Jakarta, danantaranews.id – Langkah berani datang dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. Perusahaan pelat merah ini resmi menjadi sponsor utama film aksi terbaru berjudul *TIMUR*, garapan aktor laga papan atas Indonesia, Iko Uwais. Dukungan ini bukan sekadar kolaborasi biasa, melainkan bentuk nyata komitmen BNI dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Tanah Air yang tengah berkembang pesat.
Dukungan BNI untuk Pertumbuhan Industri Kreatif
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa keterlibatan BNI dalam produksi film *TIMUR* merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk menumbuhkan potensi ekonomi kreatif di Indonesia. Menurutnya, sektor perfilman memiliki peran besar dalam memperkaya narasi kebangsaan dan menumbuhkan optimisme generasi muda.
“Industri film memiliki peran penting dalam memperkaya narasi kebangsaan dan membangun semangat nasionalisme. Melalui dukungan terhadap film *TIMUR*, kami ingin berkontribusi memperluas dampak ekonomi kreatif agar semakin dikenal secara global,” ujar Okki dalam keterangannya.
Dukungan ini sejalan dengan visi BNI untuk menjadi mitra pembangunan berkelanjutan. BNI ingin menghadirkan perbankan yang tidak hanya fokus pada ekonomi konvensional, tetapi juga ikut berperan dalam memperkuat sektor-sektor baru yang menggerakkan ekonomi masa depan.
Film TIMUR: Perpaduan Aksi, Nasionalisme, dan Semangat Juang
Film *TIMUR* disutradarai sekaligus dibintangi oleh Iko Uwais. Nagita Slavina berperan sebagai Eksekutif Produser, sementara Ryan Santoso dipercaya sebagai Produser. Film ini juga menampilkan sederet aktor muda berbakat seperti Jimmy Kobogau, Aufa Assagaf, Yusuf Mahardika, Billy Bizael Tanasale, Beyon Destiano, Amara Angelica, dan Macho Hungan.
Mengangkat tema perjuangan dan keberanian, *TIMUR* bercerita tentang pasukan khusus yang berjuang menyelamatkan sekelompok peneliti yang diculik di pedalaman hutan. Sang tokoh utama tak hanya harus bertarung menghadapi musuh, tetapi juga melawan luka batin dari masa lalunya. Kisah yang terinspirasi dari peristiwa nyata ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 18 Desember 2025.
Nilai heroik dan nasionalisme yang diangkat dalam film ini mencerminkan semangat yang selama ini diusung BNI, yakni “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa.” Kolaborasi ini pun menjadi simbol sinergi antara dunia finansial dan dunia kreatif yang sama-sama mendorong kemajuan bangsa.
Peluncuran Film TIMUR di Plaza Senayan XXI
Peluncuran resmi film *TIMUR* berlangsung meriah melalui konferensi pers di Plaza Senayan XXI, Jakarta, pada Kamis (6/11/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran pemain, media nasional, key opinion leaders (KOL), serta pelaku industri kreatif. Dalam kesempatan tersebut, poster dan trailer resmi film juga diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada publik.
Menurut Okki, dukungan BNI terhadap dunia perfilman bukan sekadar proyek satu kali. Sebelumnya, BNI juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seni, musik, dan budaya yang melibatkan anak muda serta pelaku usaha lokal. Semua inisiatif itu menjadi bagian dari strategi besar BNI untuk memperkuat ekosistem *lifestyle banking* yang relevan dengan gaya hidup generasi modern.
BNI Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Okki menegaskan, dukungan terhadap *TIMUR* adalah bukti bahwa sektor keuangan dan dunia kreatif bisa berjalan beriringan. “Kami ingin menunjukkan bahwa perbankan juga dapat berperan aktif dalam perjalanan kreatif anak bangsa. Ini bukan hanya soal mendanai, tapi bagaimana membangun ekosistem yang saling menguatkan,” jelasnya.
Dengan kolaborasi ini, BNI berharap semakin banyak perusahaan dan lembaga yang berani menaruh kepercayaan pada industri kreatif Indonesia. Dukungan lintas sektor seperti ini dinilai dapat membuka peluang baru, memperluas lapangan kerja, dan mendorong perfilman nasional menuju panggung internasional.
Kolaborasi yang Bawa Energi Positif bagi Indonesia
Melalui film *TIMUR*, BNI ingin membuktikan bahwa sinergi antara dunia keuangan dan industri kreatif dapat melahirkan dampak positif yang berkelanjutan. BNI optimistis langkah ini akan menginspirasi kolaborasi baru antara pelaku bisnis dan kreator lokal, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri kreatif di Asia.
“Dengan dukungan seperti ini, kami ingin menghadirkan semangat baru bahwa dunia keuangan juga bisa menjadi bagian dari gerakan kreatif anak bangsa,” tutup Okki. (*)
Leave a comment