontraktor pemboran domestik di tengah ketatnya persaingan industri hulu migas global.

Komitmen HSSE dan Operational Excellence Jadi Kunci Sukses Pemboran

Keberhasilan Pertamina Drilling di ladang Salawati ini bukan sekadar keberuntungan belaka, melainkan buah manis dari perencanaan matang. Manajemen menerapkan standar HSSE yang sangat ketat untuk melindungi keselamatan seluruh pekerja dan meminimalisir risiko lingkungan.

Penerapan operational excellence di setiap lini kerja terbukti mampu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas hasil pemboran. Sinergi yang kuat antara pemilik wilayah kerja dengan penyedia jasa rig menjadi formula andalan dalam setiap kesuksesan proyek hulu.

Melihat performa mentereng dari Rig PDSI#11.2 ini, masa depan eksplorasi migas di wilayah Indonesia Timur jelas terlihat sangat cerah. Jadi, bersiaplah menyaksikan lompatan-lompatan besar berikutnya dari raksasa energi nasional ini sebelum pasokan energi kita dikuasai asing! (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman Hingga Akhir 2026, Ternyata Ini Alasan Pemerintah

JAKARTA, danantaranews.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang kian bergejolak, kabar menenangkan datang bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber...

Kehangatan Safari Jumat Tebet-Bekasi di Masjid Al-Barkah Cileungsi: Dari Gelak Tawa Kedai Kopi Hingga Syahdunya Beribadah

danantaranews.id – Keputusan akhir selalu membawa cerita unik. Hari itu, Jumat, 2 Oktober 2026, Ketua Umum Safari Jumat Tebet-Bekasi menyerahkan penuh mandat penentuan...

Related Articles

Pelindo Marine Sukses Amankan Logistik MotoGP Mandalika 2026!

LOMBOK, danantaranews.id – Kesuksesan ajang balap motor dunia MotoGP Mandalika 2026 di...

Bandara Soetta Pastikan Penerbangan Langsung ke Arab Saudi Aman Pasca-Insiden Riyadh

TANGERANG, danantaranews.id – Kabar mengenai meningkatnya ketegangan keamanan di Riyadh, Arab Saudi, sempat...

PLN Siaga Penuh di MotoGP Mandalika, Cadangan Listrik Lombok Tembus 112 MW!

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN turun langsung memantau kesiapan listrik di Sirkuit Mandalika...

Dukung Ajang MotoGP Mandalika 2026, Telkomsel Siagakan 296 BTS 4G/5G

JAKARTA, danantaranews.id – Guna mengantisipasi melonjaknya lalu lintas komunikasi dan internet selama...