Jakarta, danantaranews.id – Jangan sampai Anda melewatkan cerita inspiratif dari sudut Jatiasih! Meskipun langit sempat mendung dan gerimis tipis turun menggoda kekhawatiran panitia, semangat berbagi warga Jatiasih Greenwood Residence (JGR) justru makin membara. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, mereka sukses menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang penuh makna di pelataran Musholla Baiturrahman.
130 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa
Momen Ramadhan 1447 H kali ini terasa sangat hidup bagi masyarakat di Kelurahan Jatisari. Panitia berhasil menyalurkan 130 paket sembako kepada mereka yang membutuhkan, mulai dari anak yatim, kaum dhuafa, hingga para pahlawan di lingkungan JGR seperti asisten rumah tangga (ART), marbot musholla, sekuriti, dan petugas kebersihan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin Ansyitoh Ramadhan JGR setiap tahun. Selain berbagi materi, acara ini juga menjadi wadah silaturahim yang hangat melalui ifthor jama’i (buka puasa bersama) dan khataman Al-Qur’an oleh putra-putri warga JGR sejak sore hari.
Sempat Terkendala Dana, Kas Musholla Jadi Penyelamat
Siapa sangka, acara seindah ini hampir saja batal atau tertunda lebih lama. Awalnya, panitia merencanakan kegiatan pada 7 Maret 2026, namun karena anggaran belum mencukupi, mereka terpaksa memundurkan jadwal ke tanggal 14 Maret. Berkat musyawarah mufakat, sebagian kekurangan dana akhirnya ditutup menggunakan kas Musholla Baiturrahman agar niat mulia ini tetap terlaksana.
Panitia mengungkapkan rasa lega dan syukurnya atas kelancaran acara yang sangat dinanti ini.
“Alhamdulillah, meskipun sempat ada kekhawatiran soal cuaca dan keterbatasan dana, kegiatan ini tetap terlaksana dengan baik. Yang terpenting adalah semangat warga untuk berbagi kepada yatim dan dhuafa di bulan Ramadan,” ujar salah satu panitia.
Ukhuwah yang Makin Erat di Jatiasih
Kehangatan Nuzulul Qur’an di JGR membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama. Tidak hanya memberikan bantuan fisik, tradisi ini memperkuat hubungan emosional antara penghuni perumahan dengan warga sekitar. Seorang warga mengaku suasana Ramadhan tahun ini jauh lebih bermakna karena semua elemen masyarakat berkumpul dan mempererat tali persaudaraan.
Tradisi berbagi yang konsisten ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lain. Dengan semangat gotong royong, warga JGR membuktikan bahwa kepedulian sosial mampu menghangatkan suasana meski gerimis tipis menyelimuti lapangan JGR sore itu. (*(
Leave a comment